Comscore Tracker

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?

Ini jawaban dari sains

Dalam sebuah ekosistem dan habitat di dunia fauna, pertemuan dua predator puncak sangat jarang terjadi. Jika terjadi, biasanya keduanya akan saling menghindar dan tidak memaksakan diri dalam sebuah konflik.

Namun, jika harus berandai-andai, pada saat harimau dan serigala harus bertarung di hutan, siapakah yang akan jadi pemenangnya? Beberapa ulasan sains berikut ini akan menjawabnya. Gimana, penasaran, kan?

1. Harus kamu ketahui bahwa harimau adalah hewan soliter tangguh

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?worldatlas.com

Seperti dicatat dalam National Geographic, harimau sangat berbeda dengan singa. Jika singa hidup berkelompok, harimau merupakan hewan soliter atau penyendiri. Hewan soliter seperti harimau merupakan hewan yang tangguh, kuat, dan sangat ditakuti di alam liar.

Harimau dibekali dengan senjata mematikan, yakni cakar setajam pisau dan tentu saja taringnya yang akan dengan mudah mengoyak tubuh mangsanya. Bobotnya juga terbilang berat, yakni mencapai 350 hingga 400 kilogram.

Hewan karnivor yang masuk pada genus Panthera ini juga merupakan salah satu keluarga kucing terbesar di muka bumi. Dengan bobot berat dan cakarnya yang sangat tajam, akan sangat mudah bagi seekor harimau untuk merobohkan dan membunuh mangsanya.

2. Kebalikan dari harimau, serigala merupakan hewan sosial yang selalu berkelompok

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?whitewolfpack.com

Jika harimau adalah hewan soliter, serigala adalah hewan berkelompok yang memiliki sistem hierarki yang jelas. Serigala juga dikenal sebagai satwa liar yang memiliki kecerdasan dan prinsip sosial yang kuat.

Serigala juga terkenal cerdas dalam berburu. Mereka akan menerapkan strategi khusus dalam mengintimidasi dan membunuh mangsanya, seperti ditulis dalam Living with Wolves. Dalam tatanan sosial serigala, kerja sama menjadi kunci sukses sebuah perburuan. Pada umumnya, sekitar 98 persen serigala selalu berhasil dalam berburu.

Secara individu, serigala dibekali senjata mematikan berupa gigi taring khas karnivor. Dengan gigitannya yang mematikan, seekor serigala dapat dengan mudah membunuh mangsanya.

Baca Juga: 8 Perilaku Ilmiah dari Hewan-hewan Ini Ternyata Dapat Menginspirasi

3. Jika harimau vs serigala satu lawan satu, bagaimana hasilnya?

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?phys.org

Ilmuwan dan ahli satwa memiliki kriteria dan skor tersendiri untuk menilai apakah seekor predator karnivor memiliki gigitan mematikan atau tidak. Skor 100 menunjukkan ekspektasi dari standar gigitan yang seharusnya dapat dilakukan oleh predator.

Jika skor berada di bawah 100, predator tersebut memiliki gigitan kuat, namun tidak mematikan. Sedangkan, skor di atas 100 menunjukkan bahwa gigitan tersebut bersifat mematikan.

Bagaimana dengan harimau? Menurut laman The National Wildlife Federation, harimau memiliki skor 130 yang berarti jauh di atas ekspektasi. Gigitan ini setara dengan tekanan 1050 psi (per square inch). Gigitan harimau jauh melampaui kekuatan gigitan serigala yang hanya berkisar antara 400 hingga 1000 psi.

Anggap saja ada seekor serigala yang lagi bad mood dan memisahkan diri dari kelompoknya. Kemudian, ia bertemu harimau dan mereka memutuskan bertarung. Bagaimana hasilnya? Hanya dibutuhkan waktu tidak sampai 15 menit bagi harimau untuk membuat serigala tersebut tak bernyawa.

Dengan ukuran tubuh yang jauh lebih besar, ditambah dengan gigitannya yang mematikan, harimau dapat membunuh seekor serigala dengan sekali gigitan tepat di lehernya. Mungkin harimau tersebut akan cedera, namun tidak parah. Luka-luka yang dialami harimau mungkin akan berada di bagian leher dan paha bagian atas.

Namun, sayangnya, alam liar yang sesungguhnya tidak bekerja seperti itu. Kondisi di alam liar justru lebih mungkin terjadi pada poin empat di bawah ini.

4. Kelompok serigala akan membunuh harimau dengan sadis

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?Unsplash/Eva Blue

Dalam satu kawanan kelompok serigala, biasanya terdiri dari 1 ekor alfa, 4 ekor pengintai, 8 ekor pemburu, dan 7 ekor anggota lainnya. Total dalam satu kawanan serigala bisa mencapai 15 hingga 20 ekor serigala.

Ada beberapa kawanan serigala yang lebih kecil dan hanya beranggotakan 8-12 ekor, namun ini sangat jarang ditemukan. Pasalnya, serigala merupakan salah satu spesies berkelompok tangguh yang memiliki jiwa kebersamaan yang sangat kuat.

Serigala juga memiliki taktik dan strategi jitu yang biasa digunakan dalam berburu, membunuh, dan mengintimidasi mangsa-mangsanya, seperti diulas dalam Wolf Country. Jadi, bagaimana jika kawanan serigala yang beranggotakan 20 ekor bertemu dengan seekor harimau?

Jika mereka melibatkan diri dalam pertarungan, kawanan serigala akan dengan mudah mengintimidasi dan bahkan membantai harimau tanpa ampun. Mungkin satu atau dua ekor serigala akan terluka parah. Namun, dengan kerja sama yang baik, ditambah dengan stamina serigala yang luar biasa kuat, harimau jelas tak akan bisa berbuat banyak.

5. Kesimpulannya bagaimana?

Jika Harimau Bertarung dengan Serigala di Alam Liar, Mana yang Menang?wolffacts.org

Di alam liar akan sangat jarang ditemukan pertarungan antara dua spesies predator. Jika saja keduanya bertemu, mereka akan lebih cenderung menghindar. Ingat prinsip evolusi di alam, yakni survival of the fittest, bukan survival of the strongest. Artinya bukan yang terkuat yang akan menang, melainkan yang fit atau dapat beradaptasi dengan baik yang akan selamat.

Namun, alam liar tetaplah tidak dapat diprediksi. Bisa saja dua jenis predator puncak bertemu dan saling bertarung, meskipun probabilitasnya amat kecil. Jika memang kawanan serigala bertarung dengan seekor harimau, akan berlaku konsep evolusi Darwin.

Serigala dengan kecerdasan, stamina, strategi, dan kerja sama kelompoknya akan dengan mudah membunuh seekor harimau. Mengapa harus keroyokan? Karena itulah yang dinamakan fit dari spesies serigala atau kecerdasan dan kerja sama bisa mengalahkan kekuatan otot dan taring.

Itulah kesimpulan sains dari pertarungan maut antara dua spesies yang sama-sama menjadi predator puncak. Ingat ya, kadang kecerdasan memang bisa mengalahkan kekuatan otot. Betul, gak?

Baca Juga: 9 Hewan Liar Ini Gagal Dijadikan Hewan Jinak atau Didomestikasi

Dahli Anggara Photo Verified Writer Dahli Anggara

Age quod agis...

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Yudha

Berita Terkini Lainnya