Peresmian PDS H.B. Jassin pada tahun 1977. (dispusip.jakarta.go.id)
Koleksi sastra H.B. Jassin berupa naskah, buku, audio visual, korespondensi sastrawan, dan lainnya. Awalnya, koleksi tersebut disimpan di rumah pribadinya. Lama-kelamaan, rumahnya penuh dengan buku dan map berisi guntingan koran dan majalah. Akhirnya, sebagian koleksinya disimpan di kantornya.
Kisah tentang H.B. Jassin akhirnya sampai ke telinga Ali Sadikin, gubernur Jakarta saat itu. Supaya koleksi yang sangat berharga itu tidak rusak atau hilang, Ali Sadikin mencarikan tempat khusus untuk menyimpannya. Finally, pada 30 Mei 1977, Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin diresmikan.
"H.B. Jassin hidup sederhana, semua dilakukan dengan uang sendiri. Bahkan, ketika (sudah) diberi tempat oleh Ali Sadikin, ia tetap mengeluarkan uang pribadinya. Pernah diputus aliran listriknya karena tidak bisa bayar. Tetapi sekarang tempatnya sudah dimodernisasi," jelas Rachmat Gobel.