Jadwal dan Cara Menonton Artemis II Live di Netflix Malam Ini

- Netflix bekerja sama dengan NASA menyiarkan langsung fase flyby misi Artemis II, menandai kembalinya manusia ke sekitar Bulan setelah lebih dari 50 tahun.
- Siaran langsung dijadwalkan pada 7 April 2026 pukul 00.00 WIB dan dapat diakses melalui Netflix, NASA+, serta kanal YouTube resmi NASA.
- Misi Artemis II menguji sistem kapsul Orion dan pakaian antariksa OCSS saat melintasi sisi jauh Bulan sebelum kembali ke Bumi pada 10 April 2026.
Layanan streaming Netflix dilaporkan akan menyiarkan langsung momen puncak misi Artemis II, yakni fase penerbangan lintas Bulan (lunar flyby) yang menjadi bagian krusial dalam misi tersebut. Peristiwa ini menandai kembalinya manusia ke sekitar Bulan setelah lebih dari 50 tahun dan dapat disaksikan secara global.
Meski tidak menayangkan peluncuran roket, Netflix menghadirkan fase penting dalam perjalanan ini. Penonton, termasuk di Indonesia, berkesempatan menyaksikan secara real-time saat astronaut melintasi sisi jauh Bulan yang jarang terlihat dari Bumi, lengkap dengan tayangan langsung dari kapsul selama fase tersebut berlangsung.
1. Kerja sama NASA dan Netflix bawa siaran bersejarah

Kolaborasi antara NASA dan Netflix mulai terjalin sejak pertengahan 2024 melalui integrasi konten NASA+ ke dalam platform tersebut. Pada tahap awal, kerja sama ini belum menunjukkan dampak signifikan karena terbatasnya siaran langsung yang menarik perhatian luas. Misi Artemis II kemudian menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi tersebut. Melalui siaran penerbangan lintas Bulan, Netflix menegaskan posisinya dalam menghadirkan tayangan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga edukatif dan bernilai historis.
Artemis II merupakan misi berawak pertama yang membawa manusia kembali ke sekitar Bulan sejak misi Apollo 17 pada 1972. Roket Space Launch System (SLS) diluncurkan pada 1 April 2026 dari Kennedy Space Center, membawa kapsul Orion dengan empat astronaut di dalamnya. Keempat astronaut tersebut adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen sebagai spesialis misi.
2. Jadwal tayang dan cara menonton di Indonesia

Siaran langsung flyby Artemis II dijadwalkan berlangsung pada Senin, 6 April 2026 pukul 12:00 GMT-5. Bagi penonton di Indonesia, peristiwa ini dapat disaksikan pada Selasa, 7 April 2026 sekitar pukul 00.00 WIB. Selain melalui Netflix, siaran ini juga dapat diakses melalui layanan resmi NASA+ serta kanal YouTube NASA yang menyediakan liputan misi secara berkelanjutan.
Untuk menonton di Netflix, pengguna cukup memastikan akun dalam kondisi aktif serta koneksi internet yang stabil. Saat waktu tayang dimulai, siaran biasanya akan muncul di halaman utama atau pada bagian live event. Pengguna disarankan mengakses lebih awal atau mengaktifkan pengingat agar tidak melewatkan jalannya siaran.
3. Momen bersejarah dan tujuan misi Artemis II

Selama fase flyby, kapsul Orion akan melakukan manuver “slingshot” atau ketapel gravitasi dengan memanfaatkan gaya tarik Bulan untuk kembali ke Bumi. Dalam proses ini, kru akan melintasi sisi jauh Bulan yang jarang terlihat dari Bumi. Penerbangan ini diperkirakan mencapai jarak lebih dari 400.000 kilometer dari Bumi dan berpotensi mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi manusia di luar angkasa. Selain itu, penonton juga dapat menyaksikan berbagai fenomena menarik, seperti pemandangan permukaan Bulan dari jarak dekat hingga fenomena “Earthrise” dan “Earthset”.
Sementara itu, para astronaut akan menjalani serangkaian uji coba sistem, termasuk pengujian pakaian antariksa Orion Crew Survival System (OCSS), sebagai bagian dari persiapan menuju misi berikutnya. Sebagai bagian dari program Artemis, misi ini bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan. Meski tidak melakukan pendaratan, Artemis II menjadi tahap uji coba penting sebelum misi Artemis III yang direncanakan membawa manusia mendarat di permukaan Bulan.
Setelah menyelesaikan perjalanan, kru dijadwalkan kembali ke Bumi dan melakukan pendaratan di Samudra Pasifik pada 10 April 2026. Siaran ini menjadi kesempatan langka bagi publik untuk menyaksikan langsung momen bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa.



















