Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Menarik Cáceres, Kota Kuno dengan Jejak Romawi dan Moor

5 Fakta Menarik Cáceres, Kota Kuno dengan Jejak Romawi dan Moor
kota Cáceres di Spanyol (commons.wikimedia.org/Lorenzo Vallés)
Intinya Sih
  • Cáceres di Extremadura, Spanyol, dikenal dengan kota tuanya yang terjaga sejak abad pertengahan dan telah ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1986.
  • Kota ini memadukan pengaruh budaya Romawi dan Moor yang terlihat dari sisa jalan kuno, benteng, serta menara pertahanan peninggalan masa lalu.
  • Bangunan istana bangsawan abad pertengahan dan suasana autentik membuat Cáceres sering dijadikan lokasi syuting film serta tetap mempertahankan nuansa historisnya hingga kini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kota Cáceres merupakan salah satu kota bersejarah yang terletak di wilayah Extremadura, bagian barat Spanyol. Kota ini dikenal luas karena memiliki pusat kota tua yang masih terjaga dengan sangat baik sejak abad pertengahan. Berbagai bangunan kuno di kota ini mencerminkan perpaduan budaya dari berbagai peradaban yang pernah menguasai wilayah tersebut.

Keunikan arsitektur dan sejarah panjang membuat Cáceres menjadi destinasi wisata budaya yang penting di Spanyol. Kota ini bahkan diakui sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Berikut 5 fakta menarik tentang kota Cáceres yang menunjukkan kekayaan sejarah dan budayanya.

1. Pusat kota tuanya berstatus warisan dunia

Kota Tua Cáceres
kota tua Cáceres (commons.wikimedia.org/Alonso de Mendoza)

Kawasan Old Town of Cáceres menjadi daya tarik utama kota ini. Dilansir Spain's official tourism website, area tersebut dipenuhi bangunan bersejarah seperti istana, gereja, menara, dan rumah bangsawan dari berbagai periode sejarah. Keaslian arsitektur tersebut membuat kota ini terlihat seperti kota abad pertengahan yang masih hidup hingga sekarang.

Karena nilai sejarah dan arsitekturnya yang tinggi, kawasan ini ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1986. Penetapan tersebut mengakui pentingnya kota ini sebagai contoh luar biasa dari kota bersejarah yang berkembang dari berbagai budaya. Hingga kini, kawasan kota tua tersebut masih menjadi pusat wisata utama di Cáceres.

2. Memiliki pengaruh budaya romawi dan moor

Kota Cáceres di Spanyol
kota Cáceres di Spanyol (commons.wikimedia.org/Makoki20)

Sejarah Cáceres dipengaruhi oleh berbagai peradaban yang pernah menguasai wilayah Iberia. Britannica menyebutkan bahwa pada masa romawi, wilayah ini dikenal sebagai bagian dari provinsi Lusitania. Jejak peradaban tersebut masih terlihat dari sisa jalan kuno dan struktur bangunan yang pernah ada di sekitar kota.

Setelah masa Romawi, wilayah ini juga pernah dikuasai oleh bangsa Moor dari Afrika Utara. Pengaruh Moor terlihat pada sistem benteng dan menara yang menjadi bagian dari pertahanan kota pada masa lalu. Kombinasi pengaruh Romawi dan Moor inilah yang membentuk karakter sejarah unik kota Cáceres.

3. Dipenuhi istana bangsawan dari abad pertengahan

Istana Episkopal di Cáceres
istana episkopal di Cáceres (commons.wikimedia.org/Jesusccastillo)

Cáceres dikenal memiliki banyak istana dan rumah bangsawan yang dibangun pada abad pertengahan. Dilansir All Pyrenees, bangunan-bangunan tersebut biasanya dimiliki oleh keluarga bangsawan yang menjadi bagian penting dari kehidupan politik dan sosial kota pada masa itu. Banyak dari istana tersebut memiliki menara tinggi yang menjadi simbol status pemiliknya.

Sebagian besar bangunan bersejarah ini masih berdiri hingga sekarang dan telah dipugar dengan baik. Beberapa di antaranya bahkan diubah menjadi museum, hotel, atau pusat budaya. Keberadaan istana-istana ini menambah kesan megah dan historis pada kawasan kota tua Cáceres.

4. Sering digunakan sebagai lokasi syuting film

Kota Cáceres di Spanyol
kota Cáceres di Spanyol (commons.wikimedia.org/Tomás Fano)

Keaslian arsitektur kota membuat Cáceres sering digunakan sebagai lokasi syuting film dan serial televisi. Jalan-jalan batu, tembok kuno, serta bangunan abad pertengahan memberikan suasana yang sangat autentik. Hal ini membuat kota tersebut cocok dijadikan latar cerita sejarah atau fantasi.

Dilansir the Guardian, salah satu produksi terkenal yang menggunakan kota ini sebagai lokasi syuting adalah serial Game of Thrones. Beberapa bagian kota digunakan sebagai latar untuk menggambarkan kota fiksi dalam serial tersebut. Kehadiran produksi film besar ini semakin meningkatkan popularitas Cáceres di kalangan wisatawan.

5. Kota yang masih mempertahankan suasana abad pertengahan

Kota Cáceres di Spanyol
kota Cáceres di Spanyol (commons.wikimedia.org/Kani)

Salah satu daya tarik utama Cáceres adalah suasana kota tuanya yang masih terasa seperti masa lampau. Banyak jalanan di kawasan tersebut yang masih menggunakan batu dan dikelilingi bangunan kuno. Kondisi ini membuat pengunjung merasa seolah-olah berjalan di kota abad pertengahan.

Selain itu, pemerintah kota juga berupaya menjaga keaslian arsitektur dengan membatasi perubahan pada bangunan bersejarah. Upaya pelestarian tersebut membuat Cáceres tetap mempertahankan karakter historisnya. Karena itu, kota ini sering dianggap sebagai salah satu kota abad pertengahan yang paling terawat di Spanyol.

Cáceres merupakan kota bersejarah yang memiliki warisan budaya dari berbagai peradaban. Jejak Romawi, pengaruh Moor, serta bangunan abad pertengahan menciptakan karakter kota yang unik dan menarik. Dengan pusat kota tua yang masih terjaga dengan baik, Cáceres menjadi salah satu destinasi budaya paling istimewa di Spanyol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More