Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Menghentikan Kebiasaan Kucing Minum Air WC, Bahaya!

4 Tips Menghentikan Kebiasaan Kucing Minum Air WC, Bahaya!
ilustrasi kucing minum air (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)
Intinya Sih
  • Kebiasaan kucing minum air WC bisa berisiko menimbulkan infeksi atau gangguan pencernaan karena airnya mengandung kuman dan sisa bahan pembersih.
  • Pemilik disarankan menyediakan air bersih yang segar, menggunakan dispenser khusus, serta menjaga wadah tetap higienis agar kucing tertarik minum di tempat aman.
  • Menutup akses ke kamar mandi dan memastikan kucing tidak dehidrasi menjadi langkah penting untuk menghentikan kebiasaan tersebut secara konsisten.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kebiasaan kucing minum air dari WC mungkin kerap membuat pemiliknya khawatir karena air tersebut berpotensi mengandung kuman dan sisa-sisa bahan pembersih. Meski terlihat sepele, namun kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko masalah pencernaan atau infeksi jika terus dibiarkan.

Sebagian kucing tertarik pada air WC karena suhunya lebih dingin atau karena airnya terus diperbarui. Oleh karena itu, diperlukan beberapa tips berikut ini untuk menghentikan kebiasaan kucing minum air WC agar bisa beralih ke sumber air yang lebih higienis.

1. Sediakan air bersih yang selalu segar

ilustrasi kucing minum air
ilustrasi kucing minum air (pexels.com/Maria Luiza Melo)

Kucing cenderung menyukai air yang kondisinya bersih dan terasa segar, sehingga penting untuk selalu mengganti air minumnya secara berkala setiap hari. Pastikan wadah air dicuci dengan menggunakan sabun khusus yang memang aman untuk hewan agar tidak sampai meninggalkan bau yang terasa mengganggu.

Jika memungkinkan, kamu bisa menggunakan mangkuk berbahan keramik atau stainless steel yang lebih mudah dibersihkan dan tidak sampai menyerap bau. Air yang tampak jernih dan bebas kotoran biasanya akan lebih menarik bagi kucing jika dibandingkan air yang sudah lama dibiarkan.

2. Gunakan dispenser atau air mancur khusus kucing

ilustrasi kucing minum air
ilustrasi kucing minum air (pexels.com/Valeria Makai)

Beberapa kucing ternyata lebih tertarik pada air yang mengalir karena dianggap lebih segar. Menggunakan dispenser atau air mancur khusus kucing sebetulnya bisa menjadi solusi yang cukup efektif untuk mengalihkan perhatiannya dari WC.

Aliran air yang terus bergerak bisa membantu memasukkan kualitas air tetap baik dan tidak sampai mudah terkontaminasi. Selain itu, suara gemericik yang lembut juga bisa menarik terasa ingin tahu kucing rumah, sehingga ia pun akan lebih sering minum di tempat yang telah disediakan oleh pemiliknya.

3. Tutup akses ke kamar mandi

ilustrasi anak kucing
ilustrasi anak kucing (pexels.com/Dương Nhân)

Langkah sederhana yang cukup efektif kalau dengan menutup pintu kamar mandi agar kucing tidak sampai memiliki akses ke WC. Kebiasaan ini harus diterapkan secara konsisten agar kucing memahami bahwa area tersebut bukanlah tempat yang boleh dijelajahi atau bahkan dikonsumsi airnya.

Jika memungkinkan, pasang penutup dudukan WC yang selalu dalam posisi tertutup untuk mencegah kucing menjangkaunya. Pencegahan fisik seperti ini sangat membantu dalam membentuk kebiasaan baru yang jauh lebih sehat untuk kucing.

4. Pastikan kucing tidak mengalami dehidrasi

ilustrasi kucing (pexels.com/Oleksandra Derkach)
ilustrasi kucing (pexels.com/Oleksandra Derkach)

Kucing yang kurang minum biasanya akan mencari sumber air alternatif yang menurutnya menarik. Sebagai pemilik, pastikan bahwa kucing selalu mendapatkan cukup cairan, terutama jika ia mengonsumsi makanan kering dalam jumlah yang relatif besar atau banyak.

Kamu bisa memberikan makanan basah secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan cairannya. Dengan asupan cairan yang cukup, maka keinginan kucing untuk mencari air di tempat lain pun bisa berkurang secara alami agar nantinya tetap aman.

Menghentikan kebiasaan kucing minum air WC jelas memerlukan kesabaran dan konsistensi dalam menerapkannya. Justru dengan menyediakan air bersih dan menghindari akses ke WC, maka kebiasaan ini dapat dihindari. Kucing pun akan terbiasa untuk selalu mengonsumsi air dari sumber yang aman dan bersih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Science

See More