Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Andorra, Negara yang Memiliki Ibu Kota Tertinggi di Eropa
Andorra (commons.wikimedia.org/Carmen Carbonell)
  • Andorra adalah negara mikro seluas sekitar 480 km², berpenduduk 80.000–85.000 jiwa, di antara Prancis dan Spanyol, dengan sistem dua Pangeran Bersama: Presiden Prancis serta Uskup Urgell.
  • Pegunungan Pyrenees dan status netral membuat Andorra terisolasi dari Perang Dunia I-II; saat Perang Dunia II, negara ini menjadi tempat aman bagi pengungsi, mata-mata, dan tentara Sekutu.
  • Andorra la Vella berada sekitar 1.023 meter di atas permukaan laut dan tercatat sebagai ibu kota tertinggi Eropa; Andorra juga tidak memiliki bandara karena medan lereng curam dan tebing berbatu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Andorra adalah nama negara yang berada di Benua Eropa. Andorra dikategorikan sebagai negara mikro karena wilayahnya yang hanya sekitar 480 kilometer persegi dengan jumlah populasi sekitar 80.000 hingga 85.000 jiwa saja. Secara letak geografis, negara ini diapit oleh dua negara besar, yaitu Prancis di sebelah utara dan Spanyol di selatan.

Andorra mungkin hanya diketahui oleh sebagian orang saja. Oleh karena itu, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh negara yang satu ini. Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

1. Masih menggunakan sistem dua kepala negara kuno

Andorra (commons.wikimedia.org/Luis Miguel Bugallo Sánchez/CC BY-SA 3.0)

Berbeda dengan kebanyakan negara yang dipimpin oleh raja atau presiden, Andorra justru memiliki sistem negara yang dipimpin oleh dua orang petinggi negara sekaligus atau populer dengan sebutan Pangeran Bersama (co-principality). Dilansir Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade menyebutkan dua sosok yang memimpin negara ini adalah Presiden Prancis dan Uskup Urgell. Bahkan, Andorra menjadi satu-satunya negara dengan sistem pemerintahan kombinasi antara pemimpin sekuler asing dan seorang uskup.

Sistem pemerintahan ini sebenarnya memiliki cerita sejarah di baliknya. Pada tahun 1278, ada sebuah kesepakatan bernama Paréatges, sebuah kesepakatan perdamaian untuk Uskup Urgell dan Count of Foix dari Prancis yang sebelumnya melakukan perebutan sengit untuk memiliki lembah Andorra. Dengan adanya kesepakatan ini, kedaulatan lembah Andorra akhirnya dibagi secara adil agar tidak terjadi pertumpahan darah.

2. Terisolasi dari Perang Dunia I maupun Perang Dunia II

Andorra (commons.wikimedia.org/Carmen Carbonell)

Posisi geografis sangat menguntungkan bagi Andorra untuk selamat dari Perang Dunia yang sangat tragis. Pegunungan Pyrenees membuat negara ini menjadi terisolasi dari perang. Andorra juga secara terang-terangan mendeklarasikan status netral sepenuhnya tanpa mengirimkan satu pun pasukan tentara. Tercatat dalam sejarah Perang Dunia II, negara ini menjadi tempat aman bagi para warga negara lain yang mengungsi, mata-mata, hingga tentara Sekutu yang melarikan diri dari tempat di Eropa yang sudah dikuasai oleh Nazi.

Di satu sisi karena Andorra sangat terisolasi dari perang, terjadilah satu legenda urban yang juga tercatat dalam sejarah. Pada tahun 1919, terjadi Perjanjian Versailles. Para delegasi negara besar di sini tidak sengaja lupa memasukkan nama Andorra ke dalam penandatanganan perjanjian ini.

3. Ibu kota tertinggi di Eropa

Andorra la Vella (commons.wikimedia.org/Reinhold Möller/CC BY-SA 4.0)

Andorra la Vella merupakan ibu kota dari Andorra. Kota inilah yang menjadi pusat pemerintahan, budaya, serta ekonomi di Andorra. Tercatat bahwa Andorra la Vella memegang rekor sebagai ibu kota negara tertinggi di seluruh Benua Eropa. Terletak di atas lembah yang dikelilingi oleh banyak pegunungan dengan ketinggian sekitar 1.023 meter di atas permukaan laut. Beberapa sumber lokal di Andorra juga membenarkan fakta ini, salah satunya adalah Andorra Resort yang menyatakan bahwa Andorra la Vella adalah ibu kota tertinggi di Eropa.

Karena letaknya yang berada di ketinggian, kota ini jelas mengalami perubahan iklim dan gaya hidup yang cukup berbeda dengan kota-kota lainnya di Andorra. Andorra la Vella dikenal dengan suhunya yang sangat dingin, tapi justru itu dijadikan sebagai peluang dalam sisi pariwisata.

4. Ditipu oleh seorang petualang yang mengaku sebagai raja

Andorra (commons.wikimedia.org/Luis Miguel Bugallo Sánchez/CC BY-SA 3.0)

Boris Skossyreff adalah nama yang sempat mengguncangkan sejarah politik di Andorra pada masa itu. Ia merupakan seorang imigran sekaligus petualang asal Rusia. Boris datang ke negara mikro ini dengan membawa ide rencana kudeta yang bisa dibilang sangat berani. Ia mengaku sebagai Raja Boris I yang sangat meyakini parlemen lokal karena gaya bicaranya yang dianggap karismatik.

Hanya membutuhkan beberapa hari saja bagi Boris untuk mengubah sistem pemerintahan Andorra. Untungnya, "permainan" yang dimiliki oleh bangsawan gadungan ini diketahui setelah sekitar dua minggu akibat kesalahannya sendiri, yaitu menyatakan perang terbuka dengan Uskup Urgell. Uskup Urgell yang mendengar kabar itu langsung menghubungi pemerintah Spanyol untuk meminta bantuan dan akhirnya Boris Skossyreff diringkus oleh polisi sipil tanpa adanya perlawanan. Bahkan laman Russia Beyond mengatakan sosok ini adalah imigran sekaligus penipu profesional.

5. Negara yang tidak memiliki bandara

Andorra (commons.wikimedia.org/Pedro de Carvalho Ponchio/CC BY 2.0)

Mendengar satu fakta ini mungkin sudah tidak terkejut lagi untukmu karena alasan luas negaranya. Meskipun Andorra adalah negara yang berdaulat, nyatanya negara ini sama sekali tidak memiliki bandara. Alasannya adalah karena tidak ada kawasan yang memadai untuk pembangunan bandara karena Andorra masih dikelilingi oleh lereng curam dan tebing berbatu yang sangat berisiko.

Keadaan ini membuat transportasi darat adalah satu-satunya kendaraan umum paling utama di Andorra. Jika ingin menaiki pesawat, para turis harus pergi dulu ke bandara terdekat, seperti Bandara Toulouse (Prancis) atau Bandara Barcelona (Spanyol). Itu pun masih harus dilanjut perjalanan darat sekitar tiga jam dengan jalur pegunungan yang cukup ekstrem.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh Andorra, negara terpencil yang berada di Eropa. Gimana, jadi sudah tahu, kan? Mulai dari sistem pemerintahan yang memiliki dua pemimpin berbeda hingga negara berdaulat yang tidak memiliki bandara. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article