Trump Klaim Tangkap Presiden Venezuela Maduro dan Istrinya

- Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya serta diterbangkan keluar dari negara tersebut.
- Trump juga mengonfirmasi serangan militer AS di Venezuela, menyebutnya sebagai serangan skala besar yang melibatkan penegak hukum AS.
- Maduro didakwa di pengadilan Amerika atas tuduhan terorisme narkoba pada 2020, dengan rincian lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers pukul 11 pagi ET di Mar-a-Lago.
Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap, dan diterbangkan keluar dari negara itu.
Trump mengungkapkannya dalam sebuah unggahan di Truth Social, Sabtu (3/1/2026), sembari mengonfirmasi serangan militer AS di Venezuela.
"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya," tulis Trump, dikutip dari CBS News.
Trump mengatakan, penegak hukum AS terlibat, tetapi ia tidak merinci bagaimana atau lembaga mana yang terlibat.
Maduro didakwa di pengadilan Amerika atas tuduhan terorisme narkoba pada 2020. Trump mengatakan rincian lebih lanjut akan disampaikan dalam konferensi pers pukul 11 pagi ET di Mar-a-Lago.


















