Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Unik Burung Tepekong, Benarkah Kerabat Burung Kolibri?

7 Fakta Unik Burung Tepekong, Benarkah Kerabat Burung Kolibri?
Burung tepekong jambul jantan dan betina menegakkan jambul. (commons.wikimedia.org/Shantanu Kuveskar)
  • Burung tepekong berkerabat lebih dekat dengan burung walet daripada kolibri.

  • Burung tepekong sangat gesit saat terbang dan memangsa serangga di udara.

  • Burung tepekong membuat sarang mungil dari bahan alami yang direkatkan dengan air liur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernah dengar burung tepekong? Burung ini biasa terlihat di daerah tepi hutan dan bertengger di pohon dengan sayap terlipat yang memanjang sampai ekor. Jambul mereka tegak dengan hiasan wajah mencolok. Bulu mereka pun berkilau warna-warni kalau terkena sinar Matahari.

Burung tepekong atau treeswift merupakan jenis burung hutan yang bisa dijumpai di Indonesia. Ciri khas mereka membuat burung tepekong mudah dikenali. Konon katanya, burung tepekong berkerabat dengan burung kolibri. Benarkah? Yuk, kenalan dengan mereka lewat sederet fakta unik burung tepekong atau treeswift berikut ini!

  1. 1. Burung tepekong punya hiasan wajah yang khas

    Burung tepekong rangkang memperlihatkan detail wajahnya.
    Burung tepekong rangkang memperlihatkan detail wajahnya. (inaturalist.org/Adrien Jailloux)

    Burung tepekong atau treeswift merupakan jenis burung berukuran sedang. Dicatat laman Animal Diversity, panjang burung tepekong sekitar 15–31 sentimeter. Bulu mereka bervariasi, mulai dari abu-abu, kehijauan, sampai biru. Kalau terpapar cahaya Matahari, bulu mereka bisa berkilau warna-warni.

    Ciri khas burung tepekong ada pada jambul yang bisa ditegakkan dan diturunkan. Beberapa spesies punya corak menarik, seperti kumis di wajah. Paruh mereka pendek dan kecil dengan bukaan lebar. Saat bertengger, ujung sayap mereka yang panjang terlihat menyilang dan punya ekor bercabang dalam.

  2. 2. Burung tepekong berkerabat dengan burung kolibri dan burung walet

    Burung tepekong kumis bertengger di dahan pohon.
    Burung tepekong kumis bertengger di dahan pohon. (commons.wikimedia.org/Charles J Sharp)

    Burung tepekong punya kekerabatan dengan burung kolibri dan burung walet. Ia bagian dari ordo Apodiformes yang mencakup keluarga kolibri (Trochilidae) dan keluarga walet (Apodidae). Ketiga jenis burung ini dikenal punya kemampuan terbang yang gak biasa.

    Menurut laman Carolina Birds, burung tepekong berkerabat paling dekat dengan burung walet. Keduanya sama-sama berparuh kecil dengan celah lebar. Sayap mereka pun sama-sama panjang meruncing. Hanya saja, burung tepekong tampil lebih mencolok dan kaki mereka lebih kokoh untuk dibuat bertengger.

  3. 3. Indonesia jadi rumah bagi tiga spesies burung tepekong

    Burung tepekong tunggir kelabu terlihat bertengger di Carita, Banten.
    Burung tepekong tunggir kelabu terlihat bertengger di Carita, Banten. (commons.wikimedia.org/Francesco Veronesi)

    Burung tepekong terbagi jadi empat spesies. Ada tepekong tunggir kelabu atau gray-rumped treeswift (Hemiprocne longipennis), tepekong rangkang atau whiskered treeswift (H. comata), tepekong kumis atau moustached treeswift (H. mystacea), dan tepekong jambul atau crested treeswift (H. coronata). Tepekong tunggir kelabu, tepekong rangkang, dan tepekong kumis bisa dijumpai di Indonesia.

    Di negara kita, sebutan "tepekong jambul" sebenarnya merujuk pada spesies tepekong tunggir kelabu (H. longipennis) dengan persebaran mencakup Indonesia. Tepekong tunggir kelabu dan tepekong jambul (H. coronata) dulu memang dianggap satu spesies. Tepekong jambul hanya ada di anak benua India dan daratan utama Asia Tenggara.

  4. 4. Burung tepekong gak bisa hidup tanpa hutan

    Burung tepekong kumis terlihat bertengger di Raja Ampat.
    Burung tepekong kumis terlihat bertengger di Raja Ampat. (commons.wikimedia.org/avocat)

    Burung tepekong hidup hanya di hutan. Menurut informasi dari laman Creagrus, burung tepekong gak bisa hidup di kawasan hutan dengan pohon-pohon yang sudah dibabat habis atau kawasan hutan yang diubah jadi perkebunan kelapa sawit. Tiap spesies burung tepekong punya ketergantungan masing-masing pada habitat hutan. Tepekong kumis hanya hidup di hutan primer, sementara yang lain lebih suka tepian hutan atau area terbuka dekat hutan.

  5. 5. Burung tepekong sangat jago terbang

    Sepasang burung tepekong jambul menjaga telur mereka.
    Sepasang burung tepekong jambul menjaga telur mereka. (commons.wikimedia.org/Aditya Pal)

    Dibandingkan burung kolibri dan burung walet, burung tepekong lebih jarang terbang. Kalau burung walet menghabiskan hidup mereka di udara dan cuma mendarat untuk bersarang, burung tepekong lebih sering bertengger di pohon. Hal ini terlihat dari kaki burung tepekong yang lebih kokoh dan mantap untuk dibuat bertengger, beda dari kaki burung walet dan burung kolibri.

    Namun, burung tepekong sama ahlinya dengan burung walet untuk urusan terbang. Burung ini sangat gesit mengejar serangga di antara lebatnya hutan. Mangsa mereka sering ditangkap di udara atau disambar langsung dari dahan pohon. Burung tepekong terbang memang gak secepat walet, tapi gaya dan siluet terbang mereka sangat mirip.

  6. 6. Burung tepekong suka makan serangga

    Burung tepekong kumis bertengger di pohon.
    Burung tepekong kumis bertengger di pohon. (commons.wikimedia.org/TR Shankar Raman)

    Burung tepekong merupakan burung pemakan serangga yang berburu sambil terbang. Meski berparuh kecil, bukaan mulut burung tepekong sangat lebar untuk menangkap serangga sambil terbang. Menurut laman BioDB, paruh burung tepekong dikelilingi area berdaging yang menunjang gaya berburu mereka ini. Di sekitar mulut mereka juga ada bulu-bulu kaku yang disebut bristle untuk mendeteksi dan memerangkap mangsa.

  7. 7. Burung tepekong membangun sarang mini dengan air liur

    Sepasang burung tepekong jambul duduk bersarang.
    Sepasang burung tepekong jambul duduk bersarang. (commons.wikimedia.org/Shiv's fotografia)

    Sama seperti burung walet, burung tepekong juga menggunakan air liur mereka untuk membangun sarang. Sarang burung tepekong berbentuk mangkuk kecil yang terbuat dari kulit kayu, lumut, dan bulu. Bahan sarang ini kemudian direkatkan dengan air liur.

    Sarang burung tepekong ini sangat kecil. Diameternya kurang lebih 2,5–4 sentimeter, hanya cukup untuk sebutir telur yang dihasilkan betina. Struktur sarang juga rapuh sehingga gak bisa diduduki burung dewasa. Induk yang mengerami telur harus bertengger di dahan, hanya perut yang menyentuh telur.

    Sungguh burung yang unik, bukan? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung tepekong atau treeswift? Apa kamu pernah melihat burung tepekong secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More