Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Kangkok India, Burung Licik yang Suka Titip Telur
kangkok india (flickr.com/Vijay Anand Ismavel)
  • Kangkok india bertubuh ramping berekor panjang, berbulu abu-abu dengan garis hitam, serta memiliki iris coklat terang hingga kemerahan dan ciri berbeda antara jantan, betina, serta anaknya.
  • Burung pemalu dan penyendiri ini sulit terlihat di hutan atau kebun rimbun, tetapi dikenali lewat panggilan empat nada “bo-ko-ta-ko” yang digunakan untuk menarik pasangan dan menandai wilayah.
  • Betinanya menitipkan telur pada sarang burung lain; sementara kangkok india juga memangsa ulat berbulu, semut, belalang, rayap, dan kadang buah, sehingga membantu mengendalikan serangga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Burung kangkok india (Cuculus micropterus) adalah salah satu burung yang punya perilaku unik. Meski penampilannya sekilas mirip dengan burung lain, sifat dan perilakunya ternyata menyimpan banyak kejutan yang bikin penasaran.

Burung ini dikenal sebagai makhluk yang lebih suka menyendiri dan cukup pemalu, sehingga tidak mudah ditemukan jika kamu tidak benar-benar jeli saat mengamatinya di alam liar. Berikut ini lima fakta unik yang jarang diketahui orang tentang kangkok india. Yuk simak!

1. Tubuh ramping dengan ciri khas ekor dan warna iris

kangkok india (commons.m.wikimedia.org/Creepanta)

Salah satu hal paling menarik dari kangkok india adalah bentuk tubuhnya yang ramping dengan ekor panjang. Burung dewasa punya bulu bagian atas berwarna abu-abu dengan garis hitam tebal di bagian bawah tubuh dan ekor. Ada perbedaan sedikit pada bulu betina yang cenderung lebih kecoklatan daripada jantan, terutama di area dada dan ekor.​

Iris matanya juga cukup unik, mulai dari coklat terang sampai kemerahan, dengan cincin mata berwarna abu-abu. Fitur ini membantu kamu membedakan kangkok india dari burung serupa, seperti hawk-cuckoo. Anak burungnya, bahkan lebih jelas lagi, punya tanda putih di kepala dan bawah dagu yang kontras dengan wajah gelap.​

2. Suara panggilan empat nada yang sangat khas

kangkok india (commons.m.wikimedia.org/Rejaul karim.rk)

Burung kangkok india terkenal lewat suara panggilannya yang keras dan agak nyentrik. Panggilan ini terdiri dari empat nada dan sering digambarkan berbunyi seperti "bo-ko-ta-ko". Suara ini bisa terdengar menembus lebatnya hutan bahkan ketika burungnya sendiri sulit ditemukan.​

Pada musim kawin, pejantan bahkan bisa menyanyi sepanjang pagi, siang, hingga malam, baik saat hujan maupun cuaca cerah. Suara unik ini tak hanya untuk menarik pasangan, tapi juga sebagai penanda wilayah mereka di habitat yang ramai burung lain.​

3. Ahli menyamar dan pemalu di alam liar

kangkok india (flickr.com/Vijay Anand Ismavel)

Kangkok india adalah burung yang cenderung menyendiri dan pemalu. Mereka jarang terlihat bergerombol, lebih suka bergantung di pepohonan atau menyelinap di semak belukar. Karena perilaku ini, meski sering didengar suaranya, tidak banyak orang yang bisa melihat langsung burung ini di alam.​

Biasanya, mereka mencari makan di bagian atas kanopi dan beradaptasi sangat baik di hutan lebat maupun kebun yang rimbun. Sifatnya yang penyendiri membantu mereka menghindari predator serta menjaga privasi saat musim bertelur atau berburu mangsa.​

4. Tukang titip telur pada burung lain

kangkok india (flickr.com/Vijay Anand Ismavel)

Salah satu fakta paling unik dari kangkok india adalah perilaku parasit sarang. Betina kangkok india tidak membangun sarang sendiri, tapi justru meletakkan telurnya di sarang burung lain, khususnya drongo, warbler, atau corvid. Mereka bahkan kadang mengeluarkan telur asli burung inang untuk memberi ruang bagi telurnya sendiri.​

Setelah menetas, anak kangkok india akan menyingkirkan telur atau anak burung inang, sehingga mendapat perhatian dan makanan penuh dari induk asuhnya. Strategi unik ini membantu mereka memperbanyak keturunan tanpa harus repot mengurus anak sendiri, sekaligus meminimalisir risiko predasi.

5. Predator ulat berbulu

kangkok india (flickr.com/Vijay Anand Ismavel)

Fakta lain yang tak kalah menarik, kangkok india berperan penting sebagai pengendali populasi serangga, terutama ulat berbulu yang biasanya dihindari burung lain. Makanan utama mereka adalah serangga, khususnya ulat, semut, belalang, hingga terkadang buah-buahan.​

Mereka sering mencari makan di ketinggian kanopi, dengan cara berjalan pelan di pohon atau terbang rendah jika memburu serangga yang terbang, seperti rayap. Keberadaan kangkok india sangat menguntungkan bagi ekosistem hutan karena membantu mengurangi gangguan serangga perusak tumbuhan.​

Burung kangkok india bukan cuma sekadar burung penghuni hutan biasa. Kalau nanti kamu beruntung mendengar suara "bo-ko-ta-ko" di tengah hutan, besar kemungkinan itu adalah panggilan khas dari kangkok india si burung licik yang punya peran ekologi!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article