Jakarta, IDN Times - Sempat dijagokan menang, Partai Republik justru harus rela menelan pil pahit di pemilihan umum (pemilu) sela Amerika Serikat (AS) yang digelar pada Selasa (3/11/2026) lalu. Partai pendukung Presiden Donald Trump itu kalah telak dari Partai Demokrat sehingga gagal menguasai parlemen dan senat AS.
Di pemilu kemarin, Partai Republik hanya berhasil memperoleh 139 kursi parlemen dan 44 kursi senat, sedangkan Partai Demokrat berhasil meraih 237 kursi parlemen dan 54 kursi senat. Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Partai Republik dan bagi Trump secara khusus. Lantas, apa saja penyebab kekalahan mereka? Simak ulasannya di bawah ini.