Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Fakta Sociable Lapwing, Burung Terancam Punah yang Bermigrasi Jauh!

4 Fakta Sociable Lapwing, Burung Terancam Punah yang Bermigrasi Jauh!
Sociable lapwing (commons.wikimedia.org/Sanjeev Kumar Goyal)
  • Sociable lapwing (Vanellus gregarius) merupakan burung famili Charadriidae berukuran 27–30 sentimeter, dengan penampilan bulu berbeda antara musim kawin dan di luar musim kawin.
  • Saat dingin, burung ini bermigrasi dari Kazakhstan utara-tengah dan Rusia selatan menuju Asia Tengah, Sudan, Pakistan, serta India barat laut; mereka kembali saat musim semi.
  • Spesies ini memakan serangga, berbiak monogami dalam koloni longgar, dan kini berstatus critically endangered menurut IUCN dengan tren populasi terus menurun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salah satu spesies lapwing yang masih ada saat ini adalah sociable lapwing atau sociable plover. Mereka berada dalam famili Charadriidae dan memiliki nama ilmiah Vanellus gregarius. Ukurannya kisaran 27-30 sentimeter, paruhnya pendek berwarna hitam. Uniknya, bulu burung ini tampak lebih mencolok saat musim kawin, lho. Warnanya berubah menjadi abu-abu mengilap, pipinya berwarna oker dan bagian dada bawah hingga perutnya hitam. Tapi memudar menjadi cokelat kemerahan di dekat ekornya.

Sementara di luar musim kawin, bulunya cenderung cokelat muda dengan pola kepala mencolok. Pucuk kepala dan garis matanya hitam, tepian atas dan bawah matanya berwarna putih. Ekornya putih berujung hitam dan sayapnya memadukan warna cokelat, abu-abu serta putih ketika mereka terbang. Jadi, jangan mengira mereka spesies yang beda, ya. Mungkin saja kamu melihatnya saat musim kawin atau di luar musim itu. Berikut penjelasan mengenai gaya hidupnya di alam liar.

  1. 1. Mereka bermigrasi saat musim dingin tiba

    Sociable lapwing
    Sociable lapwing (commons.wikimedia.org/Ron Knight)

    Sebaran sociable lapwing menjangkau bagian utara dan Tengah Kazakhstan serta area selatan Rusia. Bahkan dulu, mereka pernah berada di Xinjiang, wilayah barat China. Saat musim dingin tiba pada bulan Agustus atau September, burung ini mulai bermigrasi melewati Asia Tengah hingga Sudan, Pakistan dan bagian barat laut India. Terbang dalam kelompok kecil yang beranggotakan 15-20 ekor.

    Birdlife Datazone menginformasikan bahwa di tempatnya menghabiskan musim dingin, sociable lapwing terlihat dalam kelompok kecil, tapi sesekali ada juga kawanan besar yang beranggotakan hingga 100 ekor. Mereka baru kembali ke habitat asalnya saat musim semi tiba. Spesies ini berkembang biak di stepa, gurun, area kering dan lahan yang dibudidayakan. Saat bermigrasi, habitat yang dihuninya berupa dataran berpasir dengan rerumputan pendek serta padang rumput kering.

  2. 2. Menu makannya berubah setiap musim

    Sociable lapwing
    Sociable lapwing (inaturalist.org/Kudaibergen Amirekul)

    Makanan utama sociable lapwing adalah berbagai jenis serangga seperti belalang, kumbang, jangkrik dan ulat ngengat. Untuk membantunya mencerna makanan, mereka bahkan menelan batu kecil, potongan tulang atau cangkang, lho. Berdasarkan informasi dari Oiseaux Birds, menu makan burung ini menyesuaikan dengan perubahan musim. Saat musim dingin tiba, mereka lebih banyak memburu belalang dan serangga lain yang masih tersedia di habitatnya.

  3. 3. Terbang lebih lambat dari lapwing lainnya

    Sociable lapwing
    Sociable lapwing (commons.wikimedia.org/Koshy Koshy)

    Saat musim kawin, sociable lapwing ternyata berkembang biak dalam koloni longgar. Setidaknya memiliki jarak 25-30 meter dari sarang lainnya. Di dalam koloni itu bisa mencapai 5 hingga 20 pasangan yang masing-masing mempertahankan wilayah jelajahnya dari pengganggu. Jadi, bisa dikatakan kalau burung ini lebih agresif saat musim kawin.

    Selain itu, sociable lapwing cenderung aktif di siang hari, menghabiskan waktunya untuk mencari makan. Mereka berjalan dengan cepat ketika melihat mangsa, seperti tidak sabar menyantap buruannya. Tidak hanya berjalan cepat, mereka juga bisa terbang, ya. Hanya saja, penerbangannya lebih lambat dari spesies lapwing lainnya.

  4. 4. Mereka setia pada pasangannya

    Sociable lapwing
    Sociable lapwing (commons.wikimedia.org/Andrew Bazdyrev)

    Sistem perkawinan sociable lapwing adalah monogami, hanya kawin dengan satu pasangan untuk waktu lama. Menariknya, sebelum kawin, ritual pertunjukan dilakukan tepat di hadapan betina. Sekitar 5-10 burung akan menari agar bisa dipilih sebagai pasangan kawin betina. Karena ketatnya persaingan, kadang jantan akan bertarung satu sama lain.

    Musim kawin sociable lapwing dimulai pada musim semi. Mereka membangun sarang di tanah atau tanaman rendah yang dekat dengan perairan. Sarang sederhananya terbuat dari tumbuhan, kerikil atau serpihan lain yang dikumpulkan saat masa inkubasi. Di sanalah betina bertelur sebanyak 2-5 butir yang dierami selama 22 hari. Anaknya baru bisa terbang pada usia 25-40 hari setelah menetas.

    Burung yang tidak mencolok sehingga mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Kamu tahu bahwa mereka suka makan serangga dan berkembang biak dalam koloni. Hanya itu informasi yang tersedia, sociable lapwing memang cukup misterius. Belum lagi, saat ini mereka diklasifikasikan sebagai critically endangered oleh IUCN dan tren populasinya terus mengalami penurunan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More