Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Ilmiah Kura-kura Peta Utara, Sangat Sulit Didekati
kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus)
  • Kura-kura peta utara endemik Amerika Serikat dan Kanada, dengan populasi introduksi di Republik Ceko. Spesies ini menampilkan perbedaan ukuran ekstrem antara jantan dan betina.
  • Saat musim dingin, kura-kura ini berdiam di bawah air dari November hingga awal April. Di luar periode itu, mereka aktif siang hari, berjemur berkelompok, dan sangat waspada.
  • Meski berstatus risiko rendah, populasinya mulai tertekan spesies kura-kura lebih adaptif yang memasuki habitat perairan luas, tempat spesies ini bergantung pada kayu besar untuk berjemur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberagaman spesies kura-kura tak kalah dari reptil lain seperti ular, kadal, atau buaya. Kura-kura juga punya penyebaran yang sangat luas, mulai dari Amerika, Afrika, hingga Asia. Nah, dari banyaknya spesies kura-kura di dunia, Graptemys geographica atau kura-kura peta utara menjadi salah satu spesies yang sangat menarik.

Pertama, ia merupakan satwa endemik Amerika utara. Kura-kura peta utara juga menunjukan dimorfisme seksual yang sangat ekstrem sehingga mudah dikenali. Ketika musim dingin tiba, hewan ini juga mampu hidup di dalam air secara penuh, lho. Penasaran dengan reptil tersebut? Kupas tuntas berbagai fakta uniknya di bawah ini, yuk.

1. Kura-kura peta utara adalah hewan endemik Amerika Utara

kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus)

Dilansir The Reptile Database, kura-kura peta utara hanya bisa ditemukan di Amerika Serikat dan Kanada. Fakta tersebut membuatnya menyandang gelar sebagai spesies endemik Amerika Utara. Penyebarannya di Amerika Serikat mencakup wilayah Louisiana, Mississippi, New Jersey, Arkansas, New York, hingga Ohia. Di Kanada sendiri penyebarannya lebih sempit karena hanya mencakup dua daerah, yaitu Quebec dan Ontario. Menariknya, spesies ini juga punya populasi di Republik Ceko. Namun, ia dianggap sebagai spesies alien atau spesies introduksi di negara tersebut.

2. Menunjukan dimorfisme seksual yang sangat ekstrem

kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/D. Gordon E. Robertson)

Dilansir JungleDragon, kura-kura peta utara menunjukan dimorfisme seksual yang sangat ekstrem. Dalam hal ini, individu jantan punya panjang 10-16 centimeter dengan bobot maksimal 400 gram. Sementara itu, individu betina memiliki ukuran dua kali lipat lebih besar dengan panjang 18-27 centimeter dan bobot maksimal mencapai 2,5 kilogram.

Kura-kura betina juga memiliki kepala yang lebih lebar dari jantan, menandakan perbedaan pola makan dan pilihan makanan. Kura-kura jantan sendiri memiliki tempurung yang lebih sempit, kepala lebih runcing, serta ekor lebih panjang dan tebal. Soal warna jantan dan betina tak terlalu berbeda, yaitu perpaduan cokelat, hijau lumut, dan warna kuning. Selain itu, sisi tempurung kura-kura ini juga begerigi.

3. Berdiam diri di bawah air selama musim dingin

kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/U.S. Fish and Wildlife Service - Midwest Region)

Dilansir Animal Diversity Web, kura-kura peta utara akan berdiam diri selama November hingga awal April, tepatnya saat musim dingin. Kala itu, ia akan berdiam diri di dalam air dan tak akan muncul ke permukaan. Kura-kura ini biasanya akan menggali lubang, berdiam diri di dasar air berlumpur, atau hanya berdiam diri di bawah batang kayu besar yang tenggelam.

Di luar musim dingin kura-kura peta utara berubah menjadi hewan yang sangat aktif. Reptil ini termasuk spesies diurnal yang aktif pada siang hari. Ia juga kerap berjemur di siang hari. Menariknya, hewan ini akan berjemur secara berkelompok. Ia juga sangat waspada, bahkan akan langsung kabur saat mendeteksi gerakan kecil. Karena itu, kamu akan kesulitan mendekati hewan ini.

4. Makanannya berbeda dari spesies lain yang berkerabat dekat

kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/USFWS Midwest Region)

Kura-kura peta utara merupakan spesies kura-kura peta (genus Graptemys). Jika dibadingkan dengan kura-kura lain dari famili Emydidae, kura-kura peta merupakan jenis kura-kura yang lebih condong ke kebiasaan karnivor (memakan daging). Laman Animalia menerangkan kalau kura-kura betina sangat suka memakan moluska berukuran besar. Ia bisa menghancurkan cangkang keras moluska dengan kepalanya yang lebar. Di sisi lain, kura-kura jantan yang punya kepala runcing dan kecil lebih suka memakan hewan lain seperti serangga dan moluska kecil.

5. Mulai terancam oleh spesies lain yang lebih adaptif

kura-kura peta utara (commons.wikimedia.org/USFWS Midwest Region)

Kura-kura peta utara memang bukan hewan terancam punah. Ia dimasukan ke kategori least concern (risiko rendah), menandakan populasinya yang melimpah. Meski begitu, dewasa ini populasi kura-kura peta utara mulai mendapat ancaman. Dilansir iNaturalist, populasi kura-kura peta utara mulai tergeser oleh kehadiran spesies lain yang lebih adaptif.

Dalam hal ini, kura-kura peta utara merupakan spesies yang hanya bisa hidup di lingkungan yang spesifik, yaitu perairan luas yang dipenuhi kayu berukuran besar dan "sampah" lain agar lebih mudah untuk berjemur. Di sisi lain, ada banyak spesies kura-kura yang bisa hidup di berbagai habitat. Mereka mulai masuk ke habitat kura-kura peta utara dan perlahan menggusur populasinya.

Setelah mengupas berbagai fakta unik kura-kura peta utara kamu jadi tahu bahwa kehidupan reptil tersebut cukup sulit. Ia tak hanya terancam, tapi memiliki kehidupan kompleks yang berbeda dengan hewan lain. Karena itu, perlu adanya upaya perlindungan yang serius. Jika ia tak dilindungi, maka eksistensi kura-kura peta utara bisa makin terancam di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article