Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Hewan yang Bisa Beristirahat Sambil Tetap Bergerak
ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/HAMID ELBAZ)
  • Beberapa hewan memiliki mekanisme istirahat yang memungkinkan mereka tetap bergerak, menyesuaikan kebutuhan pemulihan energi dengan lingkungan hidupnya.
  • Hiu tertentu harus terus berenang agar air mengalir melewati insang, meski sebagian spesies lain mampu memompa air saat diam.
  • Lumba-lumba, paus, dan burung fregat besar dapat beristirahat dengan aktivitas otak terbatas sambil tetap bernapas, bergerak, atau terbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebagian besar hewan tentu memerlukan waktu untuk beristirahat agar kondisi tubuhnya bisa pulih setelah beraktivitas, namun cara mereka melakukannya ternyata bisa sangat beragam. Ada hewan yang bisa beristirahat sambil tetap bergerak baik pada saat berenang di air atau ketika berpindah tempat di kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

Berbeda dengan manusia yang biasanya perlu menghentikan aktivitas untuk tidur dengan nyaman, beberapa hewan justru memiliki mekanisme tubuh yang dapat membantu mereka dalam beristirahat tanpa sepenuhnya menghentikan gerakan. Oleh sebab itu, simaklah beberapa hewan berikut ini yang dikenal memiliki kemampuan unik untuk beristirahat sambil tetap bergerak.

1. Hiu

ilustrasi hiu (pexels.com/Mile Ribeiro)

Ada beberapa jenis hiu yang ternyata memiliki kebiasaan berenang secara terus menerus karena harus mengalirkan air melalui insang agar dapat memperoleh oksigen, meski cara bernapas dari setiap spesies mungkin tidak selalu sama. Hiu yang bergantung pada gerakan untuk membantu proses pernapasan tentu harus terus berenang agar air dapat mengalir melewati insangnya, sehingga berhenti bergerak dalam waktu lama justru akan mengganggu pasokan oksigennya.

Meski demikian, nyatanya tidak semua hiu harus berenang tanpa henti untuk bernapas karena ada pula beberapa jenis hiu yang mampu memompa air melewati insang pada saat berada dalam posisi diam. Pada spesies tertentu, para peneliti ternyata menemukan bahwa perilaku istirahat yang ditandai dengan berkurangnya aktivitas dan juga respons terhadap lingkungan justru membuat hiu jadi harus tetap bisa memulihkan energinya.

2. Lumba-lumba

ilustrasi lumba-lumba (pexels.com/Kammeran Gonzalez-Keola)

Lumba-lumba termasuk ke dalam mamalia laut yang memiliki cara tidur unik karena harus tetap muncul ke permukaan dalam mengambil udara melalui lubang sembur di bagian atas kepalanya. Mereka bisa beristirahat dengan mengistirahatkan satu belahan otak pada satu waktu, sedangkan belahan otak lainnya itu tetap aktif untuk bisa membantu dalam mengendalikan fungsi tubuh dan juga merespons kondisi lingkungan.

Pada saat salah satu belahan otaknya beristirahat, maka lumba-lumba bisa mengurangi aktivitas tanpa berpotensi kehilangan kemampuan untuk melakukan gerakan yang diperlukan agar tetap bertahan hidup. Pola tersebut tentu akan membantu mereka untuk tetap bersikap waspada terhadap segala ancaman, menjaga posisi di dalam air, hingga menyesuaikan gerakan dengan kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya.

3. Paus

ilustrasi paus biru (unsplash.com/Michael Blum)

Hampir serupa dengan lumba-lumba, paus juga merupakan mamalia laut yang harus naik ke permukaan untuk bernapas karena menggunakan paru-paru, bukan insang seperti ikan. Ada beberapa spesies paus yang dapat beristirahat dengan mengurangi aktivitas dan berenang secara perlahan, sementara jenis lainnya justru beristirahat dalam posisi yang lebih diam di dekat permukaan airnya.

Ada beberapa paus yang diketahui memiliki mekanisme tidur unihemisferik atau pola istirahat dengan aktivitas otak yang tidak sepenuhnya berhenti pada kedua belahan otak secara bersamaan. Cara ini seolah dapat membantu mereka dalam mempertahankan tingkat kewaspadaan dan juga mengendalikan fungsi tubuh yang memang diperlukan selama berada di dalam air.

4. Burung yang bermigrasi jauh

ilustrasi burung fregat (a-z-animals.com)

Ada beberapa jenis burung yang kerap melakukan migrasi jarak jauh ternyata turut memiliki kemampuan beristirahat ketika terbang. Penelitian terhadap burung fregar besar seolah menunjukkan bahwa burung ini bisa tidur dalam waktu singkat pada saat terbang di atas laut, termasuk dengan mengisyaratkan salah satu otak atau kedua belahan otak secara bersamaan selama periode tertentu.

Tidur ketika terbang memungkinkan burung frehat besar untuk menghemat waktu selama perjalanan di wilayah laut yang lebih luas dan memiliki sedikit tempat untuk hinggap. Meski demikian, penelitian seolah menunjukkan bahwa mereka biasanya tidur jauh lebih sedikit pada saat terbang jika dibandingkan ketika berada di darat.

Berbagai hewan selalu memiliki cara beristirahat yang unik dan untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan tubuh dan lingkungan tempat tinggalnya. Hewan-hewan di atas seolah menunjukkan beristirahat tidak selalu berarti menghentikan seluruh gerakan atau aktivitasnya. Keunikan tersebut seolah membuktikan bahwa strategi tidur dan pemulihan energi pada setiap hewan bisa sangat beragam.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article