Stigma negatif tentang ular muncul karena reptil tersebut dianggap sebagai hewan berbisa yang berbahaya. Pada kenyataannya tak semua ular berbahaya, berbisa, dan menyeramkan. Justru, beberapa spesies seperti Lampropeltis triangulum atau ular susu sangat jauh dari stigma tersebut.
5 Fakta Menarik Ular Susu, Ular Pemalu yang Sering Dipelihara

- Ular susu memiliki warna dan corak mencolok yang bervariasi, berukuran sekitar 30–180 sentimeter, dengan bobot maksimal 1,4 kilogram.
- Spesies tidak berbisa ini tenang, pemalu, aktif malam hari, dan kerap dipelihara; perawatannya memerlukan terrarium lembap, tempat bersembunyi, makanan, serta air.
- Ular susu hidup di Amerika Utara hingga Ekuador, menempati beragam habitat darat, dan berburu mangsa termasuk ular lain dengan lilitan serta gigitan kuat.
Ular tersebut punya sifat yang tenang, pemalu, dan tak pernah menyerang manusia. Warnanya juga menawan, bahkan sangat mencolok sehingga ular susu kerap dijadikan peliharaan. Ular susu juga berukuran kecil sehingga gigitannya sekali pun tak berbahaya bagi manusia. Mau tahu seluk beluk dan berbagai fakta menarik ular susu? Berikut pembahasannya.
1. Ular susu punya tubuh berwarna cerah

ular susu (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus) Ular susu merupakan spesies yang sangat mencolok dengan perpaduan warna merah, putih, cokelat, hitam, kuning, hingga jingga. Corak di tubuhnya juga beragam, mulai dari corak garis, tutul, hingga pola mengotak. Menariknya, tiap individu bisa memiliki corak dan warna yang berbeda tergantung dari ukuran, habitat, usia, dan subspesiesnya. Ia juga termasuk ular berukuran sedang dengan panjang sekitar 30 hingga 180 centimeter dan bobot maksimal yang tak lebih dari 1,4 kilogram. Lebih lanjut, ular jantan biasanya lebih besar dari betina tapi betina umumnya nampak lebih gemuk dari jantan.
2. Ular susu sangat tenang dan bisa dipelihara

ular susu (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus) Ular susu merupakan ular yang bersifat tenang dan sering dipelihara oleh pencinta reptil. Hewan ini juga mudah beradaptasi sehingga cocok dipelihara oleh pemula yang baru menekuni hobi memelihara reptil. Laman Exo Terra juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memelihara ular susu, yaitu terkait kandang, makanan, dan sumber air.
Salah satu kandang terbaik untuk ular susu adalah terrarium, yaitu kandang kecil yang mereplikasi habitat aslinya. Kandang tak boleh kering, harus memiliki substrat yang mirip tanah, dan dihiasi oleh tanaman atau tempat persembunyian. Makanan ular susu juga cukup mudah didapatkan, yaitu kadal, katak, burung, telur, reptil kecil, dan tikus. Agar ular tidak dehidrasi kamu juga harus memberikan wadah air di kandang.
3. Ular susu tidak berbisa dan tidak berbahaya

ular susu (commons.wikimedia.org/Shaun Pogacnik) Dilansir JungleDragon, ular susu merupakan ular tidak berbisa yang tak berbahaya bagi manusia. Misal pun menggigit, gigitan ular susu tidak terlalu menyakitkan dan hanya meninggalkan luka kecil di kulit. Ia juga merupakan hewan nokturnal yang aktif di malam hari sehingga jarang berinteraksi dengan manusia. Di banyak kesempatan, reptil ini lebih sering bersembunyi di semak-semak dan bebatuan. Ia termasuk hewan yang pemalu, akan selalu menghindari manusia, dan hanya menyerang jika merasa terancam, terpojok, atau terganggu.
4. Ular susu hanya bisa ditemukan di wilayah Amerika

ular susu (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus) Dikutip iNaturalist, penyebaran ular susu mencakup wilayah Amerika Utara hingga selatan. Di Utara ia menghuni Kanada, spesifiknya di Ontaria. Lebih lanjut, penyebarannya di Amerika Serikat lebih luas karena mencakup daerah Maine, Florida, Alabama, Colorado, Nebraska, Pegunungan Appalachian, hingga Texas. Ular ini juga menghuni seluruh wilayah Meksiko dan kemudian meluas ke Kolombia hingga Ekuador.
Ular susu merupakan spesies terestrial yang hidup di permukaan tanah. Ia bisa ditemukan di hutan, semak-semak, hingga area berkayu. Terkadang ular susu juga ditemukan di area lembap seperti rawa, pinggir sungai, danau, atau kolam. Sayangnya, habitat reptil ini mulai rusak akibat ulah manusia. Ular ini juga memiliki dua kebiasaan yang unik, yaitu hibernasi dan migrasi.
5. Ular susu bisa memakan ular lain

ular susu (commons.wikimedia.org/Peter Paplanus) Di balik sifatnya yang tenang dan pemalu, ular susu cukup ditakuti di habitatnya karena ia merupakan hewan ganas yang bisa memangsa ular lain. Melansir Animal Diversity Web, bahkan ular susu bisa memangsa ular berbisa seperti ular karang hingga ular derik. Kebiasaan tersebut merupakan insting alami karena sejak baru menetas bayi ular susu sudah bisa memangsa spesies ular lain yang lebih kecil. Karena tak berbisa ular susu berburu dengan cara melilit mangsanya. Selain melilit, ia juga mengandalkan gigitannya yang sangat kuat.
Ular susu berhasil menampik semua stigma buruk tentang ular. Di samping itu, ular susu juga membuktikan bahwa ular tidak berbisa juga bisa bertahan hidup dan berjaya di alam liar. Dari berbagai fakta menarik ular susu tersebut kamu juga jadi tahu bagaimana kehidupan ular di alam liar. Jadi, jangan sesekali meremehkan ular karena mereka sebenarnya adalah hewan yang luar biasa.




![[QUIZ] Tes Rumus Matematika Tingkat SMP, Bisa Jawab Berapa?](https://image.idntimes.com/post/20241027/quiz-tes-rumus-matematika-tingkat-smp-seberapa-paham-kamu-2-8a885fb7d63f4126f6b219777db07dc4.jpg)















