5 Fakta Common Froghopper, Serangga Merah Hitam yang Jago Melompat

- Common Froghopper (Cercopis vulnerata) adalah serangga Eropa berukuran 9–11 milimeter, berciri tubuh hitam mengilap dengan corak merah terang di punggung.
- Nimfanya hidup di bawah tanah dengan mengisap cairan akar dan terlindungi busa, sementara individu dewasa mengisap cairan rumput serta tumbuhan rendah.
- Saat terganggu, Common Froghopper melompat dengan kaki belakang dalam kurang dari satu milidetik; serangga dewasa juga dapat terbang dan menghuni padang rumput hingga tepian hutan.
Di antara rerumputan dan tumbuhan rendah di berbagai wilayah Eropa, terdapat serangga kecil dengan penampilan yang sangat mencolok, yaitu Common Froghopper (Cercopis vulnerata). Serangga ini memiliki tubuh hitam mengilap dengan pola merah terang di bagian punggungnya, sehingga cukup mudah dikenali ketika bertengger di atas tanaman. Meski panjang tubuhnya hanya sekitar 9-11 milimeter, Common Froghopper memiliki kemampuan melompat yang luar biasa.
Serangga ini termasuk keluarga Cercopidae dalam Ordo Hemiptera dan dapat ditemukan di berbagai habitat, mulai dari padang rumput hingga tepian hutan. Kehidupannya juga menarik karena nimfanya menghabiskan sebagian besar waktunya di bawah tanah, sedangkan individu dewasa lebih sering terlihat di atas tumbuhan. Yuk, kita telusuri lima fakta menarik Common Froghopper, serangga merah-hitam yang jago melompat ini!
1. Memiliki tubuh hitam mengilap dengan corak merah

serangga cercopis vulnerata (inaturalist.org/Gaël Covain) Ciri paling mencolok dari Common Froghopper adalah perpaduan warna hitam mengilap dan merah terang pada bagian punggungnya. Pola tersebut membuatnya mudah dibedakan dari banyak serangga kecil lain yang hidup di rerumputan dan semak-semak. Greater Manchester Environment Trust menyebutkan bahwa ukuran tubuhnya berkisar antara 9-11 milimeter, tetapi penampilannya yang kontras membuatnya cukup mudah dikenali ketika sedang bertengger di batang tanaman.
Nama ilmiah Cercopis vulnerata juga memiliki makna menarik karena kata vulnerata berasal dari bahasa Latin yang berarti terluka. Nama tersebut merujuk pada bercak merah di tubuhnya yang sekilas menyerupai tanda luka pada permukaan hitam. Kombinasi warna ini menjadi ciri khas yang membuat Common Froghopper mendapat julukan Red-and-black Froghopper di sejumlah negara.
2. Nimfanya hidup di bawah tanah

serangga cercopis vulnerata (commons.wikimedia.org/Ben Sale) Kehidupan Common Froghopper berbeda antara fase muda dan dewasa karena kedua tahap tersebut menempati lingkungan yang tidak sama. Dilansir Hampshire Cultural Trust, nimfanya hidup di bawah tanah dan mengisap cairan dari akar rumput serta tumbuhan lainnya, sehingga jarang terlihat oleh manusia. Sebaliknya, individu dewasa lebih mudah ditemukan di atas permukaan tanaman ketika mencari makan atau berpindah tempat.
Selama fase nimfa, serangga ini juga menghasilkan massa busa yang membungkus tubuhnya sebagai perlindungan. Busa tersebut terbentuk dari cairan tumbuhan yang dikeluarkan dan dicampur dengan udara melalui gerakan tubuhnya. Lapisan berbusa ini membantu menjaga kelembapan serta melindungi nimfa dari kekeringan dan sejumlah pemangsa.
3. Mampu melompat dalam waktu kurang dari satu milidetik

serangga cercopis vulnerata (inaturalist.org/Fabian A. Boetzl) Kemampuan melompat menjadi salah satu keistimewaan Common Froghopper yang membuatnya menarik untuk diteliti. Dilansir The Wildlife Trusts, ketika merasa terganggu, serangga ini dapat melontarkan tubuhnya ke udara dengan bantuan kaki belakang yang mampu bergerak sangat cepat. Perpanjangan kaki belakang saat melalukan lompatan dapat berlangsung dalam waktu kurang dari satu milidetik.
Gerakan tersebut melibatkan koordinasi otot dan struktur kaki belakang yang memungkinan tenaga dilepaskan dengan sangat cepat. Mekanisme ini membantu Common Froghopper menjauh dari ancaman sebelum pemangsa sempat menangkapnya. Selain melompat, serangga dewasa ini juga memiliki sayap dan mampu terbang, sehingga mempunyai lebih dari satu cara untuk berpindah tempat.
4. Mengisap cairan dari tumbuhan

serangga cercopis vulnerata (inaturalist.org/Tomasz Wilk) Common Froghopper termasuk serangga pemakan cairan tumbuhan yang menggunakan alat mulut menyerupai paruh untuk mengambil makanannya. Mengutip Biodiversity Data Journal, individu dewasa mengisap cairan dari rumput dan tumbuhan rendah, sedangkan nimfanya mengambil cairan dari akar di bawah tanah. Perbedaan lokasi mencari makan tersebut berkaitan erat dengan perubahan habitat yang dialaminya selama siklus hidup.
Seperti anggota kelompok froghopper lainnya, serangga ini mengambil cairan dari jaringan tumbuhan melalui alat mulut khusus yang dapat menembus permukaan tanaman. Cairan tersebut menjadi sumber nutrisi bagi pertumbuhan dan aktivitasnya, baik ketika masih berupa nimfa maupun setelah menjadi dewasa. Karena memanfaatkan cairan tumbuhan, beberapa spesies froghopper juga diteliti dalam kaitannya dengan penyebaran bakteri patogen tanaman, meskipun peran spesifik Common Froghopper sebagai vektor penyakit tertentu perlu dibedakan dari potensi umum kelompoknya.
5. Menghuni padang rumput dan tepian hutan di Eropa

serangga cercopis vulnerata (inaturalist.org/zsiciarz) Common Froghopper dapat ditemukan di berbagai habitat terbuka maupun berhutan, termasuk padang rumput, tepian hutan, semak belukar, dan kawasan yang ditumbuhi tanaman rendah. Serangga dewasa umumnya terlihat pada musim semi hingga musim panas, terutama antara April dan Agustus di Inggris. Pada periode tersebut, mereka sering ditemukan bertengger di batang atau daun tumbuhan sambil mencari makan dan beraktivitas.
Di Inggris, spesies ini tercatat tersebar luas di wilayah dataran Inggris dan Wales serta dianggap umum di sejumlah kawasan. Namun, informasi persebaran tersebut tidak berarti bahwa serangga ini dapat ditemukan secara alami di seluruh dunia karena wilayah kemunculannya berbeda-beda menurut kondisi geografis. Keberadaan Common Froghopper di lingkungan bervegetasi menunjukkan pentingnya habitat yang menyediakan tumbuhan sebagai sumber makanan dan tempat berlangsungnya siklus hidup.
Common Froghopper memperlihatkan bahwa serangga berukuran kecil dapat memiliki kemampuan dan strategi bertahan hidup yang luar biasa. Tubuh hitam-merah yang mencolok, fase nimfa yang tersembunyi di bawah tanah, serta lompatan supercepat menjadikannya serangga yang menarik untuk dipelajari. Dengan memahami kehidupan Common Froghopper, kita dapat melihat lebih dekat keunikan serangga yang kerap luput dari perhatian di antara rerumputan dan tumbuhan liar.



















