Hujan terbentuk ketika uap air di atmosfer mengalami pendinginan dan mengembun menjadi butiran air atau kristal es yang kemudian jatuh ke permukaan. Namun, proses yang memicu terbentuknya hujan tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh suhu, kelembapan, pergerakan udara, dan kondisi geografis suatu wilayah.
Perbedaan kondisi tersebut menghasilkan fenomena hujan dengan karakteristik yang beragam, mulai dari hujan deras yang muncul secara tiba-tiba hingga tetesan air yang membeku ketika menyentuh permukaan. Ada pula presipitasi yang terlihat menggantung di bawah awan, tetapi menguap sebelum mencapai tanah. Berikut lima jenis hujan dengan proses terbentuk yang menarik untuk diketahui.
