Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fakta Kebiasaan Berburu pada Kucing, Aktif saat Senja dan Fajar

3 Fakta Kebiasaan Berburu pada Kucing, Aktif saat Senja dan Fajar
ilustrasi kucing sedang bermain (unsplash.com/Sarah Dorweiler)

Keberadaan kucing di rumah akan memberikan kebahagiaan tersendiri bagi pemiliknya. Pasalnya, hewan peliharaan ini memang memiliki penampilan yang sangat lucu dan tingkah laku yang sering tidak tertebak. Semua itu dapat membuat pemilik semakin sayang dan bertekat untuk memberikan perawatan terbaik.

Namun, terkadang ada kebiasaan kucing yang dirasa cukup mengganggu, terutama di malam hari, yaitu berburu. Kucing bisa mengusik pemilik yang sedang tidur pulas dan baru berhenti setelah diberi makan. Nah, supaya kamu lebih paham, ada beberapa fakta menarik seputar kebiasaan berburu pada kucing yang dapat disimak dalam artikel berikut ini.

1.Kucing berburu bukan karena lapar, melainkan naluri

ilustrasi kucing yang sedang berburu (pexels.com/Claudio Herrera)
ilustrasi kucing yang sedang berburu (pexels.com/Claudio Herrera)

Ketika melihat kucing yang hidup di jalanan melakukan perburuan terhadap mangsa, mungkin ini hal yang lumrah. Namun, bila aktivitas itu juga dilakukan oleh kucing rumahan yang setiap hari diberi makan oleh pemiliknya, maka rasa heran bisa muncul. Kenapa kucing tetap berburu meski kebutuhan akan makanan sudah tercukupi?

Jawabannya, kucing berburu demi memenuhi nalurinya sebagai hewan predator, bukan semata-mata karena lapar. International Cat Care menjelaskan bahwa pada dasarnya kucing merupakan hewan soliter yang harus bergantung pada diri sendiri untuk mencukupi kebutuhan nutrisi.

Jika kucing hanya berburu saat sudah lapar, maka ada kemungkinan mereka mati kelaparan bila tidak kunjung mendapatkan mangsa. Guna menghindari hal ini, mereka tetap menunjukkan perilaku berburu setiap kali ada kesempatan. Jadi, jangan heran bila sesekali kucing kesayanganmu membawakan hasil buruan ke rumah, ya!

2.Kucing tidak dapat berburu dalam keadaan gelap total

ilustrasi kucing berburu dalam gelap (unsplash.com/Gijs Coolen)
ilustrasi kucing berburu dalam gelap (unsplash.com/Gijs Coolen)

Kucing memang sering terlihat aktif di malam hari saat orang sedang tertidur pulas. Akhirnya, banyak yang mengira bahwa makhluk lucu berkaki empat ini bisa tetap beraktivitas sekali pun dalam keadaan gelap total. Padahal, kucing baru bisa menggunakan indera penglihatan setidaknya bila ada sedikit cahaya atau low-light.

The Spruce Pets menjelaskan bahwa kemampuan melihat dalam keadaan cahaya redup ini disebabkan oleh faktor ukuran pupil, jumlah sel batang, dan juga keberadaan tapetum lucidum. Pupil vertikal pada kucing dapat melebar maksimal menyesuaikan dengan jumlah cahaya yang masuk ke mata. Sel batang yang bertugas untuk menerima cahaya jumlahnya jauh lebih banyak dibandingan dengan sel kerucut yang berfungsi untuk mengenali warna. Satu lagi, struktur tapetum lucidum berguna sebagai “cermin” untuk memaksimalkan pantulan cahaya ke retina yang kemudian diterima oleh sel batang. Canggih, ya?

3.Kucing lebih aktif berburu pada waktu senja dan fajar

ilustrasi cat owner bermain bersama kucing kesayangan (pexels.com/cottonbro)
ilustrasi cat owner bermain bersama kucing kesayangan (pexels.com/cottonbro)

Seorang pemilik kucing tentu kerap mengamati bahwa hewan peliharaannya tersebut hampir selalu tidur di siang hari. Sebaliknya, kucing menjadi jauh lebih aktif di malam hari, bahkan kerap mengganggu pemiliknya saat tidur. Kendati demikian, kucing bukanlah makhluk nokturnal, lho!

Kucing sejatinya memiliki perilaku krepuskuler, yaitu mulai aktif melakukan beragam kegiatan, termasuk berburu, di waktu senja hingga fajar. Oleh sebab itu, mereka memilih untuk tidur di siang hari dengan tujuan menyimpan sebanyak mungkin energi. Dengan begini, kucing siap untuk beraktivitas begitu senja tiba.

Jika merasa sedikit kewalahan dengan perilaku tersebut karena mengganggu jam tidur, pemilik bisa melakukan penyesuaian. Dilansir VCA Animal Hospitals, membiasakan kucing untuk makan dan beraktivitas di siang dan malam hari seperti pemiliknya dapat membuat hewan tersebut lebih tenang di malam hari.

Berburu merupakan naluri alami kucing sebagai hewan predator. Oleh sebab itu, kucing rumahan yang sudah mengalami proses panjang domestikasi masih tetap menunjukkan perilaku tersebut. Menarik, bukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ratna Kurnia Ramadhani
EditorRatna Kurnia Ramadhani
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Menarik Wollemia Nobilis, Fosil Hidup dari Negeri Kanguru

06 Apr 2026, 18:49 WIBScience