Sesar merupakan salah satu struktur geologi yang berperan dalam terjadinya gempa bumi. Struktur ini terbentuk ketika terdapat rekahan atau zona lemah pada kerak Bumi yang mengalami pergeseran akibat tekanan dari dalam Bumi.
Namun, tidak semua sesar memiliki tingkat aktivitas yang sama. Ada sesar yang masih mengalami pergerakan dan berpotensi menjadi sumber gempa, sementara ada pula sesar yang sudah tidak menunjukkan pergerakan dalam waktu yang sangat lama. Lantas, apa perbedaan sesar aktif dan sesar yang sudah tidak aktif?
