Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Bangunan Eropa Bergaya Barok, Megah dan Dramatis

ilustrasi bangunan bergaya barok
ilustrasi bangunan bergaya barok (pexels.com/axp-photography)
Intinya sih...
  • Gereja Il Gesu Roma, Italia merupakan tonggak perkembangan arsitektur barok dengan fasad dan interiornya yang megah dan dramatis.
  • Gereja San Carlo Alle Quattro Fontane, Italia menampilkan fasad melengkung dan denah lantai oval yang menciptakan efek gerak dan drama khas barok.
  • Istana Versailles, Prancis memiliki tata lanskap megah, komposisi ruang monumental, dekorasi interior kaya, serta taman yang menjadi bagian dari estetika barok.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Gaya aristektur barok mulai berkembang di Eropa pada abad ke-17 yang dikenal dengan tampilan megah, dramatis, dan kaya akan detail artistik. Setiap elemen, mulai dari fasad hingga interiornya dirancang untuk meninggalkan kesan yang menggugah emosi. Gak heran kalau bangunan bergaya barok sering menjadi pusat perhatan wisatawan.

Selain keindahan dan kemewahan arsitekturnya, gaya barok juga memiliki nilai sejarah yang tinggi karena mayoritas dibangun dalam konteks politik dan religius. Termasuk merefleksikan dinamika sosial dan budaya di masa itu. Berikut beberapa bangunan populer di Eropa yang bergaya barok megah.

1. Gereja Il Gesu Roma, Italia

gereja Il Gesu, Roma
Gereja Il Gesu, Roma (commons.wikimedia.org/Fczarnowski)

Gereja Il Gesu Roma sering dianggap sebagai tonggak dalam perkembangan arsitektur barok. Hal ini terlihat dari rancangan fasad dan interirornya yang menjadi model gereja-gereja barok di seluruh Eropa. Gereja Il Gesu dibangun pada akhir abad ke-16 sebagai pusat Ordo Yesuit.

Fasad gereja diselesaikan oleh Giacomo della Porta, arsitek Italia, dengan penggunaan gulungan yang besar untuk menghubungkan lantai atas dan bawah. Ditambah aksen vertikal yang kuat dan penumpukan elemen dekoratif untuk memunculkan kesan megah dan dramatis.

Sementara denah interior dirancang oleh Giavomo Barrozi da Vignola. Di dalam geraja gak ada lorong samping, sehingga memastikan semua umat dapat berkumpul dalam satu ruang untuk mendengar khutbah dengan jelas. Seluruh perhatian diarahkan pada altar yang dihias dengan lukisan, patung, atau marmer.

2. Gereja San Carlo Alle Quattro Fontane, Italia

Gereja San Carlo Alle Quattro Fontane
Gereja San Carlo Alle Quattro Fontane (commons.wikimedia.org/Livioandronico2013)

Italia adalah negara di mana gaya barok berasal. Sebagian besar arsitektur barok muncul pada gereja-gereja katolik untuk menciptakan seni dan aristektur dramatis, emosional, serta teatrikal. Salah satu tokoh jenius beraliran barok adalah Francesco Borromini yang merancang Gereja San Carlo Alle Quattro Fontane.

Borromini mendobrak aturan klasik dengan menciptakan fasad yang melengkung, alih-alih datar. Hal ini menciptakan efek gerak dan drama yang merupakan ciri khas utama barok. Borromini juga menggunakan denah lantai oval yang berbentuk geometris kompleks, yang menghasilkan interior yang terasa cair, dinamis, serta emosional.

3. Istana Versailles, Prancis

Istana Versailles
Istana Versailles (pexels.com/kirandeepsingh)

Istana Versailles awalnya dibuat untuk paviliun Raja Louis XIII. Ketika Raja Loius XIV naik takhta, ia mengubah Versailles menjadi pusat kekuasaan kerajaan dan simbol dari monarki yang absolut. Pembangunan besar-besaran dimulai pada abad ke-17 yang melibatkan arsitek, pemahat, pelukis, hingga perancang taman tersohor.

Gaya barok Prancis memiliki karakter yang sedikit berbeda dengan gaya barok khas Italia. Gaya barok Prancis cenderung lebih terkendali, simetris, dan sangat menonjolkan harmoni. Gaya barok yang paling terlihat dari Istana Versailles adalah tata lanskap yang megah, komposisi ruang yang monumental, dan dekorasi interior yang kaya.

Selain bangunannya, taman Versailles juga menjadi bagian dari estetika barok. Lanskap tamannya dirancang seperti panggung raksasa yang mengarahkan pandangan pada pusat kekuasaan, yaitu sang raja.

4. Istana Schonbrunn, Austria

Istana Schonnbrunn
Istana Schonnbrunn (commons.wikimedia.org/Thomas Wolf)

Istana Schonbrunn dibangun pada akhir abad ke-17 hingga awal abad ke-18, pada masa ketika arsitektur barok mencapai puncak di wilayah Habsburg. Bangunan ini juga disebut-sebut sebagai salah satu mahakarya dar arsitektur barok di Eropa Tengah. Elemen khas yang paling terlihat adalah tampilan fasad yang simetris, permainan ritme jendela, dan kesan monumental yang sangat kuat terlihat pada bangunan ini.

Pada abad ke-18 saat pemerintahan Maria Theresia, Schonbrunn diperluas, dan gaya barok semakin terlihat sempurna dari bangunan ini. Interiornya dipenuhi dengan dekorasi rococo, turunan dari barok yang lebih ringan dan ornamental. Taman-taman Schonbrunn juga memiliki tata letak geometris mengikuti prinsip taman bergaya barok, yaitu kontrol atas lanskap dan monumentalitas.

5. Istana Peterhof, Rusia

interior Istana Peterhof
interior Istana Peterhof (Ninara)

Istana Peterhof mulai dibangun pada awal abad ke-18 atas perintah Peter the Great. Istana ini sebagian besar dipengaruhi oleh arsitektur gaya barok Istana Versailles. Oleh sebab itu, banyak elemen barok yang terlihat jelas. Mulai dari fasad yang simetris, jendela yang teratur, penggunaan dekorasi yang kaya, dan kesan monumental dramatis.

Fitur paling ikonik dari bangunan ini adalah Grand Cascade, air terjun besar dengan patung-patung emas dramatis. Penggunaan patung, emas, dan air mancur menciptakan efek visual yang teatrikal khas barok. Gaya barok Rusia cenderung menggunakan warna-warna cerah dan kontras, seperti dinding berwarna kuning atau putih. Gak cuma itu, interior istana dipenuhi dengan ornamen, ukiran, dan dekorasi mewah.

Gaya barok cenderung menggunakan ornamen, patung, dan warna untuk menciptakan drama visual dan ilusi pergerakan. Ini menjadikan gaya barok sangatlah spektakuler dan paling kaya dekorasi pada masanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Bangunan Eropa Bergaya Barok, Megah dan Dramatis

29 Nov 2025, 06:29 WIBScience