- Peraturan Menteri Perdagangan
Arwana Irian termasuk ikan dengan ekspor yang dibatasi. Hanya perusahaan dengan lisensi khusus yang diperbolehkan melakukan ekspor. - Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan
Terdapat berbagai aturan terkait arwana, seperti pedoman budidaya, pedoman pemanfaatan, dokumen pengangkutan, aturan ekspor, dan standar nasional (SNI) untuk ikan arwana. Selain itu, ada pula ketentuan yang melarang pengeluaran ikan arwana dari wilayah Indonesia, termasuk telurnya, tanpa izin resmi. - Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Arwana kalimantan dan arwana Irian dikategorikan sebagai satwa yang dilindungi.
Apakah Ikan Arwana Bisa Dimakan?

Ikan arwana bisa dimakan, tapi jarang karena berharga mahal dan sulit dipelihara.
Beberapa jenis arwana ilegal untuk dimiliki atau dijual.
Arwana lebih sering dipelihara sebagai hobi dan simbol keberuntungan daripada dikonsumsi.
Arwana jadi salah satu ikan yang berhasil menarik penggemar ikan. Dengan fisik yang unik, arwana kerap menjadi hiasan di ruang tamu. Tak jarang, keunikan mereka menjadi ajang perlombaan.
Lantas, dengan pesona tersebut, apakah ikan arwana bisa dimakan? Jawabannya bisa kamu temukan dalam artikel ini, mulai dari regulasi hingga alasan mengapa mereka jarang diolah menjadi makanan. Simak, yuk!
1. Arwana dalam klasifikasi ilmiah

Sebelum menjawab pertanyaan apakah arwana bisa dimakan, yuk, kenalan dulu dengan ikan arwana. Dalam ilmu biologi, ikan arwana ini punya nama ilmiah Scleropages formosus. Secara fisik, ikan arwana memiliki warna-warna cerah, seperti merah, hijau, oranye, dan perak. Berat mereka mencapai 6,8 kg dengan panjang tubuh hingga 1 meter. Uniknya, ikan ini merupakan ikan yang memiliki umur panjang hingga 60 tahun.
2. Apakah bisa dimakan?

Dulu, arwana seperti ikan pada umumnya yang ditangkap, lalu dimasak. Namun, pada 1975, ikan arwana semakin langka dan sedikit. Bahkan, di beberapa negara, ikan arwana ilegal dikonsumsi ataupun diperjualbelikan.
Walau ilegal dan tak lazim dimakan, ada restoran Indonesia yang menjual menu ikan arwana. Nama restoran tersebut adalah Limerr Resto & Resort yang berada di Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Ikan arwana tersebut dimasak sambal cobek, digoreng, ataupun dipepes. Untuk menikmati hidangan tersebut, harga yang harus dibayar adalah Rp300 ribu per ons. Namun, untuk mengonsumsi ikan arwana, harus pesan minimal 3 hari sebelumnya.
3. Mengapa jarang dikonsumsi?

Ada beberapa alasan mengapa ikan arwana termasuk ikan yang jarang dikonsumsi. Dalam kepercayaan orang China atau fengsui, ikan arwana memiliki simbol kemakmuran, kesehatan, dan kebahagiaan. Oleh karena itu, ikan arwana dipelihara, tidak dimakan.
Selain itu, ikan arwana termasuk ikan mahal dengan harga yang mencapai ratusan juta. Selain itu, kebutuhan pemeliharaan ikan ini juga cukup rumit, seperti akuarium yang harus bersih hingga lampu yang harus tetap menyala. Untuk itu, ikan arwana lebih cocok dijadikan hobi sampingan dibandingkan dimasak.
Alasan terakhir karena ikan arwana termasuk hewan langka. Untuk beberapa jenis tertentu bahkan dilindungi oleh undang-undang. Karena itu, ikan arwana tidak boleh dikonsumsi.
4. Rasa dan Kandungan nutrisi

Seperti ikan pada umumnya, ikan arwana biasanya dimasak dengan cara dibakar atau digoreng. Konon, rasa mereka seperti ikan senangin yang memiliki daging empuk, tapi padat. Aroma hidangan tersebut tidak amis. Saat masuk mulut, daging seperti pecah di mulut.
Sementara, kandungan nutrisi ikan arwana sama dengan ikan jelawat atau patin. Kandungan tersebut berupa protein, lemak, fosfor, kalium, natrium, folat, vitamin E dan D, serta zink. Namun, berbeda dengan kedua ikan tersebut, ikan arwana tidak mengandung albumin.
5. Regulasi dan konservasi

Di Amerika Serikat, ikan arwana termasuk ilegal karena masuk dalam Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES). Karena itu, ikan arwana ilegal untuk diimpor, dijual, bahkan dimiliki. Adapun, pengecualiannya antara lain arwana perak, arwana hitam, Scleropages jardinii, dan Scleropages leichardti.
Sementara itu, di Indonesia, perdagangan dan perlindungan ikan arwana diatur melalui peraturan dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, hingga Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berikut ini peraturan tentang ikan arwana.
Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah ikan arwana bisa dimakan adalah bisa saja. Namun, dengan beberapa pertimbangan, ikan arwana lebih banyak dipelihara dan dijadikan hobi bernilai tinggi. Tertarik untuk makan ikan arwana?
Referensi
“Asian Arowana”. A-Z Animals. Diakses September 2025.
“Why Is the Asian Arowana Illegal in the U.S.”. Rockland Aquarium. Diakses September 2025.


















