- Volume, yang menyimpan panas
- Luas permukaan, tempat panas keluar ke lingkungan
Kenapa Hewan yang Tinggal di Iklim Dingin Cenderung Berukuran Besar?

- Aturan Bergmann menjelaskan bahwa hewan di iklim dingin cenderung bertubuh lebih besar karena ukuran tubuh membantu mempertahankan panas dan efisiensi energi.
- Tubuh besar memiliki rasio permukaan terhadap volume yang kecil, membuat panas tubuh lebih sulit hilang dan mendukung kelangsungan hidup di suhu ekstrem.
- Contoh nyata terlihat pada beruang kutub dan rusa utara yang bertubuh besar untuk menahan dingin, sementara hewan tropis cenderung lebih kecil agar mudah melepas panas.
Kalau kita memperhatikan hewan-hewan yang hidup di daerah dingin, ada satu pola menarik yang sering muncul: ukuran tubuh mereka cenderung lebih besar dibandingkan kerabatnya yang hidup di daerah hangat. Misalnya, beruang kutub jauh lebih besar dibandingkan beruang tropis, rusa besar di wilayah utara tampak lebih masif, bahkan beberapa burung di daerah dingin juga memiliki tubuh yang lebih besar.
Fenomena ini bukan kebetulan. Dalam dunia biologi, pola tersebut dikenal sebagai Bergmann's rule, sebuah prinsip yang menjelaskan hubungan antara ukuran tubuh hewan dan suhu lingkungan tempat mereka hidup. Lantas, kenapa ukuran tubuh bisa dipengaruhi oleh suhu? Berikut penjelasannya.
1. Prinsip Bergmann: semakin dingin lingkungan, semakin besar tubuh
Aturan Bergmann pertama kali dijelaskan oleh ahli biologi Jerman abad ke-19, Carl Bergmann. Ia mengamati bahwa populasi hewan yang hidup di wilayah lebih dingin cenderung memiliki ukuran tubuh lebih besar dibandingkan spesies yang sama atau kerabat dekatnya di daerah yang lebih hangat.
Prinsip ini paling sering berlaku pada hewan berdarah panas (endoterm), seperti mamalia dan burung. Hewan-hewan ini menghasilkan panas tubuh sendiri sehingga kemampuan mempertahankan suhu tubuh menjadi faktor penting untuk bertahan hidup. Dengan tubuh yang lebih besar, hewan dapat menyimpan panas lebih efisien dan tidak cepat kehilangan energi saat menghadapi suhu ekstrem.
2. Tubuh besar membantu menahan panas
Salah satu alasan utama di balik fenomena ini adalah rasio luas permukaan terhadap volume tubuh. Secara sederhana, tubuh hewan memiliki dua hal penting:
Ketika ukuran tubuh membesar, volume meningkat lebih cepat dibandingkan luas permukaannya. Artinya, hewan besar memiliki lebih banyak panas yang tersimpan dibandingkan panas yang hilang.
Sebagai contoh, jika sebuah objek berbentuk bola memiliki radius dua kali lebih besar, luas permukaannya hanya meningkat empat kali lipat, tetapi volumenya meningkat hingga delapan kali lipat. Rasio ini membuat hewan besar kehilangan panas lebih lambat dibandingkan hewan kecil. Karena itulah tubuh besar menjadi keuntungan besar bagi hewan yang hidup di daerah dengan suhu sangat rendah.
3. Contoh nyata di alam

Fenomena ini bisa dilihat pada banyak hewan yang hidup di wilayah dingin. Salah satu contoh paling jelas adalah Ursus maritimus, atau beruang kutub. Hewan ini memiliki tubuh sangat besar, lapisan lemak tebal, dan bulu yang rapat untuk menjaga panas tubuh di lingkungan Arktik yang ekstrem.
Sebaliknya, kerabatnya yang hidup di wilayah tropis, seperti Helarctos malayanus memiliki tubuh jauh lebih kecil. Karena hidup di lingkungan panas, tubuh kecil justru membantu mereka melepaskan panas lebih cepat.
Contoh lainnya adalah Alces alces, rusa raksasa yang hidup di hutan boreal dan wilayah bersalju di belahan bumi utara. Tubuh besar membantu mereka bertahan dari suhu dingin serta menembus salju yang dalam.
4. Keuntungan metabolisme di daerah dingin
Selain membantu mempertahankan panas, ukuran tubuh besar juga memberi keuntungan dalam hal metabolisme. Hewan besar biasanya memiliki laju metabolisme yang lebih rendah per satuan massa tubuh. Artinya, mereka tidak perlu membakar energi terlalu cepat untuk mempertahankan fungsi tubuh.
Ini sangat penting di daerah dingin, karena makanan sering kali sulit ditemukan saat musim dingin. Dengan tubuh besar, hewan dapat menyimpan lebih banyak cadangan lemak yang digunakan sebagai sumber energi ketika makanan langka. Contohnya bisa dilihat pada beruang yang berhibernasi atau anjing laut yang memiliki lapisan lemak tebal untuk bertahan hidup di laut dingin.
5. Ada juga pengecualian
Walaupun aturan Bergmann cukup umum, tidak semua hewan mengikuti pola ini. Hewan berdarah dingin seperti reptil sering menunjukkan pola yang berbeda. Karena suhu tubuh mereka sangat bergantung pada lingkungan, tubuh yang lebih besar justru bisa menyulitkan mereka untuk menghangatkan diri di daerah dingin.
Selain itu, beberapa hewan memiliki kebutuhan adaptasi lain. Burung misalnya, kadang harus mempertahankan ukuran tubuh tertentu agar tetap efisien saat terbang.
Perubahan iklim juga diperkirakan dapat memengaruhi pola ini. Ketika suhu global meningkat, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ukuran tubuh beberapa spesies mulai mengecil karena tekanan lingkungan yang berubah.
Ukuran tubuh hewan ternyata tidak hanya ditentukan oleh genetika, tetapi juga oleh lingkungan tempat mereka hidup. Bergmann's rule menunjukkan bahwa di wilayah dingin, tubuh besar memberi keuntungan besar dalam mempertahankan panas, menyimpan energi, dan meningkatkan peluang bertahan hidup.
Itulah sebabnya banyak hewan di daerah kutub atau lintang tinggi memiliki tubuh yang jauh lebih besar dibandingkan kerabatnya di daerah tropis. Evolusi secara perlahan membentuk tubuh mereka agar lebih cocok menghadapi tantangan lingkungan yang ekstrem. Pada akhirnya, ukuran tubuh menjadi salah satu strategi alam yang sangat efektif untuk membantu hewan bertahan di dunia yang penuh variasi iklim.
Referensi
A-Z Animals. Diakses pada Maret 2026. Why Animals in Cold Climates Are Bigger: The Science Behind Bergmann’s Rule
Future Zoologist Academy. Diakses pada Maret 2026. Bergmann's Rule | The Colder You Go, the Bigger You Grow
Livescience. Diakses pada Maret 2026. Why Are Animals Bigger in Colder Climates?
University of Liverpool. Diakses pada Maret 2026. Cold-Blooded Animals Grow Bigger in The Warm On Land, but Smaller in Warm Water
UT News. Diakses pada Maret 2026. Relationships Between Temperature and Animals’ Sizes Has Been Clarified






![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tahu Kamu Bisa Time Travel ke Masa Lalu atau Masa Depan](https://image.idntimes.com/post/20250506/1000008112-a9936ff4ece60dc64a0fc7d3e0c841a5.png)











