ilustrasi beberapa perempuan sedang berlari (unsplash.com/Fitsum Admasu)
Sama seperti olahraga lainnya, berlari secara rutin memang sangat bagus untuk tubuh. Meski begitu, dilansir Anglia Ruskin University (ARU), berlari setiap hari juga dapat mengganggu pemulihan otot dan meningkatkan risiko terjadinya cedera. Untuk menghindari hal itu, ada baiknya kalau kamu lebih dulu menentukan jarak dan frekuensi lari yang tepat sehingga gak terlalu membebani tubuh.
Setelah hal itu berjalan, jangan lupa untuk melakukan evaluasi ulang dan tingkatkan jarak lari setiap minggu secara bertahap. Pertimbangkan juga untuk menggabungkan hari-hari berlari dengan latihan lain yang memiliki risiko ringan, seperti bersepeda atau berenang. Selama berlari, pastikan kamu mengenakan sepatu yang tepat plus melakukan peregangan sebelum dan sesudah berlari.
Semua hal yang dilakukan secara berlebihan memang gak baik, termasuk juga olahraga. Sebelum memutuskan untuk berolahraga, kamu juga perlu mengukur kemampuan tubuhmu. Hindari memaksakan diri dengan berolahraga secara berlebihan, terutama kalau kamu memang pemula yang baru mulai lari.
Referensi
“Benefits and Risks of Running Every Day”. Bon Secours. Diakses Oktober 2026.
“Health Benefits of Running”. WebMD. Diakses Oktober 2026.
“Impact of Overtraining on Cognitive Function in Endurance Athletes: A Systematic Review”. Sports Medicine. Diakses Oktober 2026.
“Run streaks: Is it safe to run every day?”. Anglia Ruskin University (ARU). Diakses Oktober 2026.
“Running for Mental Health: Benefits of Running”. Cigna. Diakses Oktober 2026.