Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Menara Belém, Benteng Bersejarah yang Menjadi Ikon Lisbon

5 Fakta Menara Belém, Benteng Bersejarah yang Menjadi Ikon Lisbon
Menara Belém (commons.wikimedia.org/Lisbon Photoshoots)
  • Menara Belém dibangun sekitar 1514 pada masa Raja Manuel I, terkait era pelayaran Portugal dan ekspedisi Vasco da Gama menuju India.
  • Berdiri di pintu masuk pelabuhan Lisbon, menara ini awalnya berfungsi mengawasi kapal, melindungi akses sungai, memeriksa kedatangan, serta memungut bea cukai.
  • Bergaya Manueline dengan ornamen maritim dan kepala badak, Menara Belém pernah menjadi penjara serta ditetapkan UNESCO bersama Biara Jerónimos pada 1983.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setiap negara memiliki landmark bersejarah yang menjadi kebanggaan sekaligus saksi perjalanan bangsanya. Bagi Portugal, salah satunya adalah Menara Belém yang berdiri di tepi Sungai Tagus, Lisbon. Bangunan ini bukan sekadar menara dengan bentuk yang khas, melainkan juga menyimpan cerita tentang sejarah Portugal pada masa pelayaran dan penjelajahan.

Di balik dinding batunya, Menara Belém memiliki berbagai fakta menarik, mulai dari perannya dalam sistem pertahanan Lisbon, gaya arsitekturnya, hingga perubahan fungsi dari masa ke masa. Lantas, apa saja fakta menarik lainnya tentang benteng bersejarah ini? Yuk, simak 5 fakta Menara Belém berikut ini!

  1. 1. Dibangun pada era pelayaran Portugal

    Menara Belém
    Menara Belém (commons.wikimedia.org/Basilicofresco)

    Menara Belém dibangun pada awal abad ke-16, ketika Portugal sedang berada pada masa kejayaan pelayaran dan penjelajahan samudra di bawah pemerintahan Raja Manuel I. Dirancang oleh arsitek Francisco de Arruda dan mulai dibangun sekitar tahun 1514, menara ini juga berkaitan dengan ekspedisi Vasco da Gama menuju India. Karena itu, Menara Belém menjadi salah satu pengingat penting atas kejayaan maritim Portugal pada masa tersebut.

    Kawasan Belém sendiri memiliki hubungan erat dengan aktivitas pelayaran Portugal. Dari kawasan ini, para pelaut berangkat menuju berbagai wilayah di dunia, sehingga kawasan tersebut lekat dengan sejarah penjelajahan Portugal.

  2. 2. Awalnya merupakan bagian dari sistem pertahanan Lisbon

    Menara Belém
    Menara Belém (commons.wikimedia.org/Simon Burchell)

    Selain berkaitan dengan sejarah pelayaran, Menara Belém sejak awal juga memiliki fungsi pertahanan. Bangunan ini berdiri di tepi Sungai Tagus, tepat di pintu masuk pelabuhan Lisbon. Lokasinya yang strategis membuat menara ini dapat digunakan untuk mengawasi kapal yang melintas sekaligus membantu melindungi akses menuju pelabuhan.

    Fungsi pertahanan tersebut terlihat dari bentuk bangunannya yang memadukan menara tinggi dengan benteng. Bagian benteng dilengkapi bukaan untuk meriam, sementara posisi menara mendukung pengawasan terhadap kapal di sungai. Menara Belém juga pernah digunakan untuk memeriksa kapal yang datang, termasuk dalam urusan kesehatan dan pemungutan bea cukai.

  3. 3. Arsitekturnya mencerminkan gaya Manueline

    arsitektur Menara Belém
    arsitektur Menara Belém (commons.wikimedia.org/Ingo Mehling)

    Menara Belém merupakan salah satu contoh arsitektur bergaya Manueline, yaitu gaya khas Portugal yang berkembang pada masa pemerintahan Raja Manuel I. Gaya ini memadukan pengaruh Gotik, Renaisans Italia, dan Moorish. Ciri khasnya terlihat pada berbagai ornamen maritim di bagian luar menara, seperti ukiran berbentuk tali dan simpul laut, armillary sphere, serta salib Order of Christ.

    Salah satu detail yang paling unik adalah pahatan batu berbentuk kepala badak di salah satu menara pengawas. Pahatan tersebut terinspirasi dari seekor badak hidup yang tiba di Lisbon pada 1515 sebagai hadiah dari Sultan Muzaffar Shah II. Kedatangan hewan tersebut kemudian diabadikan melalui salah satu ornamen pada Menara Belém.

  4. 4. Pernah mengalami perubahan fungsi

    Menara Belém
    Menara Belém (commons.wikimedia.org/Simon Burchell)

    Seiring berjalannya waktu, Menara Belém mengalami perubahan fungsi dan tidak lagi hanya digunakan sebagai bagian dari sistem pertahanan. Salah satu perubahan terjadi pada ruang bawah tanah yang awalnya dirancang untuk menyimpan bubuk mesiu, namun sejak tahun 1580 ruang tersebut digunakan sebagai penjara.

    Meski mengalami berbagai alih fungsi dari masa ke masa, bangunan ini tetap mempertahankan tata letak aslinya. Berbagai upaya pemugaran berkelanjutan pun selalu dilakukan dengan mempertahankan material serta teknik bangunan aslinya.

  5. 5. Masuk Daftar UNESCO Bersama Biara Jerónimos

    Menara Belém
    Menara Belém (pixabay.com/DEZALB)

    Menara Belém ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1983 bersama Biara Jerónimos dalam satu situs bernama Monastery of the Hieronymites and Tower of Belém in Lisbon. Penetapan ini menunjukkan pentingnya kedua bangunan tersebut sebagai peninggalan budaya yang berkaitan erat dengan sejarah Portugal.

    Kompleks Belém menjadi bukti penting kejayaan Portugal pada era penjelajahan saat membangun hubungan dan pertukaran dengan berbagai kebudayaan dunia. Hingga kini, Menara Belém tetap berdiri kokoh sebagai salah satu simbol sejarah dan identitas Portugal.

    Menara Belém menunjukkan bahwa sebuah bangunan bersejarah bisa menyimpan banyak kisah menarik dari berbagai era. Dari simbol kejayaan pelayaran Portugal hingga menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO, menara ini menjadi bukti perjalanan sejarah yang menarik untuk dipelajari. Semoga 5 fakta ini dapat menambah pengetahuanmu tentang salah satu ikon bersejarah Portugal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More