Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Burung Mitologi yang Punya Sifat Keilahian, Bukan hanya Dewa

5 Burung Mitologi yang Punya Sifat Keilahian, Bukan hanya Dewa
Phoenix (commons.wikimedia.org/Tsaag Valren)
Intinya Sih
  • Artikel membahas lima burung mitologi dari berbagai budaya—Horus, Ra, Phoenix, Caladrius, dan Feng Huang—yang masing-masing memiliki kekuatan ilahi dan peran penting dalam kepercayaan kuno.
  • Horus dan Ra dari Mesir digambarkan sebagai dewa berkepala elang yang menguasai langit, waktu, serta kehidupan manusia melalui simbol matahari dan bulan.
  • Phoenix, Caladrius, dan Feng Huang dikenal karena kemampuan penyembuhan, regenerasi abadi, serta perannya menjaga keseimbangan alam dan memberi berkah bagi manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Sifat keilahian adalah kemampuan entitas yang menembus nalar manusia dan hukum fisika. Segala sesuatu yang muncul secara instan dan ajaib tanpa penjelasan ilmiah misalnya abadi, menciptakan, mematikan dan menata makhluk hidup, mengatur tatanan alam seperti memunculkan hujan, petir, musim dan lain sebagainya.

Di sini kita tidak membicarakan tuhan dalam dimensi kehidupan nyata, melainkan para makhluk mitologi. Sebab, manusia bisa membayangkan apapun makhluk mitologinya sesuai imajinasinya termasuk kemampuan keilahian.

Khusus pembahasan kali ini menguak makhluk mitologi burung yang berstatus dewa maupun makhluk biasa yang memiliki kemampuan seperti dewa. Simak sekarang ya.

1. Horus

Horus
Horus (commons.wikimedia.org/Jean-Baptiste Coriolan)

Horus adalah salah satu dewa yang penting di Mesir kuno dan merupakan anak dari Dewa Isis dan Osiris. Horus adalah dewa langit dan juga perang. Horus menguasai matahari dan bulan dan matanya mewujudkan benda-benda langit.

Horus diyakini melintasi langit, menjaga dunia dari kekacauan dan keseimbangan kosmik serta mengendalikan waktu. Sebagai dewa perang, Horus memiliki kemampuan bertarung luar sehingga bisa melawan Set, yang membuat Horus harus kehilangan mata kirinya.

Horus adalah dewa yang berwujud burung berkepala elang dengan mata kirinya bulan dan mata kanannya matahari serta mengenakan mahkota ganda Mesir

2. Ra

Ra
Ra (commons.wikimedia.org/Daderot)

Ra adalah dewa yang dipercaya oleh orang Mesir, menguasai langit, bumi dan di dunia bawah yang disebut duat. Pada 2.500 SM di era Dinasti Kelima dalam sejarah monarki Mesir, Ra menjadi salah satu dewa terpenting. Ra menciptakan semua bentuk kehidupan dan manusia tercipta dari air mata dan keringat Ra.

Di langit, Ra membawa matahari untuk melintasi langit setiap hari menggunakan kendaraan disebut perahu surya. Setelah matahari terbenam, Ra dan perahu suryanya akan menuju ke dunia bawah untuk menyusuri Sungai Nil.

Meskipun digambarkan dengan berbagai wujud, Ra pada umumnya berwujud pria berkepala elang. Di kepalanya, ia mengenakan cakram matahari dengan ular kobra melilitnya.

3. Phoenix

Phoenix
Phoenix (commons.wikimedia.org/Victor Baskerville)

Makhluk mitologi burung elang yang sering muncul di berbagai film yakni Phoenix berasal dari Yunani kuno dan dikenal abadi karena kemampuan beregenerasi.

Sebenarnya Phoenix memiliki batas hidup hingga 300 bahkan 1.000 tahun. Kerennya, saat mendekati kematiannya, ia terbakar dan dilalap api hingga menjadi abu. Namun saat menjadi abu itulah, tanda bahwa Phoenix akan memulai siklus hidup berikutnya.

Phoenix digambarkan memiliki ciri fisik dengan kombinasi warna merah, kuning dan oranye yang berkilau membuatnya tampak bersinar. Phoenix memiliki kemampuan menyembuhkan dirinya sendiri menggunakan air mata dan bulunya. Kemampuan keren lainnya, Phoenix dapat menidurkan para dewa.

4. caladrius

Caladrius (tokoh burung)
Caladrius (tokoh burung) (commons.wikimedia.org/Triton)

Menurut mitologi Romawi, Caladrius dapat dipercaya untuk mengambil penyakit dari manusia dan membuangnya jauh-jauh. Caladrius pun bisa melakukan ini untuk dirinya sendiri. Orang sakit yang dimaksud umumnya berada di istana raja. Caladrius cukup hanya melihat orang sakit, penyakit langsung diserap oleh burung ini.

Caladrius divisualisasikan sebagai burung berwarna putih seputih salju yang tinggal di rumah raja. Masyarakat Romawi membayangkan bahwa wujud Caladrius ini seperti burung di dunia nyata yakni merpati, bangau dan plover putih.

5. Feng Huang

Feng Huang
Feng Huang (commons.wikimedia.org/SSJF01)

Di China, Feng Huang disebut juga burung Phoenix oriental. Feng Huang bersama naga, Qilin dan kura-kura dipercaya berkontribusi membantu Pangu sang pencipta untuk menciptakan dunia. Keempat entitas ini disebut roh.

Keempat roh menggunakan kekuatan ilahinya untuk membentuk lima elemen (logam, kayu, air, api dan tanah). Mereka memberi kehidupan pada empat musim (semi, panas, gugur dan dingin). Feng Huang sendiri bertugas memberi kehidupan musim panas.

Masyarakat Tiongkok menghormati Feng Huang karena kemampuannya menilai karakter manusia dan memberikan berkah kepada orang yang jujur dan baik hati. Feng Huang memiliki lima warna (merah, putih, hitam, biru dan kuning), ekor merak panjang, tubuh bebek, kaki bangau dan kepala pegar.

Saat ini Horus masih disembah di seluruh Mesir dengan tempat utama seperti Pe, Bendet dan Khem. Sementara itu pusat pemujaan Ra berada di kota Heliopos. William Shakespeare sering menyebut Phoenix dalam Tulisan dan peran dramanya.

Band asal Romania bernama Phoenix memiliki sebuah lagu tentang Caladrius. Dewasa ini, Feng Huang masih diabadikan melalui karya seni dimaksudkan untuk menghormati nilai-nilai tradisional. Nah dari semua pembahasan, mana nih burung mitologi yang kamu suka?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More