Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan cuma menghasilkan asap tebal yang menyelimuti langit, tetapi juga bisa memicu terbentuknya awan raksasa. Fenomena langka ini bahkan dapat membuat langit di atas lokasi kebakaran tampak seperti sedang dilanda badai. Mengutip dari NASA, kebakaran yang sangat intens bisa memanaskan udara hingga naik dengan cepat sambil membawa asap, abu, dan uap air ke atmosfer.
Ketika udara panas tersebut naik dan mendingin, uap air dapat mengembun dan membentuk awan yang menyerupai awan badai. Dalam kondisi ekstrem, awan ini bisa berkembang menjadi pyrocumulonimbus, yaitu awan badai yang terbentuk akibat panas dari kebakaran. Lalu, bagaimana proses terbentuknya awan raksasa tersebut dan apa dampaknya bagi Bumi? Yuk, simak lebih lanjut di bawah ini!
