Jika membahas burung dengan kecerdasan luar biasa pasti burung gagak langsung terbesit di pikiranmu. Burung berwarna hitam tersebut bisa beradapasti dengan baik, punya kemampuan komunikasi tingkat tinggi, bahkan mampu memecahkan masalah yang kompleks. Burung gagak juga dibagi menjadi beberapa spesies, salah satunya adalah gagak sinaloa (Corvus sinaloae).
5 Fakta Menarik Gagak Sinaloa, Bisa Diidentifikasi dari Suara

- Gagak sinaloa berwarna hitam dengan gradasi biru, panjang 35–38 sentimeter dan bobot hingga 258 gram; individu muda tampak lebih kusam daripada dewasa.
- Spesies ini tersebar di pesisir barat Meksiko, dari Sonora hingga Durango, menghuni pesisir, hutan, kebun, pertanian, sungai, dan pemukiman hingga sekitar 700–1.000 mdpl.
- Gagak sinaloa dapat mencari makan sendiri hingga berkelompok 125 individu, dikenali lewat suara lebih jernih, serta bersarang di pohon dan bertelur empat sampai lima butir.
Gagak sinaloa sekilas memang terlihat tak berbeda dari spesies gagak lain. Namun, ia punya beberapa ciri khas yang tercermin dari wilayah penyebaran, suara, hingga kebiasaannya. Jika semua hal tersebut dicermati maka kamu bisa membedakan gagak sinaloa dengan spesies lain. Tertarik mengulik berbagai hal tentang gagak sinaloa? Yuk, simak pembahasan berikut.
1. Gagak muda punya warna yang lebih kusam

gagak sinaloa (commons.wikimedia.org/panza-rayada) Gagak sinaloa tak memiliki perbedaan mencolok dengan spesies gagak lain. Ia punya tubuh berwarna hitam, gradasi biru di sayap, badan ramping, dan paruh yang besar. Panjangnya ada di angka 35-38 centimeter dan bobot maksimalnya mencapai 258 gram. Tidak ada perbedaan mencolok antara gagak jantan dan betina. Ukuran, warna, dan bentuk tubuh keduanya cenderung sama. Justru, perbedaan nampak pada individu muda dan dewasa. Dalam hal ini, individu muda punya warna yang lebih kusam. Seiring bertambahnya usia ia akan bermutasi dan warnanya menjadi lebih gelap serta mengkilap.
2. Gagak sinaloa menghuni pesisir barat Amerika

gagak sinaloa (commons.wikimedia.org/Forest Botial-Jarvis) Berdasarkan peta penyebaran di laman Oiseaux dapat terlihat bahwa gagak sinaloa menghuni pesisir barat benua Amerika. Secara spesifik, penyebarannya mencakup beberapa wilayah Meksiko mulai dari Sonora, Cihuahua, Nayarit, hingga Durango. Habitat unggas ini mencakup area pesisir, hutan, kebun, daerah pertanian, sungai, hingga pemukiman. Gagak sinaloa juga bukan hewan yang suka hidup di dataran tinggi. Tercatat, burung ini hanya bisa ditemukan di ketinggian maksimal sekitar 700 hingga 1000 mdpl.
3. Gagak sinaloa bisa membentuk kelompok besar

gagak sinaloa (commons.wikimedia.org/Dominic Sherony) Laman iNaturalist menjelaskan bahwa gagak sinaloa bisa mencari makan dengan berbagai metode. Terkadang ia akan mencari makan secara individual. Tak jarang, burung ini juga mencari makan secara berpasangan atau dalam kelompok kecil. Jika memungkinkan, bahkan gagak sinaloa mampu membentuk kelompok besar yang berisikan hingga 125 inidividu. Makanan gagak sinaloa juga beragam, yaitu berupa biji-bijian, serangga, buah-buahan, hingga hewan yang mati tertabrak kendaraan di jalan. Di area pemukiman burung ini juga kerap mengais makanan di tempat sampah.
4. Gagak sinaloa bisa dikenali dari vokalisasinya

gagak sinaloa (commons.wikimedia.org/Forest Botial-Jarvis) Meski sulit dibedakan dari ciri fisik, kamu bisa mengenali gagak sinaloa dari vokalisasinya. Laman Avibase menerangkan bahwa suara gagak sinaloa terdengar lebih jernih jika dibandingkan gagak tamaulipas yang secara fisik sangat mirip dengannya. Suaranya punya banyak variasi, seperti "ceow", "caahr", "rraah", "cah-ow", "caah!", "aah", dan "raah". Suara gagak tamaulipas juga lebih blurry dan terdengar serak jika dibandingkan dengan gagak sinaloa. Semua perbedaan tersebut dapat muncul karena keduanya memiliki mekanisme vokalisasi yang agak berbeda.
5. Sarang gagak sinaloa mirip dengan gagak amerika

gagak sinaloa (commons.wikimedia.org/Forest Botial-Jarvis) Reproduksi gagak sinaloa sebenarnya belum terlalu diulik dan diteliti secara mendalam. Namun, para ahli mengetahui bahwa populasi di wilayah Sonora akan memulai musim kawin di bulan Mei hingga Juli. Laman Animalia juga menambahkan bahwa gagak sinaloa akan membuat sarang di atas pohon, khususnya pohon kelapa atau palem. Jika disandingkan, sarang gagak sinaloa punya bentuk yang mirip dengan sarang gagak amerika. Namun, sarang gagak sinaloa berukuran lebih kecil. Sekali bereproduksi, hewan ini bisa menghasilkan empat hingga lima butir telur.
Gagak sinaloa menunjukkan bahwa burung gagak tak selamanya menyeramkan dan menakutkan. Sama seperti spesies lain, gagak sinaloa adalah burung yang bisa terbang bebas di angkasa dan mampu hidup berdampingan dengan manusia. Kita harus menghormati kehidupan burung gagak seperti gagak sinaloa dengan cara tidak menganggunya dan turut melestarikan eksistensinya.



















