5 Fakta Istana Tajhat, Istana Megah Warisan Zamindar di Bangladesh

- Istana Tajhat di Rangpur, Bangladesh, dibangun awal abad ke-20 oleh Maharaja Kumar Gopal Lal Roy sebagai kediaman dan simbol kekuasaan keluarga zamindar.
- Bangunan dua lantai bergaya Indo-Eropa ini berciri fasad putih, susunan berbentuk U, kolom simetris, taman luas, serta tangga marmer lebar yang ikonik.
- Setelah era zamindar, Tajhat sempat menjadi cabang Pengadilan Tinggi Bangladesh pada 1984–1991 dan kini menjadi Rangpur Museum sejak 2005, menyimpan koleksi sejarah serta arkeologi.
Istana Tajhat atau Tajhat Rajbari merupakan bangunan bersejarah yang berada di Tajhat, Rangpur, Bangladesh. Bangunan megah ini didirikan pada awal abad ke-20 dan menjadi salah satu peninggalan penting dari era zamindar di wilayah Bengal. Fasad putih yang monumental, tangga marmer yang lebar, serta taman yang luas di sekelilingnya membuat Istana Tajhat tampak seperti istana Eropa yang berdiri di tengah Bangladesh.
Pada masa kejayaannya, istana ini menjadi kediaman keluarga zamindar Tajhat dan menjadi pusat kehidupan sosial serta administratif di wilayah tersebut. Setelah masa pemerintahan zamindar berakhir, bangunan ini mengalami beberapa perubahan fungsi sebelum akhirnya digunakan sebagai museum. Berikut lima fakta menarik Istana Tajhat, istana megah warisan zamindar di Bangladesh.
1. Dibangun oleh keluarga zamindar tajhat
istana tajhat di Bangladesh (commons.wikimedia.org/Moniruzzaman Masum) Istana Tajhat dibangun pada awal abad ke-20 oleh Maharaja Kumar Gopal Lal Roy, salah satu tokoh penting dari keluarga zamindar Tajhat. Dilansir Nijhoom, pembangunan istana mencerminkan kekayaan dan status sosial keluarga tersebut pada masa ketika sistem zamindari masih memiliki pengaruh besar di Bengal. Kompleks bangunan kemudian menjadi pusat kediaman sekaligus simbol kekuasaan keluarga zamindar di wilayah Rangpur.
Istilah zamindar merujuk pada kelompok pemilih atau pengelola tanah yang memiliki peran penting dalam sistem agraria pada masa pemerintahan kolonial di Asia Selatan. Kemegahan Istana Tajhat memperlihatkan bagaimana keluarga elite lokal menggunakan arsitektur monumental untuk menunjukkan status dan pengaruh mereka. Sejarah tersebut membuat istana ini tidak hanya penting dari sisi arsitektur, tetapi juga sebagai peninggalan sejarah sosial Bangladesh.
2. Memiliki arsitektur bergaya Indo-Eropa

istana tajhat di Bangladesh (commons.wikimedia.org/SabbirAbeir) Istana Tajhat memiliki bentuk bangunan yang memperlihatkan perpaduan antara pengaruh arsitektur Eropa dan unsur lokal Asia Selatan. Fasad utamanya didominasi warna putih dengan deretan kolom, jendela, serta elemen dekoratif yang memberikan kesan monumental. Bentuk tersebut membuat istana ini sering dianggap memiliki karakter arsitektur Indo-Eropa yang khas.
Dilansir The Independent Bangladesh, bangunan utama terdiri atas dua lantai dan memiliki susunan ruang yang membentuk pola menyerupai huruf U. Di bagian depan terdapat tangga besar yang mengarah menuju lantai utama, sementara area di sekelilingnya dahulu digunakan sebagai taman dan halaman istana. Perpaduan antara bentuk simetris, kolom, dan halaman luas membuat Istana Tajhat tampak megah dari berbagai sudut.
3. Memiliki tangga marmer yang menjadi ciri paling ikonik

istana tajhat di Bangladesh (commons.wikimedia.org/Sadaka Tamanna) Salah satu bagian paling mencolok dari Istana Tajhat adalah tangga utama yang sangat lebar di bagian depan bangunan. Dilansir lonely planet, tangga tersebut menggunakan marmer dan terdiri atas banyak anak tangga yang menghubungkan halaman dengan lantai utama istana. Ukurannya yang besar membuat tangga menjadi elemen visual yang langsung menarik perhatian pengunjung.
Tangga marmer tersebut juga memperkuat kesan megah yang ingin ditampilkan oleh bangunan istana. Dari bagian bawah tangga, pengunjung dapat melihat keseluruhan fasad dengan deretan kolom dan balkon yang tersusun simetris. Hingga sekarang, tangga utama Istana Tajhat menjadi salah satu bagian bangunan yang paling sering menjadi objek fotografi.
4. Pernah digunakan sebagai bagian dari sistem peradilan Bangladesh

istana tajhat di Bangladesh (commons.wikimedia.org/Badal Chandra Sarker) Setelah era zamindar berakhir, Istana Tajhat tidak langsung menjadi museum seperti sekarang. Dilansir The Asian Age, bangunan ini sempat mengalami perubahan fungsi dan digunakan sebagai tempat kegiatan pemerintahan, termasuk sebagai cabang Pengadilan Tinggi Bangladesh di Rangpur pada periode 1984 hingga 1991. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa bangunan bersejarah ini tetap memiliki nilai praktis setelah fungsi aslinya berakhir.
Penggunaan sebagai lembaga peradilan menjadi salah satu bab penting dalam sejarah Istana Tajhat. Bangunan yang sebelumnya menjadi kediaman keluarga elite kemudian digunakan untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan hukum. Perubahan fungsi tersebut turut membantu mempertahankan keberadaan bangunan sebelum akhirnya dikembangkan sebagai tempat penyimpanan dan pameran benda-benda bersejarah.
5. Kini menjadi rangpur museum

istana tajhat di Bangladesh (commons.wikimedia.org/Abu Hasan Mehedi) Istana Tajhat sekarang digunakan sebagai lokasi Rangpur Museum, yang menyimpan berbagai benda bersejarah dan arkeologis dari wilayah Rangpur serta kawasan Bangladesh lainnya. Museum tersebut memiliki koleksi seperti manuskrip kuno berbahasa Sanskerta dan Arab, artefak terakota, patung, ukiran batu, serta berbagai benda yang berkaitan dengan sejarah dan budaya setempat. Koleksi tersebut membuat kunjungan ke istana tidak hanya memberikan pengalaman arsitektur, tetapi juga kesempatan untuk mengenal warisan budaya Bangladesh.
Rangpur Museum mulai menempati bagian lantai kedua Istana Tajhat pada 2005. Penggunaan bangunan bersejarah sebagai museum memberikan fungsi baru yang membantu menjaga warisan arsitektur sekaligus membuka akses masyarakat terhadap koleksi sejarah. Dengan demikian, Istana Tajhat kini menjadi tempat bertemunya sejarah zamindar, arsitektur kolonial, dan warisan budaya Bangladesh dalam satu kompleks.
Istana Tajhat merupakan salah satu peninggalan paling menarik dari era zamindar di wilayah Rangpur, Bangladesh. Arsitektur Indo-Eropa, tangga marmer yang megah, sejarah penggunaannya sebagai lembaga pemerintahan, hingga perannya sebagai Rangpur Museum membuat bangunan ini memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Keberadaan Istana Tajhat menunjukkan bagaimana sebuah kediaman elite dari masa lalu dapat berubah menjadi pusat pelestarian sejarah dan budaya bagi generasi sekarang.












![[QUIZ] Pilih Dinosaurus, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250605/upload_99e150093c7e8121498fcaf79084a3a6.jpg)


![[QUIZ] Kamu Anak Gunung atau Anak Pantai? Cari Tahu dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20250226/quiz-kamu-anak-gunung-atau-anak-pantai-cek-berdasar-karaktermu-2-f3e3c491e4e213b376987f9e254be8a2.jpg)




