Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Detik-Detik Penangkapan Nicolas Maduro, Trump Akui Ada Kontak Senjata

Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. (Kremlin.ru, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Presiden Venezuela, Nicolás Maduro. (Kremlin.ru, CC BY 4.0 <https://creativecommons.org/licenses/by/4.0>, via Wikimedia Commons)
Intinya sih...
  • Donald Trump mengungkapkan detail penangkapan Nicolas Maduro oleh pasukan AS.
  • Pasukan khusus AS berhasil menangkap Maduro setelah perlawanan sengit.
  • Trump menyatakan Maduro akan dibawa ke New York untuk proses hukum lebih lanjut.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membeberkan detail tambahan mengenai operasi militer yang diklaim berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Ia menjelaskan tim pasukan khusus menghadapi perlawanan sengit sebelum berhasil menahan Maduro.

Menurut Trump, Maduro sempat berupaya menyelamatkan diri menuju ruang aman berbahan baja. Namun, pasukan AS disebut bergerak cepat dan berhasil menggagalkan upaya tersebut.

"(Presiden Venezuela) berusaha masuk ke tempat yang aman. Anda tahu, tempat aman itu semuanya dari baja.

Tapi dia tidak sempat mencapai tempat tersebut, karena (pasukan militer) kita bergerak sangat cepat. Mereka menembus perlawanan dengan sangat cepat. Dan memang ada banyak perlawanan," tegas Trump dalam Konferensi Pers, Sabtu (3/1/2026).

Presiden Trump berkelakar sekalipun Maduro berhasil masuk ke ruang aman, pintu baja tersebut tetap akan diledakkan dalam hitungan detik.

“Rata-rata sekitar 47 detik, berapa pun ketebalan bajanya,” katanya.

Maduro disebut sempat mencapai pintu ruang aman, namun tidak sempat menutupnya sebelum ditangkap.

Terkait keberadaan Maduro saat ini, Presiden AS menyatakan dalam waktu dekat, Maduro akan dibawa ke New York untuk proses hukum lebih lanjut. Lokasi penahanannya akan ditentukan oleh otoritas yang berwenang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More

Korea Selatan Minta Bantuan China Buat Stop Proyek Nuklir Korut

09 Jan 2026, 12:56 WIBNews