Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Trump Ancam Blokir Pembukaan Jembatan AS-Kanada, Kenapa?

Jembatan Gordie Howe
Jembatan Gordie Howe (TheWxResearcher, CC0, via Wikimedia Commons)
Intinya sih...
  • Trump menuntut kepemilikan setengah aset jembatan bagi AS sebagai kompensasi atas hubungan dagang Kanada-China yang dianggap merugikan AS.
  • Pembangunan Jembatan Internasional Gordie Howe memakan biaya Rp73,9 triliun dan diharapkan memberikan dampak ekonomi signifikan.
  • Ancaman Trump menuai respons keras dari Wali Kota Windsor dan Senator Demokrat Michigan karena dinilai merugikan warga AS.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Senin (9/2/2026) waktu setempat, melontarkan ancaman untuk memblokir pembukaan Jembatan Internasional Gordie Howe yang menghubungkan Windsor dan Detroit. Trump menegaskan tidak akan mengizinkan operasional jembatan itu sebelum AS mendapatkan kompensasi atas segala yang telah diberi kepada Kanada selama ini.

Trump menuduh Ottawa telah memperlakukan Washington dengan tidak adil selama beberapa dekade terakhir. Ancaman pemblokiran ini muncul bersamaan dengan kritik Trump terhadap Perdana Menteri (PM) Mark Carney terkait potensi kesepakatan dagang Kanada dengan China.

1. Trump tuntut kepemilikan setengah aset jembatan bagi AS

Presiden AS, Donald Trump
Presiden AS, Donald Trump (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

Dalam unggahan panjangnya, Trump berargumen bahwa Washington seharusnya memiliki setidaknya setengah dari aset jembatan tersebut. Padahal, pembangunan infrastruktur ini sepenuhnya didanai oleh pemerintah Kanada melalui kemitraan publik-swasta dan dimiliki secara bersama dengan pemerintah negara bagian Michigan.

Kemarahan Trump tampaknya dipicu oleh hubungan dagang yang semakin erat antara PM Carney dengan Beijing. Ia memperingatkan, kesepakatan dagang dengan China akan menghancurkan ekonomi Kanada dan menyisakan sedikit keuntungan bagi AS.

Presiden AS itu juga melontarkan klaim tanpa dasar mengenai dampak hubungan Kanada-China terhadap olahraga nasional. Ia menyebut Beijing akan menghentikan semua permainan hoki es di Kanada dan menghapus Piala Stanley secara permanen.

“Saya tidak akan mengizinkan jembatan ini dibuka sampai AS sepenuhnya diberi kompensasi atas semua yang telah kami berikan kepada mereka, dan juga, yang terpenting, Kanada memperlakukan AS dengan Keadilan dan Rasa Hormat yang pantas kami dapatkan,” tulis Trump, dikutip The Guardian.

2. Pembangunan jembatan memakan biaya Rp73,9 triliun

Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Mark Carney
Presiden AS Donald Trump dan PM Kanada Mark Carney (The White House, Public domain, via Wikimedia Commons)

Jembatan Internasional Gordie Howe merupakan proyek infrastruktur raksasa dengan estimasi biaya mencapai 6,4 miliar dolar Kanada atau sekitar Rp73,9 triliun. Konstruksi jembatan enam jalur ini telah dimulai sejak 2018 dan pengerjaan utama kini dilaporkan sudah rampung. Tahap pengujian akhir serta inspeksi sedang berlangsung dengan target pembukaan resmi dijadwalkan pada awal tahun 2026.

Jembatan yang dinamai dari legenda hoki kelahiran Saskatchewan ini diproyeksikan akan memberikan dampak ekonomi signifikan. Keberadaan jembatan Gordie Howe diperkirakan akan memangkas waktu tunggu kendaraan komersial dan menghemat sekitar 850 ribu jam operasional truk setiap tahunnya.

Trump sendiri sebenarnya pernah memberikan dukungan terhadap pembangunan jembatan pada masa jabatan pertamanya tahun 2017. Kala itu, ia bersama Perdana Menteri Justin Trudeau merilis pernyataan bersama yang menyebut jembatan Gordie Howe sebagai jalur ekonomi vital bagi kedua negara.

3. Wali Kota Windsor sebut ancaman Trump gila

Ancaman Gedung Putih menuai respons keras dari Wali Kota Windsor, Drew Dilkens, yang menyebut sebagian klaim Trump tidak sesuai fakta. Dilkens membantah tuduhan minimnya produk AS dalam proyek tersebut karena baja dari Michigan turut digunakan selama konstruksi.

"Ini benar-benar gila, saya sungguh tidak percaya dengan apa yang saya baca," ungkap Dilkens, dilansir CBC News.

Kritik juga datang dari dalam AS, di mana Senator Demokrat asal Michigan, Elissa Slotkin, menilai tindakan Trump justru merugikan warganya sendiri. Membatalkan atau menunda pembukaan proyek ini dinilai akan berdampak buruk bagi ekonomi negara bagian dan memicu konsekuensi serius berupa hilangnya pekerjaan dan terganggunya rantai pasok.

Perseteruan mengenai jembatan baru ini sebenarnya telah berlangsung satu dekade, melibatkan pemilik Jembatan Ambassador yang lama, keluarga Moroun. Keluarga pengusaha asal Detroit tersebut sebelumnya pernah meminta Trump untuk menghentikan proyek Gordie Howe karena dianggap mengganggu hak eksklusif mereka dalam memungut tol perbatasan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More

KBRI Pulangkan dan Periksa WNI Terlibat Penipuan Daring di Kamboja

14 Feb 2026, 23:49 WIBNews