Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Fakta Unik Red-legged Seriema, Agresif Saat Membunuh Mangsanya!

6 Fakta Unik Red-legged Seriema, Agresif Saat Membunuh Mangsanya!
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Red-legged seriema juga dikenal sebagai crested cariama dan crested seriema. Mereka berada dalam famili Caramidae dan memiliki nama ilmiah Cariama cristata. Panjang tubuhnya mencapai 75--90 gram dan beratnya kisaran 1,5--2,2 kilogram, jantan sedikit lebih besar dari betina. Bulunya berwarna cokelat keabu-abuan, terdapat garis halus cokelat tua dan hitam.

Sementara itu, bagian kepala, leher dan dadanya berwarna cokelat pucat. Mereka punya paruh berwarna kemerahan dan kakinya sangat panjang. Jika kamu tertarik untuk mengenalinya lebih jauh, fakta berikut ini bisa membantumu.

1. Wilayah penyebaran red-legged seriema

Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Mark Iverson)
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Mark Iverson)

Penyebaran red-legged seriema berada di bagian tengah dan timur Brazil, Paraguay, bagian timur dan tenggara Bolivia, Uruguay dan timur laut Argentina. Mereka ditemukan di ketinggian 2,000 meter. Animalia menginformasikan bahwa red-legged seriema lebih menyukai habitat padang rumput. Meskipun begitu, mereka tidak mudah berpindah ke lahan basah atau ladang tanaman.

Burung ini sering mengunjungi kawasan semi terbuka yang cukup kering seperti semak berduri dan kawasan hutan semi gersang, sabana serta lahan peternakan. Mereka juga bisa ditemui di padang rumput berbukit di dekat kawasan hutan.

2. Apa menu makannya?

Red-legged seriema (pixabay.com/Kev)
Red-legged seriema (pixabay.com/Kev)

Berdasarkan informasi dari The Peregrine Fund, red-legged seriema mengonsumsi banyak hewan kecil termasuk mamalia, burung dan reptil. Salah satu mangsanya adalah ular karang yang beracun. Mereka terkenal dengan gaya kejamnya saat membunuh mangsa, lho.

Red-legged seriema tidak ragu untuk membenturkan mangsa ke tanah atau permukaan keras seperti batu. Cara itu tidak hanya membunuh mangsa, tapi juga menghancurkan tulang sehingga mereka bisa menelannya dengan mudah.

3. Sangat teritorial dan selalu waspada

Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Sumber yang sama menjelaskan bahwa red-legged seriema selalu waspada dan sangat teritorial. Mereka cenderung lebih aktif saat siang hari dan menghabiskan waktunya sendirian atau berpasangan. Terkadang, seriema berada dalam kelompok yang terdiri dari empat individu. Red-legged seriema sebenarnya menetap dan tidak berpindah-pindah, tapi terdapat laporan bahwa mereka bermigrasi didasarkan pada suhu wilayahnya.

4. Bisa berlari cukup cepat

Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Under the same moon...)
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Under the same moon...)

Spesies ini bisa berjalan di tanah dan berlari lebih cepat dari manusia! Red-legged seriema bisa berlari dengan kecepatan hingga 25 km/jam sebelum terbang. Saat mereka saling berhadapan untuk mempertahankan wilayahnya, konfrontasi dimulai dengan vokalisasi yang diikuti lari jarak pendek dan terbang ke arah pengganggu. Gerakan itu diselingi dengan serangan cakar dan paruhnya.

5. Mereka suka berjemur

Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Wagner Machado Carlos Lemes)
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Wagner Machado Carlos Lemes)

Salah satu kebiasaan red-legged seriema yang nampak tidak pada tempatnya adalah berjemur. Saat hari hangat dan cerah, mereka sering berbaring di tanah tidak bergerak. Terkadang, red-legged seriema terlihat seperti sedang berpura-pura mati, dilansir Southwick's Zoo.

6. Sistem perkawinan red-legged seriema

Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Manfred Wener/Tsui)
Red-legged seriema (commons.m.wikimedia.org/Manfred Wener/Tsui)

Sistem perkawinan red-legged seriema adalah monogami, membentuk ikatan dengan satu pasangan seumur hidupnya. Musim kawinnya biasa berkaitan dengan musim hujan pada bulan Februari hingga Juli di bagian timur laut Brazil, September hingga Januari di tengah Brazil dan November hingga Desember di Argentina. Jadi, musim kawinnya tergantung pada wilayah jelajahnya, ya.

Pada periode tersebut, jantan lebih mengintimidasi dan terkadang memaksakan dirinya pada betina. Sama seperti spesies lainnya, mereka melakukan ritual pertunjukan dan bahkan memberikan makanan pada betina. Setelah proses itu, betina menghasilkan 2--3 telur yang dierami oleh keduanya selama 24--30 hari.

Red-legged seriema ternyata sangat kejam saat membunuh mangsanya, tidak ragu untuk membenturkannya di tanah atau di atas batu berulang kali. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dan tren populasinya masih stabil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mayang Ulfah Narimanda
Ane Hukrisna
Mayang Ulfah Narimanda
EditorMayang Ulfah Narimanda
Follow Us

Related Articles

See More

4 Tips Merawat Anak Anjing Tanpa Induk agar Tumbuh Sehat

09 Mei 2026, 20:05 WIBScience
Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

Apa Fungsi Tanduk Jerapah?

08 Mei 2026, 18:05 WIBScience