Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Omar Hayat Mahal, Rumah Bangsawan Tradisional di Pakistan
Interior dari Omar Hayat Mahal (juga dikenal sebagai Gulzar Manzil) di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Aamir Chattha)
  • Omar Hayat Mahal atau Gulzar Manzil di Chiniot, Punjab, dibangun Sheikh Omar Hayat pada 1923–1935 sebagai haveli lima lantai, melibatkan pengrajin lokal dan daerah lain.
  • Bangunan ini memadukan gaya Kebangkitan Indo-Saracen dan Mughal, dengan kayu, batu bata, plesteran, fresco, ukiran pintu-jendela, balkon jhiroka, serta detail marmer.
  • Setelah tragedi kematian Gulzar pada 1937, bangunan ditinggalkan dan rusak; pemerintah mengambil alih pada 1989, memugar, lalu menjadikannya pusat kebudayaan dan perpustakaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terletak di provinsi Punjab, Pakistan, Chiniot adalah sebuah kota sekaligus pusat pemerintahan Distrik Chiniot yang sangat terkenal dengan kerajinan perabot kayu yang rumit, arsitekturnya yang indah, serta masjid-masjid bersejarahnya. Di tengah kekayaan seni kota ini, berdiri Omar Hayat Mahal (yang juga dikenal sebagai Gulzar Manzil), sebuah haveli, yakni rumah besar atau rumah bangsawan tradisional kayu dari awal abad ke-20 yang menjadi bukti kehebatan para pengrajin lokal.

Lantas, apa saja fakta menarik dan cerita di balik keindahan bangunan bersejarah ini? Yuk, simak artikel ini!

1. Didirikan oleh seorang pengusaha kaya asal chiniot

Omar Hayat Mahal (juga dikenal sebagai Gulzar Manzil) di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Tarif Khan)

Pembangunan Omar Hayat Mahal dimulai pada tahun 1923 dan akhirnya selesai pada tahun 1935. Bangunan megah berlantai lima ini didirikan oleh seorang pengusaha kaya asal Chiniot yang bernama Sheikh Omar Hayat. Untuk memimpin proyek besar ini, beliau menunjuk Syed Hassan Shah sebagai penanggung jawab utamanya.

Syed Hassan Shah kemudian mengumpulkan para pengrajin terbaik, baik dari kota Chiniot sendiri maupun dari daerah lain. Di antara mereka, ada ahli seni ukir kayu manabat kari yang dipercaya untuk menggarap sebagian besar interior rumah. Hasil kerja keras para seniman inilah yang membuat setiap sudut bangunan kayu ini terlihat sangat indah dan rumit.

2. Perpaduan dua gaya arsitektur

Interior dari Omar Hayat Mahal (juga dikenal sebagai Gulzar Manzil) di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Tarif Khan)

Omar Hayat Mahal memiliki gaya arsitektur yang sangat unik karena menggabungkan gaya Kebangkitan Indo-Saracen dan Kebangkitan Mughal. Bangunan bersejarah ini dibangun menggunakan kombinasi bahan-bahan berkualitas seperti kayu, batu bata, dan plesteran. Keindahan strukturnya memadukan ketahanan bangunan dengan detail seni yang luar biasa.

Proses pengerjaannya melibatkan tangan-tangan dingin para seniman hebat pada zamannya. Ahmad Din bertugas menyelesaikan seluruh susunan batu bata, sedangkan Niaz Ahmad Jalandari menggarap bagian plesteran dengan sangat rapi. Selain itu, seniman terkenal bernama Jan Muhammad dipercaya untuk melukis seluruh fresko cantik yang menghiasi dinding rumah besar ini.

3. Terkenal dengan keindahan interior dan eksteriornya

Ukiran kayu yang rumit pada balkon interior di Omar Hayat Mahal di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Marsmux)

Setiap bagian dari Omar Hayat Mahal dihiasi dengan ukiran unik pada pintu, jendela, serta balkon jhiroka yang memberikan warna khas tersendiri. Keindahan atap, tangga, teras, hingga detail plesterannya berpadu manis menciptakan tampilan interior yang tampak sempurna. Tak hanya itu, bagian langit-langit dan dinding rumah besar ini juga dipercantik oleh ukiran-ukiran indah serta fresco.

Pada bagian luar, fasad bangunan tampil memikat berkat tatahan batu bata yang sangat halus dan kilauan marmer yang memukau. Sentuhan detail ini menghadirkan nuansa megah yang tak kalah cantik dari interior dalamnya. Semua perpaduan seni ini membuat Omar Hayat Mahal terlihat anggun, layaknya istana-istana besar milik para tuan tanah di era Mughal.

4. Ada tragedi keluarga di balik kemegahan

Interior dari Omar Hayat Mahal (juga dikenal sebagai Gulzar Manzil) di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Murtaza Syed)

Anak tunggal Sheikh Omar Hayat yang bernama Gulzar menggelar pesta pernikahan super mewah di rumah besar tersebut pada tahun 1937. Namun, nasib naas menimpanya ketika ia ditemukan meninggal dunia di istana persis sehari setelah acara pernikahannya. Dugaan kuat menyebutkan ia mengalami keracunan gas karbon monoksida dari tumpukan batu bara yang dibakar untuk merayakan pesta tersebut.

Jenazah Gulzar kemudian dimakamkan tepat di halaman lantai dasar istana, yang kelak disusul oleh ibunya, Fatima, ketika beliau tutup usia. Peristiwa tragis ini membuat seluruh kerabat keluarga merasa trauma dan memilih untuk pergi meninggalkan istana. Mitos dan rasa takut pun merebak hingga mereka menganggap rumah besar tersebut membawa kesialan.

5. Sempat terbengkalai hingga akhirnya difungsikan sebagai pusat kebudayaan dan perpustakaan

Omar Hayat Mahal (juga dikenal sebagai Gulzar Manzil) di Chiniot, Pakistan. (commons.wikimedia.org/Sadicheema)

Setelah ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya, rumah besar ini sempat terbengkalai dan mengalami kerusakan struktural yang cukup parah. Akibat kondisi yang rusak dan membahayakan, dua lantai teratas bangunan ini terpaksa dibongkar pada tahun 1970-an. Hujan lebat yang mengguyur pada tahun 1993 bahkan membuat sisa bagian lantai lainnya harus ditinggalkan demi keselamatan.

Pemerintah akhirnya mengambil alih kendali bangunan ini pada tahun 1989 dan melakukan perbaikan besar-besaran pada pertengahan 1990-an dari hasil swadaya masyarakat. Saat ini, rumah besar tersebut difungsikan sebagai pusat kebudayaan dan perpustakaan sebagai upaya melestarikan warisan sejarah serta menyediakan ruang belajar bersama. Namun, terlepas dari berbagai usaha pemugaran tersebut, sebagian besar sudut istana ini masih terasa sepi.

Meskipun menyimpan kisah sejarah dan tragedi yang kelam, Omar Hayat Mahal tetap berdiri kokoh sebagai simbol kehebatan seni ukir kayu serta keindahan arsitektur legendaris dari kota Chiniot.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article