Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Kandersteg, Desa Indah Swiss yang Berselimut Pegunungan
desa Kandersteg di Swiss (commons.wikimedia.org/Chmee2)
  • Kandersteg adalah desa di Bernese Oberland, Kanton Bern, pada ketinggian sekitar 1.200 meter, dikelilingi Pegunungan Alpen dengan lanskap berbeda pada musim panas dan dingin.
  • Desa ini menjadi akses menuju Danau Oeschinen berair biru kehijauan, bagian situs Warisan Dunia UNESCO Swiss Alps Jungfrau-Aletsch, yang dapat dicapai berjalan kaki atau gondola.
  • Kandersteg mempertahankan tradisi chalet, peternakan, dan pertanian alpine, sekaligus menawarkan ski lintas alam serta koneksi kereta Lötschberg ke Valais, termasuk layanan angkutan kendaraan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kandersteg merupakan sebuah desa sekaligus munisipalitas yang berada di kawasan Bernese Oberland, Kanton Bern, Swiss. Permukiman ini terletak di lembah pegunungan dengan ketinggian sekitar sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi panorama Pegunungan Alpen yang menawan. Pemandangan berupa lereng hijau, puncak berbatu, serta rumah-rumah bergaya tradisional membuat Kandersteg memiliki suasana khas desa pegunungan Swiss.

Keindahan Kandersteg tidak hanya dapat dinikmati saat musim panas, tetapi juga ketika salju menyelimuti kawasan tersebut pada musim dingin. Desa ini menjadi titik awal berbagai jalur pendakian dan aktivitas alam, sekaligus menjadi pintu menuju Danau Oeschinen yang terkenal karena warna airnya yang biru kehijauan. Yuk, kita telusuri 5 fakta menarik Kandersteg, desa indah Swiss yang berselimut pegunungan ini!

1. Terletak di lembah pegunungan alpen dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter

desa Kandersteg di Swiss (commons.wikimedia.org/Jag9889)

Kandersteg berada di ujung sebuah lembah pegunungan yang dikelilingi puncak-puncak Alpen Bernese. Dilansir My Switzerland, desa ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki lanskap yang sangat berbeda dari kawasan perkotaan Swiss. Pegunungan yang mengelilinginya juga membuat Kandersteg memiliki panorama alam yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Posisinya di lembah membuat Kandersteg dikelilingi berbagai jalur alam dan kawasan pegunungan. Pada musim panas, lereng di sekitar desa berubah hijau dan dipenuhi bunga alpine, sedangkan musim dingin menghadirkan pemandangan bersalju yang cocok untuk berbagai aktivitas musim dingin. Kondisi tersebut membuat Kandersteg menjadi destinasi yang dapat dikunjungi sepanjang tahun.

2. Menjadi pintu menuju danau oeschinen

danau oeschinen (commons.wikimedia.org/Watzmann)

Salah satu daya tarik alam paling terkenal di sekitar Kandersteg adalah Oeschinensee atau Danau Oeschinen. Danau ini berada di kawasan pegunungan di atas Kandersteg dan dikelilingi tebing serta puncak Alpen yang menjulang tinggi. Airnya yang berwarna biru kehijauan membuat Oeschinensee menjadi salah satu lanskap alam paling ikonik di kawasan tersebut.

Dilansir Oeschinensee.ch, Oeschinensee dapat dicapai dari Kandersteg dengan berjalan kaki maupun menggunakan gondola menuju kawasan pegunungan. Setelah tiba di area danau, wisatawan dapat menikmati jalur pendakian, pemandangan pegunungan, dan berbagai aktivitas luar ruangan. Keindahan alamnya bahkan membuat Oeschinensee menjadi bagian dari situs Swiss Alps Jungfrau-Aletsch yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO.

3. Memiliki tradisi desa alpen yang masih kuat

desa Kandersteg di Swiss (commons.wikimedia.org/Chmee2)

Kandersteg mempertahankan karakter khas desa pegunungan Swiss melalui rumah-rumah tradisional, peternakan, serta lanskap budaya yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dilansir Ballenberg.ch, bangunan bergaya chalet dengan penggunaan kayu menjadi salah satu elemen yang memperkuat suasana tradisional di desa tersebut. Kehadiran padang rumput dan peternakan di sekitar permukiman juga memperlihatkan hubungan erat masyarakat dengan lingkungan pegunungan.

Tradisi pertanian dan peternakan alpine masih menjadi bagian dari identitas kawasan Kandersteg. Pada musim panas, ternak dapat dibawa menuju padang rumput pegunungan untuk memanfaatkan vegetasi yang tersedia. Kehidupan tradisional tersebut berpadu dengan aktivitas pariwisata sehingga Kandersteg mampu berkembang sebagai destinasi wisata tanpa sepenuhnya kehilangan karakter pedesaannya.

4. Populer untuk olahraga musim dingin

desa Kandersteg di Swiss (commons.wikimedia.org/Chmee2)

Ketika musim dingin tiba, Kandersteg berubah menjadi destinasi olahraga salju yang menarik. Dilansir bls connects, kawasan ini terutama dikenal dengan jalur ski lintas alam yang membentang di sekitar lembah dan menawarkan pemandangan pegunungan bersalju. Selain ski llintas alam, wisatawan juga dapat melakukan snowshoeing, seluncur es, dan berbagai kegiatan musim dingin lainnya.

Kandersteg bahkan memiliki reputasi khusus sebagai salah satu lokasi ski lintas alam penting di Swiss. Jalur yang tersedia memiliki tingkat kesulitan yang beragam sehingga dapat digunakan oleh pemula maupun penggemar olahraga musim dingin yang lebih berpengalaman. Suasana desa yang tenang dan panorama Alpen membuat aktivitas musim dingin di Kandersteg terasa semakin menarik.

5. Terhubung dengan valais melalui terowongan lötschberg

terowongan lötschberg (commons.wikimedia.org/Keko)

Kandersteg memiliki peran penting dalam jaringan transportasi Swiss karena menjadi salah satu ujung jalur kereta Lötschberg yang menghubungkannya dengan kawasan Valais. Terowongan Lötschberg dibangun untuk menembus Pegunungan Alpen dan menjadi bagian penting dari jalur transportasi yang menghubungkan wilayah Bernese Oberland dengan Valais. Jalur ini juga memungkinkan kendaraan diangkut menggunakan kereta sehingga pengendara tidak harus melewati jalur pegunungan secara langsung.

Kehadiran koneksi tersebut membuat Kandersteg tetap mudah dijangkau meskipun berada di kawasan pegunungan. Transportasi kereta yang mengangkut kendaraan menjadi salah satu ciri unik perjalanan menuju wilayah ini. Infrastruktur tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi transportasi Swiss membantu menghubungkan desa-desa Alpen dengan wilayah lain tanpa menghilangkan karakter alam pegunungan yang menjadi daya tariknya.

Kandersteg merupakan desa pegunungan Swiss yang menawarkan perpaduan antara panorama Alpen, tradisi pedesaan, dan berbagai aktivitas luar ruangan. Keberadaan Oeschinensee, olahraga musim dingin, serta jalur transportasi yang menembus Pegunungan Alpen membuat desa ini memiliki daya tarik yang beragam. Dengan lanskap indah dan karakter tradisional yang masih terasa, Kandersteg menjadi salah satu tempat menarik untuk mengenal pesona kehidupan di pegunungan Swiss.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article