Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Procida, Pulau Vulkanik di Italia dengan Rumah Warna-Warni
Procida (unsplash.com/Vincenzo De Simone)
  • Procida adalah pulau vulkanik kecil di Teluk Napoli, Italia selatan, dengan pesisir batu tuf, tebing curam, ceruk laut, serta perbukitan subur bervegetasi Mediterania.
  • Deretan rumah pastel di Marina Corricella terkait tradisi nelayan; warna berbeda dipercaya membantu nelayan mengenali rumah saat pulang, sementara perikanan tetap menjadi bagian kehidupan warga.
  • Pulau ini memiliki Palazzo d’Avalos bekas penjara, menjadi lokasi film Il Postino, dan dinobatkan sebagai Ibu Kota Kebudayaan Italia 2022 dengan sekitar 150 acara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Procida merupakan pulau kecil di Teluk Napoli, Italia selatan, yang dikenal dengan deretan rumah berwarna-warni di kawasan pesisirnya. Selain memiliki bentang alam vulkanik, pulau ini juga memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat nelayan dan perkembangan budaya setempat.

Daya tarik Procida tidak hanya terlihat dari permukimannya. Pulau ini juga memiliki bangunan bersejarah yang pernah menjadi penjara, menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar film Il Postino, serta terpilih sebagai Ibu Kota Kebudayaan Italia pada 2022. Yuk, simak lima fakta tentang Procida berikut ini!

1. Procida merupakan pulau vulkanik di Teluk Napoli

Procida (commons.wikimedia.org/General Cucombre)

Procida merupakan pulau vulkanik yang terletak di Laut Tirenia, tepatnya di kawasan Teluk Napoli, Italia selatan. Pulau ini berada di antara Ischia dan Capo Miseno serta memiliki bentang alam yang terbentuk dari aktivitas vulkanik. Salah satu cirinya terlihat pada pesisir berbatu tuf, yaitu batuan yang terbentuk dari material vulkanik.

Wilayah pesisir Procida juga memiliki tebing curam dan sejumlah ceruk laut. Sementara itu, bagian daratannya berupa perbukitan bergelombang dengan tanah subur dan vegetasi khas kawasan Mediterania. Perbedaan karakter antara pesisir dan bagian dalam pulau ini memperlihatkan pengaruh proses geologis terhadap bentang alamnya.

2. Rumah warna-warni Procida lekat dengan tradisi masyarakat nelayan

Marina Corricella (unsplash.com/Laura Desjardins)

Salah satu ciri khas Procida adalah deretan rumah berwarna pastel di Marina Corricella. Kawasan yang dikenal sebagai desa nelayan ini memiliki bangunan yang berdiri rapat, gang sempit, tangga, serta lengkungan bangunan tua. Rumah-rumah yang menghadap ke pelabuhan mencerminkan hubungan erat antara permukiman dan kehidupan masyarakat pesisir.

Menurut cerita setempat, rumah-rumah tersebut dicat dengan warna berbeda agar nelayan dapat mengenali tempat tinggal mereka saat kembali dari laut. Cerita ini turut melekat pada identitas visual Procida. Hingga kini, kegiatan perikanan juga masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

3. Memiliki bangunan abad ke-16 yang pernah menjadi penjara

Palazzo d’Avalos (commons.wikimedia.org/Bernard Gagnon)

Procida memiliki bangunan bersejarah bernama Palazzo d’Avalos yang terletak di Terra Murata, kawasan di bagian tertinggi pulau. Kompleks ini dibangun pada abad ke-16 atas prakarsa keluarga d’Avalos dan awalnya berfungsi sebagai istana. Pembangunannya juga berkaitan dengan pengembangan sistem pertahanan di sekitar Terra Murata untuk menghadapi ancaman serangan dari luar.

Seiring waktu, fungsi Palazzo d’Avalos mengalami perubahan. Setelah menjadi istana kerajaan, kompleks ini dialihfungsikan sebagai sekolah militer pada 1815, kemudian menjadi penjara sekitar 1830. Penjara tersebut akhirnya ditutup pada 1988. Riwayat ini menjadikan Palazzo d’Avalos sebagai bagian penting dari warisan arsitektur dan sejarah politik Procida.

4. Menjadi lokasi syuting film Il Postino

Procida (unsplash.com/Vincenzo Godono)

Procida menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar film Il Postino yang dirilis pada 1994. Film ini dibintangi Massimo Troisi sebagai Mario Ruoppolo, seorang tukang pos yang menjalin persahabatan dengan Pablo Neruda, penyair asal Cile. Kisahnya menggambarkan bagaimana persahabatan tersebut memengaruhi cara Mario memahami kehidupan dan puisi.

Sejumlah lokasi di Procida yang digunakan dalam film ini antara lain Marina Corricella dan Cala del Pozzo Vecchio. Pada 1996, Il Postino memenangkan Oscar untuk kategori Best Original Dramatic Score melalui musik karya Luis Bacalov. Penghargaan tersebut diberikan untuk musik film. Film ini turut memperkenalkan Procida kepada penonton internasional.

5. Terpilih sebagai Ibu Kota Kebudayaan Italia pada 2022

Procida (pexels.com/Josh Withers)

Pada Januari 2021, Procida terpilih sebagai Ibu Kota Kebudayaan Italia untuk 2022 setelah bersaing dengan sembilan kandidat lainnya. Procida menjadi pulau pertama yang meraih gelar tersebut dengan mengusung proposal bertajuk Procida, La Cultura non Isola. Gagasan utamanya menekankan kebudayaan sebagai sarana untuk menghubungkan masyarakat, mendorong kolaborasi, dan merawat warisan budaya serta alam.

Program kebudayaan tersebut resmi dibuka pada 9 April 2022 dan berlangsung selama 330 hari. Sepanjang program, diselenggarakan sekitar 150 acara yang melibatkan 350 seniman dari 45 negara, dengan kegiatan berupa pameran seni, musik, tari, dan fotografi. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kebudayaan dan kreativitas masyarakat dapat menjadi kekuatan penting dalam memperkenalkan sebuah pulau kepada dunia.

Procida menunjukkan bahwa ukuran sebuah pulau tidak menentukan kekayaan sejarah dan budayanya. Dari bentang alam vulkanik hingga bangunan bersejarah dan program kebudayaan, pulau ini memiliki identitas yang terbentuk melalui perjalanan waktu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article