ilustrasi fisika (unsplash.com/roman mager)
Coba ingat-ingat lagi bunyi Hukum II Newton:
“Gaya (F) yang diberikan pada suatu benda akan sama besarnya dengan perubahan momentum (Δp) per satuan waktu (Δt)”
Teorema impuls-momentum menjelaskan bahwa impuls yang bekerja pada benda akan sama dengan perubahan momentumnya. Untuk melihat hubungan keduanya, bisa menggunakan persamaan matematika berikut:
F = m.a (sesuai Hukum Newton II)
Dengan ketentuan:
a = Δv/Δt = (v2-v1) / Δt
Maka,Â
F = m ((v2-v1) / Δt)
F.Δt = m.v2 – m.v1
F.Δt = p2 – p1
I = Δp
Jika disimpulkan, hubungan momentum dan impuls membentuk persamaan I = Δp
Materi rumus momentum dan impuls ini dapat membantu mengetahui arah dan kecepatan sebuah benda. Mulai dari ayunan kaki sampai lempar bola, semuanya bisa dihitung menggunakan rumus ini.Â