Jakarta, IDN Times - Presiden Israel Isaac Herzog telah menerima hasil resmi pemilihan parlemen pekan lalu dan mulai melakukan konsultasi dengan para pemimpin partai terkait pembentukan pemerintahan pada Rabu (4/11/2026). Setelah konsultasi berakhir, Herzog akan memilih kandidat untuk membentuk koalisi pemerintahan.
Herzog telah menerima rekomendasi dari perwakilan faksi Religious Zionism, yakni Zehut, Shas, dan Yisrael Beytenu. Tiga faksi yang sejalan dengan basis religius-nasionalis Perdana Menteri Benjamin Netanyahu merekomendasikan pemimpin Israel itu untuk membentuk koalisi, sementara satu faksi lainnya mendukung tokoh oposisi utama, Gadi Eisenkot.
Delapan partai lainnya, termasuk dua faksi yang dipimpin oleh kelompok Arab, dijadwalkan bertemu dengan Herzog pada Kamis (5/11/2026). Sementara itu, partai Yashar pimpinan Eisenkot dan partai Likud pimpinan Netanyahu akan menjadi pihak terakhir yang ditemui.
Dalam pemungutan suara pada 27 Oktober lalu, baik koalisi Netanyahu maupun Eisenkot, gagal meraih 61 kursi yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan. Koalisi pemimpin Israel tersebut memperoleh 53 kursi, sementara kubu Eisenkot mendapatkan 48 kursi, dilansir Al Jazeera.