Kucing tortoiseshell dikenal melalui perpaduan warna hitam dan jingga yang membentuk pola tidak beraturan pada bulunya. Pola tersebut bukan sekadar variasi warna biasa, karena kemunculannya berkaitan dengan cara kromosom X mengatur warna. Mekanisme genetik ini juga membuat tortoiseshell hampir selalu ditemukan pada kucing betina.
Keunikan tortoiseshell tidak berhenti pada kombinasi warnanya. Proses yang terjadi pada kromosom X sejak tahap awal perkembangan dapat menghasilkan susunan warna yang berbeda pada setiap kucing. Berikut sejumlah fakta yang menjelaskan bagaimana pola khas tersebut dapat terbentuk.
