Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Hiu Raksasa yang Hidup di Kanada, Apa Berbahaya bagi Manusia?

4 min read
5 Hiu Raksasa yang Hidup di Kanada, Apa Berbahaya bagi Manusia?
hiu putih besar, salah satu hiu raksasa yang hidup di Kanada (commons.wikimedia.org/Elias Levy)
  • Kanada memiliki wilayah laut luas yang dihuni lima hiu raksasa, dari hiu penjemur hingga hiu greenland, dengan ukuran maksimum sekitar 6–12 meter.
  • Hiu putih besar dan mako sirip pendek tergolong berbahaya; serangan terhadap manusia dilaporkan jarang, tetapi dapat berakibat fatal karena gigitan kuat atau kecepatan tinggi.
  • Hiu penjemur, hiu berinsang enam, dan hiu greenland umumnya tidak berbahaya bagi manusia karena pola makan, habitat laut dalam, atau sifatnya yang tenang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kanada sejatinya bukan negara yang terkenal akan keanekaragaman satwa. Sebab, negara yang berbatasan dengan Amerika Serikat tersebut punya suhu dingin dan ditutupi oleh salju tebal. Meski begitu, Kanada punya wilayah laut yang cukup luas. Nah, di laut itu terdapat banyak ikan hiu raksasa yang patut diwaspadai oleh warga Kanada.

Hiu penjemur, hiu putih besar, dan hiu mako sirip pendek adalah beberapa hiu raksasa yang hidup di Kanada. Mereka lebih sering berenang di laut lepas, tapi terkadang juga menjelajah hingga ke area pesisir. Mau tahu seluk beluk dan tingkat bahaya dari semua hiu tersebut? IDN Times akan membahasnya di artikel berikut!

  1. 1. Hiu penjemur (panjang maksimal 12 meter)

    hiu penjemur
    hiu penjemur (inaturalist.org/azure27014)

    Di posisi pertama ada Cetorhinus maximus atau hiu penjemur yang panjang maksimalnya mencapai 12 meter. Bobotnya juga tak bisa diremehkan, yaitu di angka 4 ton. Meski berukuran raksasa, tapi hiu penjemur bukanlah predator. Ia merupakan filter feeder yang hanya memakan miikroorganisme kecil seperti krill, krustasea, dan larva ikan. Karena itu, hiu penjemur sama sekali tidak berbahaya bagi manusia.

    Dilansir Florida Museum, penyebaran hiu penjemur mencakup beberapa daerah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, Amerika Selatan, Eropa, Asia Timur, Afrika Selatan, dan Oseania. Ia kerap terlihat di laut lepas dan permukaan air. Secara umum hiu penjemur lebih sering berenang secara berpasang-pasangan. Namun, ia juga bisa membentuk kelompok besar yang beranggotakan hingga 100 individu.

  2. 2. Hiu putih besar (panjang maksimal 6,4 meter)

    hiu putih besar
    hiu putih besar (commons.wikimedia.org/Elias Levy)

    Hiu putih besar (Carcharodon carcharias) adalah ikan predator raksasa dengan panjang maksimal 6,4 meter dan bobot mencapai 2,2 ton. Ia punya tubuh aerodinamis, gigi tajam, dan menghuni laut lepas hingga area pesisir. Laman Britannica menerangkan bahwa ikan ini adalah salah hiu predator terbesar dan paling berbahaya di dunia. Bahkan, hiu putih besar tak segan untuk menyerang manusia yang berenang di lepas pantai.

    Karena punya gigitan yang kuat, hiu ini bisa melukai, merobek kulit, mengoyak daging, hingga memutus tangan manusia. Jika tidak segera diselamatkan, korban bisa meregang nyawa karena kehabisan darah. Untungnya, serangan hiu putih besar terhadap manusia cukup jarang terjadi. Biasanya, serangan tersebut didasarkan pada hiu putih besar yang salah mengira manusia sebagai anjing atau singa laut.

  3. 3. Hiu hidung tumpul berinsang enam (panjang maksimal 6 meter)

    hiu hidung tumpul berinsang enam
    hiu hidung tumpul berinsang enam (commons.wikimedia.org/NOAA Ocean Explorer)

    Hiu hidung tumpul berinsang enam (Hexanchus griseus) adalah spesies laut dalam yang jarang berjumpa dengan manusia. Dilansir Animal Diversity Web, ikan ini biasanya hidup di kedalaman sekitar 100 hingga 2,500 meter. Ia memang bisa berenang ke perarian yang lebih dangkal, tapi hal tersebut jarang dilakukan. Karena hidup di laut dalam, ikan ini jarang berjumpa dengan manusia dan masuk ke kategori spesies yang tidak berbahaya.

    Panjang hiu hidung tumpul berinsang enam sekitar 3,5 hingga 6 meter. Bobotnya juga bervariasi, yaitu di angka 500 kilogram hingga 1 ton. Penyebarannya juga luas, mulai dari Kanada, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Hawaii, sampai Korea Selatan. Walau hidup di laut dalam, menariknya hewan ini punya makanan yang beragam, lho. Tercatat, ia bisa memangsa ikan, lamprey, krustasea, chepalopoda, hiu lain, bahkan bangkai yang tenggelam.

  4. 4. Hiu mako sirip pendek (panjang maksimal 6,1 meter)

    hiu mako sirip pendek
    hiu mako sirip pendek (inaturalist.org/ajhg)

    Ikan dengan tubuh ramping ini merupakan spesies hiu tercepat di dunia. Bayangkan saja, ikan dengan nama ilmiah Isurus oxyrinchus ini mampu berenang hingga kecepatan 74 km/jam. Ukurannya juga tak main-main dengan panjang 5-6,1 meter dan bobot yang mencapai 1 ton. Namun, panjang rata-rata hiu mako sirip pendek hanya sekitar 2,5-3 meter dengan bobot sekitar 60-140 kilogram.

    Laman Animalia juga menerangkan bahwa hiu mako sirip pendek merupakan hiu yang cukup berbahaya. Berdasarkan catatan ISAF (International Security Assistance Force) terdapat 9 serangan hiu mako sirip pendek dari 1980 hingga 2022. Selain itu, ada juga 20 serangan hiu mako sirip pendek terhadap kapal. Karena ukurannya yang besar dan kecepatannya yang tinggi, serangan ikan ini sulit diprediksi serta bisa berakibat fatal.

  5. 5. Hiu greenland (panjang maksimal 6,4 meter)

    hiu greenland
    hiu greenland (commons.wikimedia.org/Hemming1952)

    Tak seperti hiu lain, Somniosus microcephalus atau hiu greenland adalah spesies yang sangat misterius. Dilansir iNaturalist, ikan sepanjang 5-6,4 meter dan berbobot 775-1,023 kilogram ini hanya bisa ditemukan di laut sedalam 100-1,200 meter. Gerakannya juga sangat lambat, berbeda dengan hiu laut dangkal yang cenderung gesit. Tak hanya itu, ikan ini juga bisa hidup hingga usia 510 tahun, jauh lebih tua dari spesies hiu lain.

    Hiu greenland adalah scavenger yang biasanya memakan bangkai hewan. Namun, ia juga bisa berburu hewan yang masih hidup seperti ikan, krustasea, hingga anjing laut. Di sisi lain, ikan ini tak memandang manusia sebagai mangsa atau ancaman. Karena itu, ia tak pernah menyerang manusia dan termasuk ikan yang tenang. Penyebarannya sendiri mencakup wilayah Arktik seperti Kanada dan Greenland.

    Tak semua hiu raksasa yang hidup di Kanada adalah hewan berbahaya. Sebaliknya, hanya beberapa spesies yang masuk kategori berbahaya dan harus diwaspadai. Spesies lain lebih memilih untuk menghindari manusia dan hidup tenang di habitatnya. Karena itu, kita juga tak boleh mengganggu mereka. Daripada mengganggu hiu, manusia justru harus menjaga dan melestarikan populasi ikan tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More