Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Christ Cathedral, Gereja Berarsitektur Modern di California
potret bangunan Christ Cathedral, California, Amerika Serikat (commons.wikimedia.org/Farragutful)
  • Christ Cathedral di Garden Grove, California, awalnya merupakan Crystal Cathedral Protestan. Keuskupan Orange membelinya pada 2011 seharga USD57,5 juta dan meresmikannya sebagai gereja Katolik Roma pada 2019.
  • Bangunan rancangan Philip Johnson dan John Burgee memakai 10.000 panel kaca cermin, dirancang tahan gempa hingga magnitudo 8,0, serta diperbarui dengan dekorasi quatrefoil untuk mengurangi panas dan silau.
  • Katedral ini memiliki Crean Tower dan Tower of Hope, salib Crux Gemmata seberat sekitar 450 kilogram, serta Hazel Wright Organ yang diklaim sebagai pipe organ terbesar kelima di dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bila kita berbicara mengenai sebuah bangunan gereja katedral mungkin yang pertama terlintas dalam pikiran adalah sebuah bangunan religius megah klasik dengan pilar-pilar megah, menara runcing yang menjulang tinggi dan penyangga melayang (flying buttress) penahan beban konstruksi ikonik sebagaimana yang terdapat dalam gereja-gereja katedral terkenal berarsitektur Gotik yang banyak terdapat di Eropa. Meski banyak bangunan gereja katedral ikonik di berbagai belahan dunia mengaplikasikan gaya arsitektur klasik seperti Gotik tersebut namun terdapat pula sejumlah gereja yang memiliki arsitektur bergaya modern dan kontemporer.

Salah satu katedral terkenal yang memiliki arsitektur modern adalah Christ Cathedral yang terletak di Kota Garden Grove, wilayah Orange, California, Amerika Serikat (AS). Christ Cathedral adalah gereja Katolik Roma tempat kedudukan Uskup Orange, sebuah Keuskupan suffragan dari Keuskupan Agung Los Angeles. Menurut laman Christ Cathedral California, Keuskupan Orange didirikan pada tanggal 24 Maret 1976 oleh Paus Paulus VI untuk melayani populasi umat Katolik yang terus bertambah di wilayah (County) Orange, California. Katedral ini terkenal dengan arsitektur modernnya yang memukau utamanya arsitektur panel kaca masifnya.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai gereja yang merupakan salah satu landmark terkenal arsitektur modern di California ini? Simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!

1. Awalnya adalah gereja Protestan bernama Crystal Cathedral

awalnya Christ Cathedral adalah gereja Protestan bernama Crystal Cathedral (1980-2013), sebelum bangunannya dijual ke Keuskupan Orange (commons.wikimedia.org/Arnold C)

Dilansir laman National Catholic Register, Christ Cathedral ini awalnya adalah sebuah gereja Protestan yang juga dikenal dengan nama Crystal Cathedral serta menjadi pusat kegiatan dan pelayanan Crystal Cathedral Ministries, sebuah organisasi dari Gereja Protestan Reformed Church in America, sejak tahun dibukanya pada tahun 1980 hingga tahun 2013. Bangunan bergaya modern dengan panel kaca masif dan berkapasitas 2.200-an jemaat tersebut awalnya dirancang oleh arsitek Philip Johnson dan John Burgee. Setelah diselesaikan pada tahun 1981, bangunan bergaya kontemporer tersebut disebut sebagai "bangunan kaca terbesar di dunia".

Pada tahun 2011 karena sejumlah masalah finansial, bangunan Crystal Cathedral dijual oleh pemilik lama dan dibeli oleh Keuskupan Orange senilai USD 57,5 juta, Keuskupan Orange memang sedang merencanakan untuk membangun sebuah katedral baru. Saat itu Uskup yang menjabat berjanji akan melindungi bangunan tersebut tetap sebagai tempat Ibadah. Selama beberapa tahun bangunan tersebut direnovasi besar-besaran agar sesuai dengan tata liturgi Katolik Roma termasuk penambahan sejumlah kapel dan ruang bawah tanah (crypts). Pada tahun 2019 Christ Cathedral diresmikan dan dikonsekrasikan sebagai Gereja Katolik Roma. Saat ini Christ Cathedral menyelenggarakan sekitar 9 perayaan Misa di hari Minggu dengan berbagai bahasa seperti: Inggris, Spanyol, Vietnam dan Mandarin.

2. Konstruksinya menggunakan 10.000 panel mirrored glass dan dirancang tahan gempa

potret interior Christ Cathedral setelah direnovasi, terlihat bagian interior glass walls telah dilapisi elemen quatrefoils berbentuk bintang untuk membelokkan panas (commons.wikimedia.org/Virtuous09)

Salah satu fitur unik dari Christ Cathedral ini adalah arsitekturnya yang menggunakan 10.000 panel kaca (mirrored glass) berbentuk persegi panjang. Menurut laman Atlas Obscura, mengingat aktivitas seismik di wilayah California, arsitek Johnson merancang bangunan ini agar mampu bertahan menghadapi gempa bumi berkekuatan hingga 8,0 pada skala Richter. Oleh karena itu panel kaca tersebut direkatkan pada kerangka batang menyerupai renda dan tak dipasang menggunakan baut. Ketika direnovasi untuk dijadikan Christ Cathedral, panel kaca tersebut juga direnovasi dengan menambahkan elemen dekoratif bernama quatrefoil berbentuk bintang di bagian interiornya untuk membelokkan panas dan menciptakan bayangan agar suasana interior gereja lebih teduh dan tak silau.

Dengan fitur tersebut vibes interior Christ Cathedral menjadi terang bercahaya namun tak panas. Dalam sejumlah arsitektur katedral Katolik klasik seperti arsitektur Gotik, elemen pencahayaan interior gereja di masa lalu juga menjadi salah satu elemen penting sehingga dalam arsitektur tersebut dikenal adanya elemen jendela kaca patri (stained glass window) yang ikonik. Menurut laman Artech Church Interiors, jendela kaca patri tersebut memiliki makna spiritual yang mendalam, berfungsi sebagai sarana katekismus visual melalui ornamen lukisannya, simbol teologis cahaya Ilahi serta elemen atmosfer yang mengubah bias-bias cahaya matahari yang menerangi interior menjadi sebuah elemen meditatif.

3. Terkenal dengan 2 menara gereja ikoniknya

potret Menara Crean di Christ Cathedral (commons.wikimedia.org/Wattewyl)

Menurut laman Christ Cathedral California, Christ Cathedral memiliki 2 menara gereja ikonik yang bisa dilihat dari kejauhan. Yang pertama adalah menara yang bernama Crean Tower yang dinamai menurut nama John dan Donna Crean yang mendanai pembangunannya. Menara tersebut diselesaikan pada tahun 1990 dan menjadi salah satu landmak dari County Orange. Dirancang oleh arsitek Philip Johnson dengan ketinggian puncak setinggi 236 kaki (sekitar 72 m) dan terbuat dari material baja tahan karat dengan permukaan menyerupai cermin. Menara ini memiliki ketinggian lebih dari 18 lantai dan menampung perangkat 52 buah lonceng dengan ukuran bervariasi dengan total beratnya mencapai 19 ton. Di bawah menara terdapat kapel doa berbentuk lingkaran yang dilengkapi dengan 33 pilar silindris dari marmer yang melambangkan 33 tahun kehidupan Yesus Kristus serta 12 pilar putih yang melambangkan ke-12 rasul.

Menara kedua adalah menara bernama Tower of Hope yang dirancang oleh Richard Neutra dan putranya, Dion. Menara yang memiliki 13 lantai ini pertama kali dibuka pada tahun 1968 sebelum Crystal Cathedral dibangun. Ketika bangunan Chrystal Cathedral lama direnovasi untuk dijadikan gereja Katolik Christ Cathedral pada tahun 2013, Tower of Hope yang menjadi bagian dari katedral baru juga menjalani renovasi untuk peningkatan ketahanan gempa. Saat ini, Tower of Hope menampung kantor sekretariat paroki, serta kantor media EWTN Global Catholic Network. Puncaknya dihiasi Salib berlampu neon setinggi 27 meter. Di lantai paling atasnya terdapat kapel gereja bernama Chapel in the sky, sebuah kapel berkapasitas 130 kursi dengan pemandangan panorama wilayah Orange, California.

4. memiliki fitur salib (crucifix) berdesain Crux Gematta seberat 450-an kg

potret altar utama Christ Cathedral dengan salib (crucifix) seberat 450-an kg tergantung di atas altar utamanya (commons.wikimedia.org/Nick Manhart)

Salah satu fitur ikonik di dalam interior Christ Cathedral ini adalah fitur salib (crucifix) di altar utamanya yang berdesain Crux Gematta. Menurut laman The Sacred Image Project, Crux Gemmata yang merupakan bahasa Latin/Romawi kuno untuk "salib berhias permata" merupakan desain salib yang umum ditemukan dalam seni religius Kristen awal dan abad pertengahan yang melambangkan kemenangan dan kemuliaan Yesus Kristus atas maut. Di abad pertengahan salib berdesain ini biasanya dihiasi dengan batuan mulia.

Salib di Christ Cathedral ini dibuat di Omaha, Nebraska dari baja hitam dan dibawa ke wilayah Orange dalam 4 bagian terpisah. Salib tersebut memiliki berat sekitar 1.000-an pound atau sekitar 450-an kg dan menjulang setinggi 18 kaki atau 6 meter di atas altar utama Christ Cathedral. Konstruksi salib tersebut tergantung pada baldachin atau kanopi di atas altar utama gereja. Meja altar utama Christ Cathedral terbuat dari batu marmer Carrara yang dikerjakan di Italia dan batu marmernya dipilih langsung oleh Uskup Keuskupan Orange ketika melakukan perjalanan ke Italia di tahun 2018 silam.

5. Rumah bagi salah satu instrumen pipe organ terbesar di dunia

potret instrumen pipe organ Hazel-Wright Organ di tahun 2009 sebelum gereja direstorasi menjadi Christ Cathedral (commons.wikimedia.org/Ischa1)

Christ Cathedral merupakan rumah bagi salah satu instrumen pipe organ terbesar di dunia yakni Hazel Wright Organ yang diklaim sebagai pipe organ terbesar kelima di dunia. Sumber sejarah gereja menuliskan, organ tersebut dibuat oleh perusahaan Fratelli Ruffatti di Padua, Italia berdasarkan spesifikasi yang diberikan oleh organis Virgil dan Frederick Swann. Swan bertugas sebagai organis di Crystal Cathedral (saat masih menjadi gereja Protestan) dari tahun 1982 hingga 1998.

Pada tahun 2013 silam, pihak Keuskupan Orange membongkar Hazel Wright Organ tersebut dan mengirimkannya kembali ke perusahaan Fratelli Ruffatti untuk menjalani perbaikan menyeluruh sekaligus dicat ulang dengan warna putih agar senada dengan warna di altar utama Christ Cathedral yang baru. Organ yang telah direstorasi tersebut dipasang kembali di Christ Cathedral pada awal tahun 2020.

Jangan lupa untuk mengunjungi katedral bergaya modern ini jika nanti kamu ada kesempatan untuk berwisata ke California, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article