Kehidupan di perkotaan memang menghadirkan lingkungan yang jauh berbeda dari habitat alami kucing, mulai dari suara kendaraan yang ramai hingga bangunan padat dan ruang hijau yang semakin terbatas. Meski demikian, kucing tetap dikenal sebagai hewan yang cukup fleksibel, sehingga bisa tetap menyesuaikan perilakunya dengan berbagai kondisi lingkungan selama kebutuhan dasarnya tetap terpenuhi.
Kemampuan beradaptasi tidak berarti kucing sepenuhnya kebal terhadap segala tekanan yang ada di lingkungan perkotaan, namun menunjukkan adanya perubahan perilaku untuk menghadapi kondisi yang mereka jumpai. Dari cara menggunakan ruang hingga memanfaatkan indra tubuhnya, terdapat beberapa fakta ilmiah berikut ini terkait cara kucing beradaptasi dengan kehidupan perkotaan yang keras.
