Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Perilaku Anjing yang Berasal dari Naluri Berburu, Senang Mengejar!
ilustrasi anjing labrador (unsplash.com/Mitchell Orr)
  • Naluri berburu leluhur masih memengaruhi perilaku anjing modern, meski sebagian besar anjing peliharaan tidak lagi berburu untuk bertahan hidup.
  • Anjing cenderung mengejar benda bergerak dan mengendus jejak karena peka terhadap gerakan serta aroma yang dahulu membantu melacak mangsa.
  • Kebiasaan membawa benda dan mengintai target mencerminkan tahapan berburu; pemilik dapat menyalurkannya lewat permainan aman dan stimulasi yang tepat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Anjing telah hidup berdampingan dengan manusia selama ribuan tahun lamanya, namun banyak perilaku alaminya yang ternyata masih dipengaruhi oleh nenek moyangnya yang merupakan pemburu andal. Walau memang sebagian besar anjing peliharaan sudah tidak lagi berburu untuk bisa bertahan hidup, namun naluri tersebut masih tetap tersimpan dalam perilaku sehari-harinya.

Naluri berburu merupakan hasil evolusi yang bisa membantu leluhur anjing untuk bisa mencari makanan, bekerja sama dalam kelompok, dan bertahan di alam liar. Hingga saat ini, sejumlah kebiasaan anjing masih terlihat dan memiliki hubungan erat dengan insting berburu yang diwariskan dari generasi ke generasi.

1. Mengejar benda yang bergerak

ilustrasi anjing pudel (unsplash.com/Gabriel Crismariu)

Salah satu perilaku yang paling umum pada anjing adalah mengejar benda yang bergerak. Respons tersebut sebetulnya bisa muncul karena otak anjing secara alami sangat peka terhadap gerakan cepat yang dahulunya ditandai sebagai keberadaan mangsa, sehingga hal ini membuat mereka ingin mengejarnya.

Perilaku ini bisa menjadi bentuk aktivitas fisik yang positif apabila pemilik mengarahkannya melalui permainan yang aman, seperti melempar bola atau cakram. Namun, pemilik juga harus mengawasi anjing agar tidak sampai mengejar kendaraan atau hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatannya.

2. Mengendus tanah atau jejak secara terus-menerus

ilustrasi anjing (pexels.com/Jacub Gomez)

Anjing memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga kerap mengendus tanah, rumput, atau berbagai benda di sekitarnya pada saat berjalan. Kebiasaan ini sebetulnya merupakan bagian dari naluri berburu yang memungkinkan mereka untuk bisa melacak jejak mangsa melalui aroma yang tertinggal selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari.

Melalui aroma, anjing bisa mengetahui dengan pasti keberadaan hewan lain arah pergerakan, hingga kondisi lingkungan yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu, berikanlah kesempatan anjing untuk mengendus saat berjalan agar bisa menjadi stimulasi mental yang sangat bermanfaat dan juga mengurangi kebosanannya.

3. Membawa atau menggigit hasil tangkapan

ilustrasi anjing (unsplash.com/Anna Dudkova)

Banyak anjing yang senang membawa mainan, tongkat, atau benda lain dengan menggunakan mulut yang setelah berhasil menemukannya. Perilaku ini sebetulnya sangat berkaitan dengan tahapan berburu, yaitu membawa hasil tangkapan kembali ke kelompok atau tempat yang benar-benar aman.

Dikarenakan berasal dari insting alami, maka kebiasaan membawa benda tidak selalu menunjukkan perilaku yang agresif. Justru aktivitas seperti bermain lempar tangkap bisa menjadi cara yang sehat untuk menyalurkan nalurit tersebut agar anjing bisa belajar mengambil dan mengembalikan benda tanpa merusaknya.

4. Mengintai sebelum bergerak mendekat

ilustrasi anjing (unsplash.com/Milli)

Ada beberapa anjing yang menunjukkan kebiasaan memperhatikan target dari kejauhan sebelum pada akhirnya mendekati mereka secara perlahan. Mereka bisa merendahkan posisi tubuh, memusatkan perhatian, lalu pada akhirnya bergerak dengan langkah yang penuh kehati-hatian sebelum berlari dan juga melompat.

Perilaku mengintai ternyata sering terlihat pada saat anjing bermain dengan mainan, mengejar bola, atau mengamati hewan kecil yang ada di halaman rumah. Meski tidak selalu berakhir dengan upaya untuk menangkap sesuatu, namun rangkaian gerakan tersebut seolah menunjukkan bahwa naluri berburu masih menjadi bagian dari perilaku alami pada anjing.

Naluri berburu masih mempengaruhi banyak perilaku anjing modern seperti yang disebutkan di atas. Kebiasaan tersebut merupakan warisan evolusi yang masih tetap bertahan meski anjing sudah lama hidup berdampingan dengan manusia. Dengan memahami asal usul perilaku tersebut, maka pemilik bisa memberikan stimulasi yang tepat dan membangun hubungan yang baik dengan anjing kesayangannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article