Sayangnya, peran besar moluska ini terancam oleh eksploitasi berlebihan, hilangnya habitat, pencemaran, serta perubahan iklim. Padahal, menjaga populasi moluska bukan hanya soal melindungi satu kelompok hewan. Ini tentang menjaga keseimbangan ekosistem, ketahanan pesisir, kualitas air, hingga sumber mata pencaharian manusia. Praktik berkelanjutan seperti budidaya restoratif dapat membantu memulihkan populasi mereka sekaligus memberikan manfaat ekonomi, termasuk mendukung perikanan dan membuka lapangan kerja.
Moluska mungkin terlihat sederhana dan sering kali luput dari perhatian. Namun, kontribusinya bagi Bumi sangatlah besar. Melindungi moluska berarti menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang. Jadi, lain kali kamu melihat siput di kebun atau kerang di pantai, ingatlah bahwa mereka bukan sekadar hewan biasa, mereka adalah penjaga ekosistem yang bekerja tanpa henti.
Referensi
Ngandjui, Y. a. T., Kereeditse, T. T., Kamika, I., Madikizela, L. M., & Msagati, T. a. M. (2024). Nutraceutical and medicinal importance of marine molluscs. Marine Drugs, 22(5), 201. https://doi.org/10.3390/md22050201
Reality Pathing. Diakses pada Februari 2026. Why Do Molluscs Play a Vital Role in Marine Ecosystems?
Shape of Life. Diakses pada Februari 2026. Molluscs' Role In Ecosystem
Yale School of Environment. Diakses pada Februari 2026. Mussels and Other Aquatic Animals Provide Critical Coastal Ecosystem Protection