Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Hewan Terkecil Berdasarkan Jenisnya, Tercatat di Buku Rekor Dunia

kolibri lebah
kolibri lebah (commons.wikimedia.org/Marcial4)
Intinya sih...
  • Anglerfish (ikan terkecil)
    • Ikan laut dalam Photocorynus spiniceps
    • Panjang individu jantan hanya 6,2 mm
    • Ikan jantan parasit bagi individu betina
    • Kelelawar bumblebee (mamalia terkecil)
      • Craseonycteris thonglongyai panjangnya sekitar 2,9-3,3 cm dan bobotnya hanya 2 gram
      • Hanya bisa ditemukan di Tebing Tenasserim, Distrik Sai Yok, Provinsi Kanchanaburi dan wilayah Myanmar
      • Sering terlihat di dalam gua dan pemalu
      • Kolib
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia hewan sangat menarik untuk diulik hingga ke akarnya. Kamu bisa menemukan fakta dan hal mencengangkan yang sebelumnya sama sekali tidak terbayang. Salah satu faktanya adalah mengenai ukuran hewan. Ada hewan berukuran besar, sedang, bahkan kecil. Nah, apa kamu penasaran apa saja hewan terkecil di dunia berdasarkan jenisnya?

Di sisi mamalia, kelelawar bumblebee menyandang gelar tersebut. Sementara itu, Photocorynus spiniceps yang merupakan spesies anglerfish adalah ikan terkecil di dunia. Adapun, kolibri lebah adalah burung paling mungil seantero jagat. Mau tahu lebih dalam mengenai semua hewan tersebut? Berikut pembahasan lengkapnya!

1. Anglerfish (ikan terkecil)

anglerfish
anglerfish (commons.wikimedia.org/Omar Rojas-Padilla)

Ikan terkecil bukanlah spesies yang hidup di danau, sungai, atau sering dipancing. Sebaliknya, gelar tersebut disandang oleh ikan laut dalam dengan nama ilmiah Photocorynus spiniceps. Dilansir University of Washington, gelar ikan terkecil hanya disandang oleh individu jantan dengan panjang yang hanya 6,2 milimeter. Di sisi lain, panjang individu betinanya bisa mencapai 5 centimeter.

Ia merupakan spesies anglerfish yang hidup di laut sedalam 990 hingga 1,420 meter. Di kedalaman tersebut tidak ada cahaya, kehidupan sangat keras, dan tekanan air jauh lebih kuat dari di permukaan. Menariknya, ikan jantan merupakan parasit bagi individu betina. Pasalnya, selama hidup ia akan menempel dan secara tak langsung menyatu dan menghisap nutrisi dari tubuh betina.

2. Kelelawar bumblebee (mamalia terkecil)

kelelawar bumblebee
kelelawar bumblebee (commons.wikimedia.org/Emőke Dénes)

Dilansir Thai National Parks, Craseonycteris thonglongyai atau kelelawar bumblebee merupakan spesies kelelawar sekaligus mamalia terkecil di dunia. Jika diukur panjangnya sekitar 2,9-3,3 centimeter dan bobotnya hanya 2 gram. Sebenarnya, ada satu hewan yang menantang gelar tersebut, yaitu celurut etruscan dengan bobot yang hanya 1,2-2,7 gram. Namun, ia lebih panjang sehingga masih kalah.

Kelelawar bumblebee merupakan satwa asli Thailand yang hanya bisa ditemukan di Tebing Tenasserim, Distrik Sai Yok, Provinsi Kanchanaburi. Di tahun 2001 juga pernah ditemukan populasi kecil di wilayah Myanmar. Seperti kelelawar lain, hewan ini sering terlihat di dalam gua. Umumnya, satu gua bisa berisikan 15-100 ekor individu. Ia pemalu, warnanya gelap, dan cukup sulit ditemukan di alam liar.

3. Kolibri lebah (burung terkecil)

kolibri lebah
kolibri lebah (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Berdasarkan catatan Guinness World Records, Mellisuga helenae atau kolibri lebah merupakan burung terkecil di dunia. Menurut laman Avibase, burung tersebut hanya mampu tumbuh sepanjang 6,1 centimeter dengan bobot 2,6 gram. Tubuhnya sendiri ramping serta dihiasai warna mencolok seperti biru dan hijau. Di alam liar, ia sangat suka memakan nektar.

Beberapa bunga kesukaannya adalah Hamelia patens, Chrysobalanus icaco, Pavonia paludicola, dan Forsteronia corymbosa. Cara makannya sama dengan spesies lain, yaitu dengan terbang di sekitar bunga, memasukan paruh, dan menyeruput nektar dengan lidahnya yang panjang. Penyebaran kolibri lebah juga cukup sempit karena ia hanya bisa ditemukan di Kepulauan Kuba.

4. Kodok kutu brazil (amfibi terkecil)

kodok kutu brazil
kodok kutu brazil (inaturalist.org/Omar Rojas-Padilla)

Secara umum, amfibi memang sudah termasuk hewan berukuran kecil. Namun, Brachycephalus pulex atau kodok kutu brazil memberikan definisi baru dari kata kecil bagi amfibi. Mencatatkan namanya sebagai amfibi terkecil di buku rekor dunia, kodok kutu brazil punya panjang sekitar 6,4-8,1 centimeter. Karena sangat kecil, ia bisa dengan mudah bersembunyi di lubang, sela-sela batu, hingga bebatuan kering.

Hewan yang pertama kali ditemukan pada 2009 ini hidup di Brazil, tepatnya di pegunungan dengan ketinggian mencapai 930 meter di atas permukaan air. Sayangnya, tak banyak yang diketahui mengenai kodok ini. Saat ini, populasinya juga kian menurun akibat dari kerusakan habitat, industrialisasi, dan aktivitas manusia.

5. Kumbang (serangga terkecil)

kumbang
kumbang (commons.wikimedia.org/Udo Schmidt)

Guinness World Records atau buku rekor dunia tidak secara spesifik menunjuk satu spesies sebagai serangga terkecil di dunia. Sebaliknya, gelar tersebut disandang oleh satu famili kumbang, yaitu Ptiliidae. Kumbang dari famili tersebut sangat kecil, yaitu panjangnya hanya sekitar 0,25 milimeter. Saking kecilnya, beberapa spesies seperti Scydosella musawasensis bahkan bisa hidup di dalam spora jamur. Tercatat, terdapat sekitar 600 spesies kumbang di famili ini. Uniknya, famili Ptiliidae adalah hewan kosmopolitan yang hidup di seluruh dunia.

Hewan terkecil di dunia berdasarkan jenisnya mencakup beberapa spesies yang ukurannya bahkan tak lebih besar dari biji tanaman. Saking kecilnya, mereka akan sulit terlihat dengan mata telanjang. Untuk menemukan mereka di habitat aslinya, para peneliti harus sangat jeli dan memperhatikan tiap sudut dengan presisi. Selain kecil, mereka juga unik dan membuka fakta baru terkait dunia hewan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

5 Fakta Menarik Bangau Paruh Kuning, Penguntit Buaya dan Kuda Nil

19 Feb 2026, 18:49 WIBScience