Istana tersebut juga sangat ikonik karena pernah menjadi tempat tinggal Putri Diana. Selain itu, ada berbagai keunikan lain yang membuatnya menarik untuk diketahui. Yuk, simak 5 fakta tentang Istana Kensington berikut ini.
5 Fakta Istana Kensington, Kediaman Putri Diana yang Penuh Sejarah

- Istana Kensington dikenal sebagai kediaman bersejarah yang pernah dihuni Putri Diana, tempat ia membesarkan Pangeran William dan Pangeran Harry hingga wafat pada tahun 1997.
- Taman Sunken Garden menjadi ikon istana dengan patung perunggu Putri Diana di tengahnya, melambangkan kepedulian sosial dan menghadirkan suasana tenang penuh kenangan.
- Dibangun sejak abad ke-17 dari Nottingham House, istana ini dirancang Sir Christopher Wren dengan gaya sederhana dan ukuran lebih kecil dibanding Istana Buckingham untuk kehidupan kerajaan yang lebih privat.
Istana Kensington merupakan kediaman kerajaan yang terletak di Kensington Gardens, London bagian barat. Berada di tengah area hijau yang asri, hunian ini dikenal sebagai bangunan bersejarah dengan suasana yang tenang dan nyaman.
1. Pernah menjadi kediaman Putri Diana

Istana Kensington menjadi tempat tinggal Putri Diana setelah menikah dengan Pangeran Charles pada tahun 1981. Ia menempati Apartment 8 dan 9, yang menjadi saksi perjalanannya sebagai anggota keluarga kerajaan sekaligus tempat membesarkan kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.
Selama tinggal di sana, Putri Diana memberikan sentuhan pribadi pada hunian tersebut dengan menata interiornya agar terasa lebih hangat dan sesuai seleranya. Ia menetap di sana hingga wafat pada tahun 1997, sehingga Istana Kensington menjadi salah satu simbol yang paling melekat dengan sosoknya.
2. Memiliki taman ikonik bernama Sunken Garden

Salah satu bagian paling menarik di istana ini adalah Sunken Garden, sebuah taman yang sudah ada sejak tahun 1908. Taman ini dirancang dengan gaya klasik, dilengkapi kolam di bagian tengah serta gerbang besi yang elegan. Tempat ini dikenal sebagai lokasi favorit Putri Diana untuk mencari ketenangan.
Sebagai bentuk penghormatan, kini berdiri patung perunggu Putri Diana yang dikelilingi tiga anak sebagai lambang kepedulian sosialnya. Area sekitarnya dihiasi berbagai bunga yang tertata rapi, menciptakan suasana asri dan penuh kenangan.
3. Sejarahnya sudah dimulai sejak abad ke-17

Sebelum menjadi istana megah, bangunan ini awalnya adalah rumah sederhana bernama Nottingham House. Pada tahun 1689, Raja William III dan Ratu Mary II membelinya karena lokasinya memiliki udara yang lebih bersih. Sejak saat itu, bangunan ini diperluas secara bertahap hingga menjadi bentuk yang kita kenal sekarang.
Istana ini juga menjadi saksi masa kecil Ratu Victoria. Proses pengembangannya pun sempat diwarnai tantangan, termasuk insiden runtuhnya sebagian dinding saat konstruksi berlangsung. Transformasi dari rumah tinggal biasa menjadi istana membuktikan nilai sejarahnya yang sangat penting.
4. Desain arsitekturnya berbeda dari istana lain

Arsitektur Istana Kensington memiliki ciri khas yang berbeda dari istana kerajaan lainnya. Dikembangkan oleh arsitek ternama, Sir Christopher Wren, bangunan ini mengutamakan konsep kesederhanaan, keseimbangan, dan penggunaan cahaya alami.
Berbeda dengan istana lain yang menonjolkan kemewahan yang mencolok, Kensington dirancang agar terasa lebih sederhana. Penataan ruangnya dibuat lebih fungsional untuk mendukung kehidupan keluarga kerajaan yang lebih privat.
5. Ukurannya lebih kecil dari Istana Buckingham

Istana Kensington memang tidak sebesar Istana Buckingham karena fungsi awalnya bukan sebagai pusat pemerintahan utama, melainkan tempat tinggal yang nyaman. Sejak awal dikembangkan dari Nottingham House, konsepnya memang lebih fokus pada aspek hunian yang tidak terlalu luas.
Jika Istana Buckingham digunakan untuk kegiatan kenegaraan berskala besar, Kensington lebih difokuskan sebagai kediaman privat. Hal ini memberikan suasana yang lebih intim dan hangat, namun tetap memiliki wibawa kerajaan yang kuat.
Istana Kensington bukan sekadar bangunan bersejarah, tetapi juga penyimpan cerita penting bagi monarki Inggris. Dari warisan Putri Diana hingga perjalanannya sejak abad ke-17, istana ini tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keluarga kerajaan hingga kini.


















