5 Fakta Viscacha Dataran, si Arsitek Kota Bawah Tanah Viscacheras

- Viscacha dataran dikenal sebagai arsitek bawah tanah yang membangun kota kompleks bernama vizcacheras, dihuni hingga 50 individu dengan sistem terowongan sedalam 3 meter.
- Hewan pengerat asal Amerika Selatan ini memiliki penampilan mirip chinchilla, hidup di padang rumput terbuka Argentina, Bolivia, dan Paraguay untuk memudahkan penggalian liang luas.
- Betina viscacha mampu melepaskan lebih dari 300 sel telur per siklus namun hanya melahirkan sedikit anak, serta aktif secara nokturnal dengan perilaku sosial tinggi dalam kelompoknya.
Hewan pengerat sering dianggap tidak menarik sehingga tidak banyak yang tertarik dengannya. Eits, tapi jangan salah, kamu pasti akan penasaran setelah berkenalan dengan hewan pengerat satu ini. Dia adalah viscacha dataran (Lagostomus maximus). Hewan pengerat ini dikenal dengan gaya hidup yang unik dan menakjubkan. Ia bahkan dijuluki sebagai arsitek bawah tanah karena kemampuannya dalam membangun sebuah peradaban bawah tanah yang luas dan kompleks.
Menariknya, keunikan viscacha dataran tidak berhenti sampai disitu saja. Selain jago membangun kota bawah tanah, mereka juga punya kemampuan reproduksi yang bisa dibilang ekstrem dan jarang dimiliki mamalia lain. Kenapa ya kira-kira? Penasaran dan pengin kenalan lebih lanjut dengan viscacha dataran? Yuk, langsung aja simak lima faktanya di artikel berikut ini. Dijamin bikin kamu kaget dengan keunikan yang mereka miliki!
1. Membangun kota bawah tanah viscacheras yang kompleks

Viscacha dataran adalah hewan pengerat yang hidup di bawah tanah. Mungkin terdengar biasa, tapi cara mereka membangun tempat tinggal ini benar-benar tidak biasa. Hewan ini tidak sekadar menggali lubang tanah, melainkan hingga membangun sebuah kota bawah tanah yang luas. Kota terowongan ini dikenal dengan sebutan vizcacheras. Dalam satu sistem liang ini bisa dihuni hingga 50 viscacha secara bersamaan.
Dilansir LiveScience, kedalaman terowongan ini bisa mencapai 3 meter dan terdiri dari banyak ruang serta pintu masuk tersembunyi. Struktur ini tidak hanya digunakan untuk tempat tinggal, tapi juga untuk berlindung dari predator dan membesarkan anak. Para viscacha ini dipimpin oleh seorang vizcahon, seekor pejantan tertua dan paling berpengalaman. Ia bertugas untuk memberi sinyal aman setiap sore sebelum para anggotanya keluar.
2. Penampilannya mirip chinchilla, tapi punya ciri khas tersendiri

Sekilas, viscacha dataran terlihat seperti chinchilla karena tubuhnya yang gemuk dan bulunya yang tebal. Namun, jika diperhatikan lebih detail, mereka memiliki ciri khas yang cukup mencolok, terutama di bagian wajah. Garis hitam dan putih yang membentang dari hidung ke mata membuat penampilannya terlihat unik dan mudah dikenali.
Selain itu, mereka memiliki kumis panjang dan kaku yang dimiliki baik oleh jantan maupun betina. Kaki depannya dilengkapi dengan cakar kuat yang digunakan untuk menggali tanah. Kaki belakangnya punya ukuran lebih panjang, sehingga membantu mereka melompat dengan lincah. Kombinasi ini membuat viscacha sangat cocok hidup di habitat bawah tanah sekaligus tetap gesit di atas permukaan tanah.
3. Hidup di wilayah Amerika Selatan dengan habitat terbuka

Viscacha dataran adalah mamalia pengerat yang hidup di wilayah Amerika Selatan. Dilansir Wild Expedition, mereka bisa dijumpai di Argentina, Bolivia, dan Paraguay. Mereka umumnya hidup di padang rumput dan semak belukar yang terbuka. Sebuah lingkungan dengan vegetasi jarang yang memudahkan mereka menggali liang. Habitat terbuka ini sangat penting mengingat viscacha dataran membutuhkan ruang luas untuk membangun sistem terowongannya dan menghindari kehadiran predator.
4. Mamalia dengan ovulasi terbanyak, menghasilkan lebih dari 300 sel telur dalam satu siklus

Salah satu fakta paling mengejutkan dari viscacha dataran adalah kemampuan reproduksinya yang unik. Betina viscacha bisa melepaskan hingga lebih dari 300 sel telur dalam satu siklus, bahkan tercatat mencapai 326 sel telur. Ini menjadikannya sebagai salah satu mamalia dengan ovulasi terbanyak.
Namun uniknya, meski menghasilkan ratusan sel telur, mereka biasanya hanya melahirkan 1–4 anak saja, dengan rata-rata dua ekor. Kenapa ini bisa terjadi? Ini terjadi karena hanya embrio terbaik yang bertahan dan berkembang, sementara sisanya akan diserap kembali oleh tubuh. Sistem ini memastikan anak-anak viscacha dataran yang lahir memiliki kondisi yang paling optimal. Keren yah!
5. Hewan nokturnal yang aktif berinteraksi sosial

Viscacha adalah hewan nokturnal yang mulai aktif saat senja tiba. Mereka keluar dari liang untuk mencari makan, biasanya dalam kelompok, terutama betina dan anak-anaknya. Sementara itu, pejantan lebih sering terlihat menyendiri meskipun tetap berada dalam area kelompok.
Selain itu, viscacha dataran juga dikenal sebagai hewan yang sangat sosial. Dilansir Animal Diversity Web, mereka sering melakukan interaksi seperti saling membersihkan tubuh dan bahkan mandi debu untuk menjaga kebersihan bulu. Kebiasaan ini tidak hanya penting untuk kesehatan, tetapi juga memperkuat hubungan antar anggota kelompok.
Nah, itulah lima fakta tentang viscacha dataran yang sangat unik. Dari kehidupan sosial yang kompleks hingga kemampuan reproduksi yang ekstrem, hewan ini benar-benar punya keunikan tersendiri. Jadi, menurut kamu, fakta mana yang paling bikin kaget?




![[QUIZ] Pilih Lukisan, Kami Tebak Kepribadianmu Alpha, Beta, atau Omega](https://image.idntimes.com/post/20250421/pexels-mikegles-30489641-5c4ec660248908e4a47ec88518a7b4c9-34b0e0336ca6850c474ecaf83728c913.jpg)












