ilustrasi erupsi gunung api (pexels.com/Diego Giron)
Adapun fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Ili Lewotolok, dan Gunung Ibu dalam waktu berdekatan berkaitan dengan posisi Indonesia di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Ring of Fire merupakan jalur berbentuk tapal kuda yang mengelilingi Samudra Pasifik dan menjadi kawasan dengan aktivitas gempa serta gunung api paling tinggi di dunia.
Nah, Indonesia berada di salah satu bagian teraktif jalur tersebut karena terletak di pertemuan beberapa lempeng tektonik, seperti Lempeng Indo-Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina. Pergerakan serta penunjaman lempeng-lempeng ini memicu terbentuknya magma dan mendorong munculnya banyak gunung api aktif di Indonesia.
Meski terjadi hampir bersamaan, erupsi keempat gunung tersebut tidak berarti saling memicu. Menurut ahli gempa IABI, Daryono, tidak ada jalur magma bawah tanah tunggal yang menghubungkan dapur magma masing-masing gunung. Setiap sistem vulkanik memiliki kondisi dan tekanan magma sendiri hingga akhirnya mencapai tahap kritis dan memicu erupsi.
Alasan kenapa gunung berapi bisa erupsi bersamaan di atas perlu diketahui, lho. Apalagi bagi masyarakat Indonesia yang wilayahnya dikelilingi gunung api. Mengetahui penyebab tersebut dapat membantu kita lebih siap untuk mitigasi bencana.