Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Deretan Pemenang Balapan F1 GP Australia dalam 5 Edisi Terakhir

Deretan Pemenang Balapan F1 GP Australia dalam 5 Edisi Terakhir
Carlos Sainz saat memperkuat Ferrari. (pexels.com/Jonathan Borba)
Intinya Sih
  • GP Australia di Sirkuit Albert Park mencatat lima pemenang berbeda dalam lima edisi terakhir, menunjukkan persaingan ketat antar pembalap top Formula 1.
  • Dua kemenangan diraih pembalap Ferrari, yaitu Charles Leclerc pada 2022 dan Carlos Sainz pada 2024, menegaskan performa kuat tim kuda jingkrak di lintasan Melbourne.
  • Valtteri Bottas, Max Verstappen, dan Lando Norris juga pernah berjaya di sana, masing-masing menorehkan momen penting seperti grand slam, debut kemenangan, hingga hat-trick spektakuler.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Formula 1 bersiap melangsungkan seri pembuka musim 2026. Sirkuit Albert Park menjadi tuan rumah GP Australia pada 6--8 Maret 2026. Sirkuit tersebut telah melangsungkan balapan Formula 1 di Negeri Kangguru sejak 1996.

Dalam lima edisi terakhir GP Australia, terdapat lima pembalap berbeda yang berhasil finis sebagai pemenang. Dari jumlah tersebut, sebanyak dua pembalap naik podium tertinggi saat memperkuat Ferrari. Siapa saja mereka?

1. Valtteri Bottas mengungguli Lewis Hamilton dalam kemenangan di GP Australia 2019

Valtteri Bottas menunjukkan penampilan oke pada balapan utama F1 GP Australia 2019. Memulai dari posisi kedua, Bottas langsung memimpin balapan setelah menyalip Lewis Hamilton di tikungan pertama. Pembalap berkebangsaan Finlandia itu memimpin balapan hingga pengujung lap 22.

Pada lap 23, Bottas sempat melorot ke posisi kedua karena masuk pit untuk melakukan pergantian ban dari jenis soft menjadi medium. Berselang dua lap, Bottas kembali berada di posisi terdepan setelah Max Verstappen masuk pit untuk mengganti ban kepada jenis yang sama. Bottas berhasil mempertahankan kedudukannya hingga bendera finis berkibar. Ia finis di depan Hamilton dengan keunggulan 20,886 detik.

Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama Bottas di GP Australia. Itu juga menandai kemenangan keempat Bottas sepanjang berkiprah di Formula 1. Hingga kini, Bottas telah mengoleksi sepuluh kemenangan pada ajang balap tersebut.

2. Charles Leclerc membukukan grand slam perdananya di Formula 1 saat memenangi balapan GP Australia 2022

Sirkuit Albert Park kembali melangsungkan pekan balap F1 GP Australia pada 2022 setelah absen selama 2 musim karena pandemi COVID-19. Charles Leclerc yang meraih posisi start terdepan langsung memimpin balapan sejak lap pertama. Di sisi lain, Carlos Sainz yang kala itu menjadi rekan setim Leclerc di Ferrari terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat. Mobil Sainz melintir saat keluar dari tikungan 10 sehingga terjebak di gravel.

Leclerc terus mempertahankan posisinya hingga akhir balapan. Ia memenangi balapan dengan keunggulan 20,524 detik atas Sergio Perez. Ini merupakan kemenangan pertama Leclerc di Australia dalam kariernya pada ajang Formula 1.

Keberhasilan Leclerc naik podium tertinggi di Sirkuit Albert Park juga melahirkan catatan penting lainnya. Pembalap asal Monako itu mencetak grand slam untuk pertama kalinya. Itu terjadi karena Leclerc mampu meraup pole position, kemenangan balapan, mencatatkan waktu tercepat, dan memimpin balapan dari awal hingga akhir.

3. Max Verstappen mengonversi posisi start terdepan menjadi kemenangan pada balapan GP Australia 2023

Max Verstappen merasakan naik podium tertinggi di GP Australia untuk pertama kalinya pada 2023. Pembalap Red Bull itu menorehkan kemenangan setelah memulai balapan sebagai pole-sitter. Verstappen sempat melorot ke posisi ketiga setelah disalip George Russell dan Lewis Hamilton.

Verstappen naik ke posisi kedua setelah menyalip Russell pada lap ketujuh. Pada lap yang sama, mobil Alexander Albon melintir di tikungan 6 hingga menabrak dinding pembatas. Alhasil, insiden tersebut menyebabkan bendera merah berkibar sehingga balapan terhenti selama beberapa menit.

Saat balapan kembali dilanjutkan, Verstappen berhasil merebut posisi pertama dari Hamilton pada lap 12. Pada lap 55, bendera merah kembali berkibar imbas insiden yang menimpa Kevin Magnussen. Setelah itu, balapan kembali berlanjut pada lap 57. Akan tetapi, insiden lagi-lagi terjadi tepat setelah restart balapan.

Pada akhirnya, balapan rampung setelah melewati prosedur rolling start. Verstappen finis di depan Lewis Hamilton dengan jarak 0,179 detik. Ini menjadi kemenangan perdana Verstappen di GP Australia.

4. Carlos Sainz memenangi balapan GP Australia untuk pertama kalinya pada 2024

Carlos Sainz mengunci kemenangan pada balapan GP Australia 2024. Pembalap asal Spanyol itu naik podium tertinggi setelah memulai balapan dari posisi kedua. Sainz merengkuh hasil mengesankan tersebut bersama Ferrari.

Sainz sempat tertahan di posisi kedua selama lap pertama sebelum akhirnya menyalip Max Verstappen pada lap kedua. Berselang dua lap, Verstappen yang sedang mengejar Sainz terpaksa masuk pit karena cakram rem mobilnya terbakar. Alhasil, Verstappen tak bisa meneruskan balapan.

Di sisi lain, Sainz terus memimpin balapan hingga bendera finis berkibar. Ia finis di depan Charles Leclerc dengan jarak 2,366 detik. Ini merupakan kemenangan pertama Sainz pada balapan GP Australia.

Ada hal menarik dari kemenangan Sainz di Negeri Kangguru. Pembalap bernomor mobil 55 itu naik podium tertinggi setelah absen pada balapan GP Arab Saudi. Sainz tak ikut balapan di sana karena harus menjalani operasi karena mengalami radang usus buntu.

5. Lando Norris mencatatkan hat-trick saat meraih kemenangan di GP Australia 2025

Lando Norris menempatkan namanya dalam jajaran pembalap yang pernah meraih kemenangan di GP Australia. Pembalap McLaren itu finis terdepan dalam balapan yang berlangsung dalam kondisi hujan. Ia memimpin balapan sejak lap pertama berbekal posisinya sebagai pole-sitter.

Pada lap 34, bendera kuning berkibar setelah Fernando Alonso mengalami insiden di tikungan 6. Norris memanfaatkan momentum tersebut untuk mengganti ban kepada jenis hard. Pemilihan ban tersebut berdasar pada kondisi trek yang mulai mengering.

Namun, Norris dan Oscar Piastri yang juga memakai ban hard melebar setelah melewati tikungan 12 pada lap 44. Kemudian, Piastri melebar di tikungan 13 sehingga terjebak di area rumput, sedangkan Norris langsung masuk pit untuk mengganti ban kepada jenis intermediate.

Keputusan Norris mengganti ban rupanya berbuah hasil. Sebab, hujan kembali turun pada fase akhir balapan. Norris melenggang sebagai pemenang dengan keunggulan 0,895 detik atas Max Verstappen.

Norris juga mencetak hat-trick pada balapan tersebut karena meraih kemenangan, pole position, dan membukukan waktu tercepat. Itu menjadi hat-trick kedua Norris setelah GP Belanda 2024. Hingga kini, Norris telah mengantongi tiga hat-trick dengan yang terakhir terjadi pada balapan GP Monako 2025.

Kelima pembalap yang menorehkan kemenangan di GP Australia pada lima edisi terakhir akan ikut dalam balapan akhir pekan ini. Akankah salah satu dari mereka finis terdepan di GP Australia 2026? Atau, apakah ada pembalap lain yang naik podium tertinggi di sana? Mari kita tunggu bersama!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More