Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengandalkan kontribusi keuangan dari berbagai negara untuk menjalankan program internasional, mulai dari misi perdamaian hingga bantuan kemanusiaan. Dana tersebut berasal dari kontribusi wajib yang ditetapkan berdasarkan kemampuan ekonomi negara serta sumbangan sukarela untuk mendukung lembaga dan program tertentu.
Namun, pernahkah kamu bertanya negara mana yang menyumbangkan dana paling besar untuk mendukung operasional PBB? Berdasarkan data kontribusi pemerintah tahun 2025, Amerika Serikat (AS) menempati posisi teratas dengan nilai sumbangan yang jauh melampaui negara-negara lainnya. Menariknya, negara dengan ekonomi besar bukan satu-satunya pihak yang berperan penting karena sejumlah negara Eropa dengan ukuran ekonomi lebih kecil juga masuk dalam daftar kontributor utama.
Data yang dihimpun oleh United Nations System Chief Executives Board for Coordination (UN CEB) mencakup kontribusi wajib, sumbangan sukarela, dan pendapatan lainnya dari pemerintah. Seluruh nominal awalnya dicatat dalam dolar AS, sehingga nilai rupiahnya di bawah ini merupakan perkiraan dengan asumsi kurs Rp16.500 per 1 dolar AS, bukan kurs historis yang diverifikasi untuk setiap transaksi pada 2025, ya.
