3 Insiden SEA Games yang Bikin Netizen Indonesia Geram

Pembukaan Sea Games ke 29 telah berlangsung pada Sabtu 19 Agustus 2017 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia. Tuan rumah Malaysia mengemas upara pembukaan dengan meriah. Berbagai atraksi dan hiburan berlangsung dengan baik dan bahkan kedatangan kontingen Indonesia disambut dengan baik pula.
Sayangnya pembukaan SEA Games ke 29 di Malaysia harus tercoreng karena telah melakukan hal yang fatal. Pada buku panduan Sea Games, bendera Indonesia terbalik dan mengakibatkan bangsa kita kecewa. Bahkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi pun harus bercerita lewat akun pribadinya, @imam_nahrawi. Dalam akunnya dia bercerita bahwa insiden bendera terbalik adalah hal yang fatal karena menyangkut harga diri sebuah bangsa.
Dalam pembukaan SEA Games, pihak tuan rumah sudah melakukan hal yang fatal. Dan setelah pembukaan tersebut, terdapat insiden yang terjadi akhir-akhir ini yang telah merugikan kontingen Indonesia dalam keikutsertaan SEA Games ke 29 Malaysia. Berikut adalah kumpulan insiden saat kontingen berjuang untuk membela merah-putih di SEA Games Malaysia.
1. Timnas U 22 kehabisan makan malam saat makan jam malam di salah satu Hotel Malaysia.

Kejadian tak mengenakan saat Timnas U-22 saat melakukan makan malam di Hotel Royale Chulan, Bukit Bintang, Sabtu (19/8). Hal ini terjadi saat dokter timnas U-22, Syarief Alwi datang untuk memeriksa makanan hotel pada pukul 20:30. Dia sangat terkejut karena tidak ada makanan yang tersedia sama sekali di Hotel, dia kemudian memberitahukan kepada staff pelatih dan meminta pihak hotel agar membuat menu baru.
Karena Timnas sudah datang ke Hotel, mereka terpaksa menunggu makanan baru. Asisten pelatih Timnas Bima Sakti kemudian memutar otak dengan memberikan roti kepada anak asuhnya agar terhindar dari kelaparan. Skuad garudapun harus rela menunggu makan baru sekitar jam 22:00 seperti yang dilansir dari laman Liputan 6.
2. Pemberian kartu kuning kontroversial kepada Evan Dimas saat kontra Timor Leste.

Timnas Indonesia membekuk Timor Leste dengan skor akhir 1-0 pada laga lanjutan cabang sepak bola Grup B SEA Games 2017, Minggu (20/8). Satu-satunya gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Marinus Wanewar pada menit ke-21. Pada laga yang berkesudahan 1-0 tersebut memunculkan sebuah kontroversi dari kepemimpinan wasit asal Malaysia Nagor Amir bin Noor Mohamed.
Seperti yang dilansir dari laman Kompas, pada detik-detik terakhir pertandingan, laga tersebut diwarnai keributan yang bermula dari pelanggaran terhadap Evan Dimas. Banyak reaksi dari beberapa pemain akibat hal tersebut. Wasit pun mengeluarkan kartu untuk beberapa pemain. Kepemimpinan wasit Malaysia dinilai tak sportif karena memberikan kartu kuning kepada Evan yang terbukti dalam pertandingan tersebut sebagai korban bukan orang yang melakukan pelanggaran atau provokasi. Kepemimpinan wasit asal negeri jiran tersebut sangat dipertanyakan oleh netizen Indonesia. Hal tersebut sangat merugikan bagi pihak Indonesia karena Evan tidak bisa diturunkan saat melawan Vietnam pada hari Selasa (22/08) pukul 19.45 WIB.
3. Timnas putri Sepak Takraw walkout setelah ada dugaan kecurangan dari wasit yang merugikan timnas.

Tim putri Indonesia yang berlaga melawan Malaysia pada cabang sepak takraw di Stadium Tasik Titiwangsa, Kuala Lumpur, Minggu (20/8) telah melakukan aksi walkout. Aksi walkout mereka lantaran keputusan wasit Muhammad Radi kontroversial yang merugikan kontingen Indonesia dalam pertandingan.
Seperti yang dilansir dari laman Bola.com, pada laga tersebut sudah terindikasi ada pengaturan permainan karena pada saat awal pertandingan servis dari kontingen Indonesi telah dianulir. Sementara dari pihak Malaysia meskipun salah tidak dianulir. Karena adanya indikasi keperpihakan kepada tuan rumah. Indonesia melakukan walkout pada set kedua saat unggul 16-10 atas Malaysia.



















