Referensi
Sustainable Development Commission. (2007). Turning the tide: Tidal power in the UK.
Che, B., Hu, H., Ma, J., & Liang, D. (2024). Hydrodynamic Modelling of Severn Bore and Its Dependence on Ocean Tide and River Discharge. Journal of Marine Science and Engineering, 12(12), 2319.
Wang, T., & Yang, Z. (2020). A tidal hydrodynamic model for Cook Inlet, Alaska, to support tidal energy resource characterization. Journal of Marine Science and Engineering, 8(4), 254.
Okkonen, S. R. (2005). Observations of hydrography and currents in central Cook Inlet, Alaska, during diurnal and semidiurnal tidal cycles. University of Alaska, Coastal Marine Institute.
Singhal, G., Panchang, V. G., & Nelson, J. A. (2013). Sensitivity assessment of wave heights to surface forcing in Cook Inlet, Alaska. Continental Shelf Research, 63, S50-S62.
Wilson, B., & Tomlins, G. (1999, November). Mapping Cook Inlet rip tides using local knowledge and remote sensing. In Cook Inlet Oceanography Workshop (p. 3).
McInnes, R., Ali, M., & Pritchard, D. (2017). Ramsar and World Heritage Conventions: Converging towards success. In Ramsar: Ramsar Convention Secretariat.
Medeiros, C. (1988). Tidal characteristics of the Strait of Magellan. Continental Shelf Research, 8(8), 947-960.
Franklin, W. L. (2022). Guanaco colonisation of Tierra del Fuego Island from mainland Patagonia: Walked, swam, or by canoe?. Geo: Geography and Environment, 9(2), e00110.
Tempat dengan Fenomena Pasang Surut Paling Ekstrem di Dunia

- Bay of Fundy di Kanada memiliki pasang surut tertinggi di dunia, mencapai 16 meter, dengan proses resonansi yang memperbesar kekuatan gelombang setiap kali pasang datang.
- Severn Estuary & Bristol Channel di Inggris juga menyimpan pasang surut berskala besar, dengan tinggi pasang berkisar 12–14 meter dan fenomena Severn Bore yang dimanfaatkan peselancar.
- Cook Inlet di Alaska memiliki rentang pasang surut mencolok, dengan selisih ketinggian air berada di angka 9 sampai 11 meter dan arus lautnya yang kuat serta medan lautnya yang kompleks.
Pasang surut laut terjadi akibat tarikan gravitasi bulan dan matahari. Di sejumlah tempat, pergerakannya tak cuma soal naik dan turun secara biasa, tetapi berubah drastis dalam waktu singkat. Bentuk teluk, kedalaman perairan, serta arah angin ikut memperkuat dorongan air yang datang silih berganti. Dampaknya, permukaan laut bisa melonjak belasan meter hanya dalam satu hari.
Lalu, tempat mana saja yang memiliki rentang pasang surut setinggi itu? Berikut ini lima tempat dengan fenomena pasang surut paling ekstrem di dunia. Simak daftarnya di bawah ini!
1. Bay of Fundy, Kanada

Bay of Fundy di Kanada sering disebut sebagai wilayah dengan pasang surut tertinggi di dunia. Di Minas Basin, selisih antara air pasang dan surut dapat menyentuh angka 16 meter. Teluknya berbentuk seperti corong yang menyempit ke dalam, sehingga gelombang dari Samudra Atlantik terdorong masuk dan terkumpul di satu area. Proses resonansi lantas memperbesar kekuatan gelombang setiap kali pasang datang.
Saat air surut, dasar teluk berubah total. Gugusan batu raksasa, gua laut, dan hamparan lumpur luas terlihat jelas di permukaan. Wisatawan bahkan dapat berjalan di area yang beberapa jam sebelumnya tertutup air setinggi gedung empat lantai. Ketika pasang kembali naik, laut bergerak cepat dan menelan kembali daratan itu.
2. Severn Estuary & Bristol Channel, Inggris

Severn Estuary dan Bristol Channel di Inggris juga menyimpan pasang surut berskala besar. Laporan Tidal Power in the UK: Severn Non-Barrage Options dari Sustainable Development Commission mencatat tinggi pasang di Avonmouth berkisar 12–14 meter. Bentuk estuari yang panjang dan makin menyempit ke arah daratan bikin gelombang Atlantik terdorong jauh ke dalam. Air yang terakumulasi di ujung estuari pun naik jauh lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah pesisir Inggris lainnya.
Kawasan ini juga terkenal berkat fenomena Severn Bore, gelombang panjang yang bergerak melawan arus sungai saat pasang datang. Ombak tersebut bisa menjalar beberapa kilometer menyusuri Sungai Severn. Setiap kemunculannya selalu dinanti. Menariknya, peselancar memanfaatkan momen itu untuk menaklukkan arus unik ini.
3. Cook Inlet, Alaska, Amerika Serikat

Cook Inlet di Alaska mungkin tidak seterkenal Bay of Fundy, tetapi rentang pasang surutnya tetap mencolok. Di bagian utara teluk, selisih ketinggian air berada di angka 9 sampai 11 meter. Begitu laut surut, hamparan lumpur dan pasir yang luas terbuka tampak tenang di permukaan. Namun, ketenangan itu bisa berubah dalam waktu singkat bila air mulai bergerak naik.
Keunikan Cook Inlet terlihat dari arusnya yang kuat dan medan lautnya yang kompleks. Gelombang di sini bisa berubah mendadak tergantung arah angin atau tekanan udara. Karena itulah, nelayan maupun pelaut setempat menganggap kawasan ini sebagai perairan yang menuntut kewaspadaan tinggi.
4. Mont-Saint-Michel, Prancis

Kalau kamu pernah melihat foto biara megah di tengah laut, kemungkinan besar itu Mont-Saint-Michel. Lokasi ikonik di Normandia ini punya pasang surut super tinggi yang bisa mencapai 15 meter pada puncaknya. Menurut data Ramsar Convention, area intertidalnya mencakup lebih dari 240 km² dan terus berubah setiap hari.
Fenomena ini menjadikan Mont-Saint-Michel salah satu destinasi wisata paling unik di Eropa. Pemerintah Prancis bahkan membangun jalur khusus agar pengunjung dapat menikmati pemandangan pasang surut dengan aman. Keindahan arsitektur abad pertengahan yang berpadu dengan dinamika laut menciptakan pemandangan yang benar-benar magis.
5. Strait of Magellan, Chili

Strait of Magellan atau Selat Magellan merupakan jalur laut bersejarah yang memisahkan daratan utama Amerika Selatan dan Pulau Tierra del Fuego. Arus pasang surut di sini tergolong kuat dan dinamis. Di beberapa bagian, selisih tinggi air berada pada kisaran 7 hingga 9 meter, apalagi bila arus Atlantik dan Pasifik bertemu bersama hembusan angin selatan.
Kondisi geografis Selat Magellan yang sangat berliku serta adanya narrows (saluran sempit) dan arus pasang surut kuat membuat pelayaran tidak dapat dilakukan sembarangan. Sejumlah kanal dan rute harus dipilih dengan hati-hati, terutama saat arus dan pasang maksimum. Kapal besar biasanya menunggu waktu arus lebih stabil sebelum melintasi kawasan ini.
Fenomena pasang surut ekstrem menunjukkan betapa dahsyatnya interaksi antara gravitasi, bentuk daratan, dan dinamika samudra. Dalam beberapa jam, lanskap pesisir bisa berubah total dari daratan kering menjadi lautan luas.
Lima tempat dengan fenomena pasang surut paling ekstrem di dunia memperlihatkan bagaimana alam bekerja dalam skala yang sulit dibayangkan. Melalui hal tersebut, kita belajar bahwa laut selalu bergerak mengikuti ritmenya sendiri—dan manusia hanya bisa mengagumi sekaligus menghormatinya.


















