5 Tempat Persembunyian Tikus di Area Pemukiman, Salah Satunya Atap Rumah

- Tikus di pemukiman mudah beradaptasi, memakan beragam sumber makanan, dan bersembunyi di lubang tanah, terutama area dengan tanah gembur serta pasokan makanan.
- Gorong-gorong lembap dapat menjadi habitat tikus dan jalur masuk ke rumah melalui kamar mandi; lubang perlu ditutup atau dipasangi filter serta dijaga dari sampah.
- Tikus juga menempati atap, plafon, semak tinggi, dan ruang gelap-sempit seperti tumpukan sampah atau gudang; pemeriksaan serta kebersihan rutin diperlukan.
Hama bisa hadir dimanapun, entah itu di kebun, sawah, hingga area pemukiman. Lebih lanjut, salah satu hama utama di area pemukiman adalah tikus. Tak tanggung-tanggung, tikus bisa beradaptasi dengan kehidupan manusia, mampu memakan berbagai hal yang ada di area pemukiman, bahkan tak takut dengan kehadiran manusia. Tikus juga bisa bersembunyi dan hal tersebut membuatnya sulit dibasmi.
Di area pemukiman, tikus bisa bersembunyi di beberapa tempat. Contohnya, ia sering terlihat di plafon dan atap yang tertutup dan tinggi. Kemudian, lubang sempit nan gelap di belakang rumah juga menjadi tempat persembunyiannya. Tak cuma itu, tikus juga terkenal karena sering hidup di gorong-gorong. Nah, mari kita bahas semua tempat persembunyian tersebut agar kamu bisa membasmi tikus.
1. Di dalam lubang

tikus (commons.wikimedia.org/Rute Martins of Leoa's Photography) Dilansir Cooperative Extension Foundation, tikus bisa menggali lubang. Namun, hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh beberapa spesies tikus. Di sisi lain, ada juga spesies tikus yang tidak bisa menggali seperti tikus arboreal yang hidup di atas pohon. Biasanya, lubang galian tikus memiliki mulut lubang yang bentuknya membulat. Lokasinya bisa di berbagai tempat, seperti di taman, belakang rumah, atau di semak-semak. Walau begitu, yang pasti tikus akan membuat lubang di tempat yang kaya akan pasokan makanan dan di tanah yang cukup gembur.
2. Gorong-gorong

tikus (commons.wikimedia.org/G. Scott Segler) Laman Pestology menerangkan kalau tikus bisa hidup di gorong-gorong atau selokan. Sebab, gorong-gorong yang berair menyediakan tempat persembunyian yang ideal dan kelembapan yang cocok bagi kehidupan tikus. Sekilas memang tidak terlalu menggaggu, namun gorong-gorong dan selokan biasanya langsung terhubung dengan rumah dan kamar mandi.
Di banyak kesempatan, tikus bisa masuk ke rumah lewat lubang di kamar mandi. Jika masuk ke rumah, tikus bisa membawa penyakit, tinggal di dalam rumah, mengotori rumah, hingga mencuri makanan. Agar hal tersebut tidak terjadi, kamu harus menutup lubang atau memberikan filter di lubang yang terhubung dengan gorong-gorong. Selain itu, kamu juga gak boleh membuang sampah ke gorong-gorong.
3. Atap atau plafon rumah

tikus (commons.wikimedia.org/Jethro Busby) Beberapa spesies tikus memiliki kemampuan memanjat yang baik. Tak tanggung-tanggung, tikus bisa memanjat bebatuan, pohon, tiang listrik, hingga memanjat ke atap rumah dan hidup di plafon. Dilansir Rentokil, tikus bisa bersembunyi, hidup, hingga berkembang biak di atap dan plafon. Sebab, atap dan plafon merupakan tempat yang tersembunyi, gelap, dan sangat cocok untuk ditinggali tikus.
Biasanya, ada beberapa ciri atau tanda-tanda jika atap atau plafon kamu ditinggali oleh tikus. Pertama, kamu sering mendengar suara langkah kaki dari atap. Kemudian, suara decitat tikus juga terdengar dari plafon, khususnya pada malam hari. Terakhir, jika mencium bau tak sedap dari atap dan plafon maka bisa dipastikan ada tikus di dalamnya. Jika sudah begitu, maka kamu harus mengusir mereka.
4. Semak-semak

tikus (commons.wikimedia.org/Vickie J Anderson) Dilansir Critter Control, tikus bisa hidup dimanapun dan salah satunya di semak-semak. Nah, semak-semak sendiri menyediakan makanan yang melimpah bagi tikus, seperti serangga, sisa-sisa makanan hewan lain, dan material tanaman seperti biji, rumput, dan dedaunan. Selain itu, semak-semak juga tertutup sehingga sangat cocok untuk ditinggali oleh tikus.
Di banyak kesempatan, tikus sangat suka tinggal di semak-semak yang tinggi. Oleh sebab itu, kamu harus rajin memotong dan menjaga semak-semak yang ada di sekitar rumah. Tak cuma menghindari kehadiran tikus, kamu juga bisa menghidari kehadiran hewan lain seperti kelabang, kalajengking, dan ular. Sebab, kehadiran tikus bisa memicu kehadiran hewan-hewan tersebut.
5. Tempat gelap dan sempit

tikus (commons.wikimedia.org/Chuck Homler d/b/a Focus On Wildlife) Secara umum, laman Terminix menjelaskan kalau tikus merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari. Jadi, di siang hari hewan pengerat tersebut akan tidur dan beristirahat. Biasanya, tempat istirahat favoritnya adalah tempat yang gelap, sunyi, dan sempit. Contohnya, tikus sering beristirahat di tumpukan kayu atau sampah. Terkadang, ia juga ditemukan di bawah meja, sela-sela rumah, hingga di bawah kasur. Gak cuma itu, beberapa spesies tikus juga sering terlihat di sela-sela bebatuan atau di dalam gudang.
Ternyata, tikus bisa bersembunyi di berbagai tempat. Tak terbatas di alam liar, mamalia kecil tersebut juga sering bersembunyi di dalam rumah dan di tempat yang dekat dengan area pemukiman. Untuk itu, kamu harus cermat dan selalu mengecek tempat-tempat tersebut. Selain itu, kamu juga harus rajin membersihkan rumah. Jika tidak dilakukan, maka tikus akan merajalela dan terus mengganggu kehidupanmu.



















